Sutradara Yutaka Yamamoto Menjelaskan Kenapa Menurutnya Anime Sudah Mati

October 2, 2016 6:23 pm
Sutradara Yutaka Yamamoto Menjelaskan Kenapa Menurutnya Anime Sudah Mati

Sutradara anime Yutaka Yamamoto yang biasa disapa dengan nama Yamakan pernah membuat dunia otaku geger karena dirinya menyebut “anime sudah mati.” Dalam wawancara bersama Toshio “Otaking” Okada, mantan staff Gainax dan pengamat budaya, keduanya membuat banyak orang bertanya-tanya. Pada tanggal 27 September lalu, keduanya kembali bertemu untuk meluruskan pandangan tersebut.

Bagi Okada, anime sudah mati itu dikarenakan perbedaan generasi antar otaku yang memecah mentalitas yang membuat sub-budaya (otaku) tersebut berbeda dari yang lain. Namun bagi Yamakan, kematian anime lebih kepada hal yang personal.

JOI - yamakan harus cuti (1)

Anime bergerak ke arah yang berbeda dari apa yang kubuat.” Yamakan merasa moe itu sekarang menjadi fasis, sampai dia percaya kalau ada aturan tidak tertulis yang berbunyi, “Apakah kita harus perlihatkan celana dalam? Memperlihatkan celana dalam selaras dengan keinginan pria, jadi ayo kita perlihatkan.” Yamamoto lebih senang untuk bekerja dengan aturannya sendiri, namun dia selalu dikritik saat melakukannya dan dia “tidak bisa menghadapi era sekarang.”

Okada kemudian bertanya apakah anime yang membuatnya ingin masuk ke industri (anime) sudah menghilang. Yamakan pun menyetujui pernyataan tersebut, dia merasa bahwa ada era yang mati saat Miyazaki pensiun. Saat menonton Kimi no Na wa, dia merasa kalau dia masih “punya teman” dan masih punya harapan, tapi dia tetap merasa banyak yang sudah berubah.

Aku merasa seperti sendirian.” Dia merasa anime-anime seperti Kaze no Tani no Nausicaa dan anime orisinal seperti Neon Genesis Evangelion sudah banyak menghilang.

Di lain pihak, dia juga memuji tren pembuat anime yang tidak membuat anime mainstream, juga banyak otaku yang kemudian menggebrak batasan dengan punya pacar, dan hobi-hobi lain serta menolak gaya otaku kebanyakan. Beberapa seri yang disebutkan oleh Yamakan antara lain Godzilla ResurgenceKimi no Na waZootopia dan lain-lain. Namun Okada juga mengatakan seri seperti itu tidak berusaha untuk menjual merchandise.

Untuk membaca wawancara lengkap mereka dalam bahasa Jepang, harap kunjungi tautan berikut.

Sumber: ANN