Seiyuu Shiraishi Minoru Meminta Maaf Karena Mengunduh Doujinshi Tanpa Izin

January 4, 2016 6:55 pm
Seiyuu Shiraishi Minoru Meminta Maaf Karena Mengunduh Doujinshi Tanpa Izin

Bagi yang sudah lama berkecimpung di dunia anime, pasti kenal dengan Minoru Shiraishi yang sudah mengisi masa-masa awal kita terjatuh dalam dunia ini. Mengisi suara Taniguchi dalam seri Suzumiya Haruhi no Yuutsu dan kemudian berlanjut menjadi pembawa acara Lucky Channel di seri Lucky Star membuat namanya membekas di hati saya. Terutama bila kamu sudah mendengar nyanyiannya yang ‘merdu‘ ini.

Baru-baru ini, dia meminta maaf kepada publik karena telah mengunggah sebuah fotonya yang selesai mengunduh doujinshi buatan Shiwasu no Okina tanpa permisi. Menurut tulisan di blog miliknya, dia mencoba untuk ‘menggunakan’ doujinshi tersebut, untuk apa digunakannya doujin tersebut saya serahkan sepenuhnya kepada imajinasi kalian.

JOI - shiraishi minoru donlot dojin shiwasu no okina (2)

Shiraishi diduga mengunggah foto yang memperlihatkan dia sudah selesai mengunduh salinan doujinshi dewasa yang berjudul DererakuDoujinshi tersebut adalah sebuah adaptasi dari karya The IDOLM@STER Cinderella Girls dan merilis doujinshi 50 halaman tersebut dalam bentuk digital berbayar pada tanggal 29 Desember. Namun Shiraishi diduga telah mengunduh doujinshi tersebut dari sumber lain dengan gratis.

Shiraishi kemudian meminta maaf kepada para penggemar karena telah membuat masalah dan membuat mereka khawatir. Shiraishi juga mengatakan kalau dia sudah mengontak Shiwasu no Okina dan meminta maaf secara pribadi. Dia juga berkaca dan telah berintrospeksi karena insiden ini dan berterimakasih kepada ‘hati toleran’ dari Shiwasu no Okina. Shiraishi kemudian dikatakan sedang melakukan pencarian jati diri secara serius supaya kejadian tersebut tidak terulang lagi.

JOI - shiraishi minoru donlot dojin shiwasu no okina (3)

Saya yakin Shiraishi juga manusia biasa yang bisa tergoda dengan label ‘gratis’ dan ‘doujin‘, namun tidak ada salahnya juga bila kamu bisa mendukung doujinka favorit kalian dengan membeli karya-karyanya. Baik secara digital ataupun dengan mengimpor buku fisiknya masuk ke Indonesia. Minimal kalau internet mati atau mati lampu bisa dibaca di kamar mandi.

sumber: ANN