JOI Staff Picks: Anime Terbaik Tahun 2015

December 22, 2015 11:19 am
JOI Staff Picks: Anime Terbaik Tahun 2015

Satu lagi tahun yang akan berakhir, dan kembali 4 season anime kita lewati. Dari keempat season di tahun 2015 ini, anime mana saja yang paling diminati? Seperti tahun lalu, kali ini kami kembali memilih anime favorit masing-masing staf kami untuk tahun ini.

Sedikit peraturan yang kami tentukan untuk pilihan kami di tahun ini: Anime yang boleh dipilih hanya anime yang tamat di tahun 2015 (termasuk anime yang tayang di 2014 dan lanjut ke tahun ini). Anime yang belum tamat (pada saat penulisan, termasuk anime Fall 2015) namun ingin dinominasikan/direkomendasikan akan ditaruh pada kolom “currently airing favorites.”

nugrahadi
joiaotynnbr

Non Non Biyori Repeat

Nyanpasu season 2 mungkin memang jauh dari “Anime Terbaik” di berbagai aspek. Tapi seperti season 1, Non Non Biyori lebih dari sekedar tontonan menghibur. Serial ini adalah asupan jiwa yang kental dengan pesan yang membumi buat kita para generasi modern.

Disini penonton dipaksa untuk melupakan teknikalitas seperti plothole, animasi apik, etcbbqwtf yang biasa kamu ributin pas ngomongin anime populer. Cuma ada satu kata disini, kepuasan. Tanpa hype yang berlebihan, fans yang nyolot ataupun debat gak penting, Non Non Biyori Repeat sukses membawakan sebuah serial yang dapat dinikmati baik anime-nya, fandom-nya, dan lain sebagainya.

Mungkin serial ini tidak akan jadi anime yang legendaris, tapi Non Non Biyori akan jadi anime yang selalu dikenang.

Honorable mention:
Amagi Brilliant Park
Fate/Kaleid Liner Prism Illya Zwei Herz

Currently airing favorite:
Gundam Tekketsu no Orphans

Signum
joiaotykancolle

Kantai Collection

Sejujurnya, bila mau dibilang masih banyak anime lain yang lebih baik dibandingkan Kantai Collection. Namun menurut saya, Kantai Collection sendiri berhasil untuk meningkatkan level seri tersebut menjadi level baru dimana sekarang semua orang ingin bermain game-nya, semua orang ingin membeli merchandise dan semua orang ingin mempersunting karakternya, poi.

Terbukti, setelah anime-nya ditayangkan, event dalam gamenya dibuat menjadi cukup mudah sehingga pemain baru dapat memainkannya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, event kembali menjadi susah dan membuat para pemain frustasi, thanks Tanaka. Tapi tetap ada sisi positif dari adanya anime seperti bagaimana sekarang Fubuki menjadi sangat desirable padahal desain Shibafu-nya sangat… plain.

In reality, I would pick Gintama over anything, any day, any time, any place, any condition, any animu. Tapi sayang, menurut bukan_randy saya harus menulis anime yang sudah tamat di tahun ini, dan mengingat saya tidak menonton banyak, setidaknya saya pilih saja yang ada waifu-nya.

Honorable mention:
Fate/stay night: Unlimited Blade Works
Shirobako

Currently airing favorite:
Gintama

Etherlite
joiaotykimiuso

Shigatsu wa Kimi no Uso

Saya memang menyukai anime dengan bumbu musik klasik (euphonium, nodame), namun kimiuso adalah sesuatu yang spesial untuk saya. Jalan cerita yang dipenuhi rollercoaster dari tawa hingga tangisan ini dikerjakan sangat baik. Performance yang dilakukan oleh Arima dan Kawori juga dimainkan oleh pianist dan violinist ternama di Jepang, tidak heran bila album OST mereka bisa meraih kursi puncak tangga lagu musik klasik di Jepang. Enak banget apalagi pake Audeze LCD-X saya di rumah.

Personally saya juga dapat mengerti perasaan arima yang dipaksa latihan piano (untung saya tidak se-sparta itu dan cuma sampai SMP). Mungkin kalau saya tekuni lebih serius bisa ketemu violinist cantik ya.

Honorable mention:
Ansatsu kyoushitsu
Zoku Ore no Seishun Love Comedy wa Machigatteiru

Currently airing favorites:
Gintama

Noshima
joiaotyyamada

Yamada-kun to 7-nin no Majou

Humour, magic, high-school girl, mystery, a bit ecchi all in one. Not suitable for you guys who are underage.

