Serangkaian Penjarahan Rumah Dilaporkan Dari Area Gempa Kumamoto

May 6, 2016 3:00 pm
Serangkaian Penjarahan Rumah Dilaporkan Dari Area Gempa Kumamoto

Sebagai dampak dari serangkaian gempa yang memaksa banyak orang meninggalkan rumah mereka di prefektur Kumamoto bulan lalu, polisi melaporkan kalau terjadi juga serangkaian kasus penjarahan dari rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya.

Beberapa penduduk yang berada di pengungsian melaporkan kalau rumah mereka dirampok saat mereka kembali untuk melihat keadaan rumah masing-masing. Polisi juga mengonfirmasi ada beberapa gedung yang dirampok, menurut Sankei Shimbun.

JOI - serangkaian pencurian di kumamoto (2)

Dengan cepat, para polisi prefektur Kumamoto memperketat penjagaan, mengingatkan para penduduk, dan memperbanyak patroli terutama di daerah-daerah yang paling parah kerusakannya yaitu di daerah Mashiro dan Minami-Aso, serta kota Kumamoto sendiri. Menurut laporan polisi, sejak tanggal 14 April saat gempa pertama kali mengguncang sampai tanggal 4 Mei, telah terdapat 36 kasus vandalisme dan perusakan baik rumah maupun gedung perkantoran di kota Kumamoto saja.

Dalam satu kasus, 2 orang pria tertangkap sedang menjarah sebuah gedung apartemen kosong di kota Kumamoto, dan kebetulan pemiliknya sedang kembali. Polisi kemudian berkata kalau keduanya datang dari prefektur Fukuoka, dan mengaku kalau keduanya mencari brankas benda berharga dari tempat-tempat tinggal yang ditinggalkan pemiliknya.

Polisi kemudian menganjurkan para pengungsi, terutama para orang tua yang kembali ke rumah, untuk mengunci pintu mereka bahkan bila mereka hanya keluar untuk sementara waktu. Mereka juga dianjurkan untuk melaporkan semua orang yang mencurigakan kepada polisi.

Juru bicara polisi dari Minami-Aso mengatakan, “Memang ada resiko para pelaku kriminal akan menggunakan kesempatan setelah gempa ini (untuk menjarah), jadi kami meminta orang-orang untuk selalu waspada supaya tidak ada lagi (rumah yang menjadi) korban para pencuri ini.”

Sumber: Japan Today