10 Besar Mobile Game di Jepang Menguasai 50% Keuntungan Pasarnya

May 20, 2016 7:00 pm
10 Besar Mobile Game di Jepang Menguasai 50% Keuntungan Pasarnya

Perusahaan advertising Jepang, Dentsu bersama dengan perusahaan analisis Amerika, App Annie, baru saja mengumumkan hasil proyek bersama mereka. App Annie mempublikasikan sebuah laporan berjudul, “Apa Yang Perlu Kamu Ketahui mengenai Industri Mobile Game Jepang” yang dapat dijadikan sebuah panduan bagi developer game asing untuk menembus pasar negeri matahari terbit.

JOI - bermain game mobage

Hasil dari survey tersebut menyatakan kalau keuntungan dari industri mobile game di Jepang tumbuh sebesar 25 persen pada periode tahun 2014-2015. Namun, sebagian besar keuntungan tersebut hanya dinikmati oleh game-game terbesarnya saja. Tepatnya, 10 besar mobile game terlaris di Jepang menguasai 50% keuntungan pasar mobile game nasional. Tentu, hal tersebut membuat para developer asing kewalahan karena sulitnya kompetisi.

Laporan tersebut juga mengungkapkan preferensi orang Jepang terhadap beberapa tipe game, terutama casual game dan RPG. Jumlah kedua tipe game tersebut mencapai 75% dari 200 besar game yang paling banyak diunduh. Dalam hal keuntungan, RPG adalah genre yang paling menikmati pundi-pundi uangnya, dengan memegang lebih dari 50% total keuntungan 200 game terlaris tersebut.

Penasaran dengan 10 besar game paling menguntungkan untuk Android dan iOS di Jepang, berikut adalah statistiknya dari situs App Annie per 18 Mei 2016.

JOI - 10 besar mobage jepang menguasai pasar (3) JOI - 10 besar mobage jepang menguasai pasar (2)

Tentu saja saya melihat game favorit saya dan kawan-kawan di JOI, Fate/Grand Order dan Deresute dalam daftar tersebut. Bahkan F/GO menjadi game dengan penghasilan paling tinggi untuk para pengguna iOS. Tidak heran, sepertinya banyak pemain yang haus akan Queen Medb saat gacha rate up-nya muncul beberapa hari lalu. Saya juga salah satu korban yang tidak mendapat apa-apa dari gacha tersebut.

App Annie juga memiliki nasihat bagi para developer yang mencoba untuk menembus pasar Jepang:

“Jepang adalah sebuah kesempatan kolosal bagi dunia mobile gaming. Walaupun kompetisinya ketat, industri mobile gaming menghasilkan keuntungan yang luar biasa di iOS dan Google Play; dengan perkembangan keuntungan sebesar 15% tahun lalu dan penggunanya adalah salah satu yang paling aktif.

Namun mendaftarkan aplikasi ke pasar aplikasi Jepang saja tidak cukup untuk memastikan sukses. Banyak karakteristik unik pasar mobage Jepang yang harus dipikirkan sebelum mencoba menembus negara tersebut. Walaupun pemain Jepang sendiri sangat aktif dan mudah mengeluarkan uang, mereka juga menunjukkan preferensi terhadap gaya gambar, mekanisme game, dan cerita yang sesuai dengan budaya negara mereka. Hal ini dibuktikan dengan lebih dari 90% keuntungan mobile gaming Jepang tahun 2015 dikuasai oleh perusahaan Jepang.”

Memang, pasar Jepang sangat kompetitif dan butuh banyak upaya supaya sebuah game bisa sukses. Menurut saya, salah satu kunci kesuksesan game tersebut adalah dengan membuat sebuah game dari seri yang memiliki fanbase yang kuat, adaptasi sebuah seri terkenal menjadi game yang sukses misalnya seperti School Idol Festival, atau memiliki cukup kuasa dan konektifitas yang luas seperti Cygames, yang mampu berkolaborasi secara rutin dengan seri-seri terkenal seperti yang dilakukan Granblue Fantasy.

Begitu juga dengan lemahnya kompetisi dari platform seperti konsol (yang di Jepang sendiri memakan banyak tempat) dan handheld (yang utilitas dan pilihan gamenya lebih sempit dibandingkan mobile) yang jujur saja sudah mulai lemas prospeknya di Jepang, platform mobile sendiri tidak peduli tempatnya memiliki penetrasi yang sangat kuat pada pasar, karena mayoritas orang pasti memiliki smartphone. Kurangnya permintaan terhadap alternatif lain akibat berbagai faktor menyebabkan lebih banyak porsi uang untuk dibelanjakan pada mobile game.

Namun apa yang menyebabkan besarnya pemasukan para developer tentu in-game purchase para pemain, dan pastinya, godaan gacha.

JOI - 10 besar mobage jepang menguasai pasar (4)

TERNYATA BENAR, GACHA ITU BUDAYA JAHAT!! HANCURKAN!!

sumber: Rocketnews
gambar: Pixiv/Riyo