Teka-teki dari kekuatan tiap penyihir pun disajikan dengan baik, penggambaran versi anime dari Yamada cukup memuaskan jika dilihat dari manga-nya. Even plot twist dari manga-nya pun ikut tergambarkan dengan baik! (baca: cowok cium cowok). Saat menonton jangan lupa ingat-ingat siapa yang masuk ke tubuh siapa ya! Dan pribadi saya merasa cocok sekali dalam pemilihan seiyuu-nya, khususnya Haruto Yamada & Urara. Semoga ada season ke-2 nanti!

Honorable mention:
Prison School
Working!!!

Currently airing favorites:
Ace of Diamond: Second Season
Osomatsu-san

Kaptain
joiaotyjjbasceh

JoJo’s Bizarre Adventure: Stardust Crusaders Egypt Hen

Dengan Phantom Blood dan Battle Tendency sebelumnya, David Production berhasil membuktikan kalau mereka bisa dipercaya untuk mengadaptasi karya Hirohiko Araki ini. Studio ini jelas sangat menghormati sumber asal karya yang mereka adaptasi. Yah, antara itu atau mereka cukup cerdas untuk tidak membuat marah Hirohiko Araki lagi, I mean look at what he did to Phantom Blood movie.

Adaptasi ini juga memiliki inisiatif untuk menutup beberapa plotpoint yang agaknya Araki sendiri lupa nulis. Banyak juga detail kecil menarik seperti penggunaan color palette seperti di OVA-nya pada episode D’Arby dan evolusi muka Iggy (yang screentime-nya lebih banyak disini) yang perubahannya mengikuti manga-nya. Untuk timing komedi juga eksekusinya bagus, sehingga saya cukup optimistik untuk adaptasi part 4 nanti.

Untuk soundtrack secara pribadi tidak se-memorable part 2, namun penggunaannya lebih efektif disini. Jujur saja saya lebih penasaran dengan apalagi lagu dari playlist Araki yang akan digunakan untuk ending-nya. Semoga saja Highway Star bisa dipakai di part 4 nanti.

Honorable mention:
Shirobako
Tesagure! Bukatsumono Spin-off Purupurun Sharumu to Asobou


Currently airing favorites
:
Mobile Suit Gundam Iron Blooded Orphans

bukan_randy
joiaotysrbk

Shirobako

Ketakutan awal saya ketika mendengar “anime yang menceritakan tentang pembuatan anime” itu adalah anime-nya akan terlalu teknis dalam menjelaskan produksi anime dan melupakan sisi emosional dari karakter-karakter atau plot-nya sendiri. Di luar dugaan, P.A. Works tidak hanya berhasil menghindari ketakutan saya, dan bahkan menciptakaan sesuatu yang jauh lebih bagus daripada dugaan saya.

Shirobako menampilkan sisi humanis dari para staf sebuah studio anime. Apa alasan mereka melakukan pekerjaan tersebut, pahit-manisnya pekerjaannya, ketika mereka mandek, ketika mencari inspirasi, mengenang kembali apa yang membuat mereka menyukai anime, dan lain-lainya. Di sisi teknis pembuatan anime-nya pun berhasil dibuat menarik dan tidak sulit untuk diikuti. Payoff dari tiap arcnya juga selalu memuaskan.

Menariknya, biasanya saya menyukai anime P.A. Works, tetapi sering tidak puas di akhir-akhir karena kualitas ceritanya menurun (ya, contohnya anime yang itu. Anime yang itu juga). Tetapi Shirobako tampil berbeda dan menjadi anime yang terus saya ikuti dekat-dekat dari awal sampai akhir.

Honorable mention:
JoJo’s Bizarre Adventure Stardust Crusaders: Egypt Hen
Tesagure! Bukatsumono Spin-off Purupurun Sharumu to Asobou

Currently airing favorites:
Mobile Suit Gundam Iron Blooded Orphans
Osomatsu-san

IC_21
joiaotygate

Gate: Jieitai Kanochi nite, Kaku Tatakaeri

Perkenalan saya dengan Gate adalah ketika ditengah suatu pembicaraan, “Bagaimana ya seandainya ada cerita dimana pistol melawan sihir dan pistol lebih baik,” dan anime ini berhasil mendeskripsikan pengandaian itu dengan baik. Sebenarnya sebelumnya saya juga menonton anime dengan premis dalam Zero no Tsukaima namun anime ini memberikan pendekatan yang berbeda.

Salah satu faktor yang menyebabkan saya menyukai anime ini adalah sosok Youji Itami yang sangat manusiawi. Maksud saya walaupun dia seorang tentara, tapi dia bukan sosok role model yang sangat patriotik, imba, dan serius. Ia hanyalah merupakan seorang young adult yang masih ingin menikmati hidupnya, dengan jujur mengatakan dia menjadi tentara hanya demi meng-support hobinya. Karena saya sendiri memiliki teman seorang tentara dengan sifat seperti Itami, bahkan ketika dia latihan militer di Jepang pun dia menyempatkan diri mampir ke Tokyo dan memborong pernak-pernik anime disana.

Faktor terakhir yang membuat saya menyukai anime ini adalah faktor Kishida Kyoudan yang membawakan lagu pembukanya, Highschool of the Dead adalah salah satu anime favorit saya sepanjang masa dan lagu pembukanya yang dinyanyikan penyanyi yang sama merupakan salah satu lagu favorit saya. Ketika pertama kali mendengarkan lagu pembuka dari Gate, saya merasa kembali ke masa lalu ketika mendengarkan High School of the Dead kembali.

Saya sangat merekomendasikan anime ini jika anda menyukai tema fantasi dari anime namun menginginkan pendekatan yang berbeda.

Honorable mention:
Yoru no Yatterman
Charlotte

Currently airing favorite:
One Punch Man

Ricoricorii
joiaotydrrx2s

Durarara!!X2 Shou

Saya salah satu penggemar seri Durarara!!, sebuah seri yang mempunyai lingkup yang luas, karakter yang banyak dan saling berhubungan satu sama lain. Meskipun jalan ceritanya tidak jelas maju mundur dan berpindah prespektif, tetapi itu semua menyatukan menjadi sebuah benang cerita yang sangat solid.

Pada tahun ini sebenarnya ada 2 seri Durarara!! yang tayang yaitu shou dan ten. Favorit saya jatuh ke shou karena merupakan sebuah titik untuk menuju klimaks berikutnya dari Durarara!! Disini karakter kunci mulai diperkenalkan dan development dari karakter utama menuju klimaks nya disini.

Bukan berarti saya bilang ten itu tidak bagus, tetapi semua itu saling melengkapi. Ibaratnya shou dan ten itu seperti main dish, shou merupakan steak daging sementara ten merupakan kentang dan sayuran. Tentu saya lebih memilih steak daging, tetapi tanpa kehadiran kentang dan sayuran, main dish tersebut terasa kurang.

Honorable mention:
Non Non Biyori Repeat
classroom crisis

Currently airing favorites:
Subete ga F ni Naru

Ryuukikun
joiaotyllm

Love Live! The School Idol Movie

Rasanya semua orang sudah bisa menebak apa anime yang akan saya pilih. Seri yang telah menemani kehidupan saya selama 5 tahun lebih yang akhirnya menutup perjalanannya dengan film layar lebar ini, tentunya memberikan makna yang dalam kepada saya.

Memang, sebagai suatu film, banyak orang-orang yang menganggap Love Live! The School Idol Movie tidaklah sebagus apa yang mereka harapkan, atau mungkin jauh dari sempurna. Adanya sedikit bumbu-bumbu “mistis” atau bahkan sebagian orang menganggap tidak adanya kesinambungan antara bagian awal dan akhir film, membuatnya agak jauh dari kategori film terbaik.

But then again, i just can’t stop.. Setiap kali selesai menonton film tersebut di bioskop, selalu ada keinginan untuk menonton kembali. Setiap kali menonton ulang, banyak hal baru yang ditemukan, baik itu hal-hal kecil atau besar, pesan-pesan tersirat yang disampaikan dari film ini cukup banyak untuk dicari.

Seperti yang selalu disebutkan sebelumnya, daya tarik μ’s adalah bagaimana adanya kesinambungan antara konser mereka di anime dan di dunia nyata, film ini juga tidak hanya menceritakan kisah μ’s sebagai sebuah karya, tetapi juga merupakan cerminan dari langkah yang akan diambil oleh para pemerannya di kehidupan nyata. Bisa dibilang, film ini merupakan suatu penutup yang sangat cocok untuk perjalanan mereka selama ini, baik di dalam film ataupun kepada para pemerannya yang akan mengadakan konser terakhir mereka di Dome tahun depan.

Honorable Mention:
Shirobako
Shigatsu wa Kimi no Uso

Currently airing favorite:
Mobile Suit Gundam Iron Blooded Orphans

Sekian pilihan anime favorit kami dari tahun 2015. Melihat banyaknya nominasi, nampaknya Mobile Suit Gundam Iron Blooded Orphans bisa menjadi kontender kuat anime favorit kami untuk tahun depan. Apa saja anime favoritmu dari tahun ini? Anime mana saja yang ingin Anda tonton di tahun 2016? Silahkan tuliskan di bagian komentar!