Penutupan Stasiun Mashike Di Hokkaido Dihadiri Ratusan Orang

December 5, 2016 10:36 am
Penutupan Stasiun Mashike Di Hokkaido Dihadiri Ratusan Orang

Penutupan Stasiun Mashike di Hokkaido pada hari Minggu kemarin dihadiri ratusan penduduk lokal dan para penggemar kereta setelah beroperasi selama 95 tahun.

Ratusan orang tersebut berkumpul di stasiun yang menjadi bagian dari Hokkaido Rumoi Line dan pernah dijadikan setting adegan terkenal pada film Eki Station yang dibintangi oleh alm. Ken Takakura. Tercatat 600 orang hadir di stasiun tersebut sambil membawa pen lights dan 300 orang diangkut menggunakan sebuah kereta yang berangkat untuk terakhir kalinya dari stasiun Mashike.

“Saya merupakan penggemar perkeretapian di Jepang, jadi saya merasa sangat sedih saat saya berada disini untuk terakhir kalinya,” ucap Masashi Hori, walikota Mashike.

“Kereta terakhir yang berangkat dipenuhi orang-orang sehingga jendela-jendela kereta berembun karena nafas orang-orang yang berada didalam kereta” dan ia seperti tergetar hatinya saat para penumpang melambaikan tangan mereka, ujar Mayumi Matsuzawa, wanita berusia 42 tahun asal Sapporo.

Masami Watanabe, usia 88 tahun yang telah bekerja selama 30 tahun di stasiun Mashike yang terletak sekitar 100km di utara Sapporo datang ke stasiun Mashike dengan membawa foto-foto para mantan koleganya.

“Aku ingin menunjukkan kepada mereka saat-saat terakhir stasiun Mashike ini,” katanya.

Jumlah penumpang yang diangkut antara stasiun Mashike dan Rumoi yang berjarak 16.4km terus berkurang sehingga JR Hokkaido merasa terbebani bila harus tetap mengoperasikan jalur tersebut.

Pada tahun fiskal 2015, jumlah rata-rata penumpang untuk jarak 1km adalah 67 orang dimana diperlukan biaya 2.538 Yen (sekitar Rp. 305.000) untuk mendapatkan keuntungan 100 Yen (sekitar Rp. 12.000) sehingga itu menjadikan jalur tersebut jalur termahal untuk jalur yang dipegang oleh JR Hokkaido.

Sakura Honma, yang merupakan ketua asosiasi pedagang di Mashike mengatakan “Kami merasa sedih mendengar kabar penutupan stasiun kereta ini semalam. Mulai besok, para anggota asosiasi pedagang akan berdiskusi bagaimana cara menggunakan stasiun ini sebaik mungkin.”

Presiden JR Hokkaido, Osamu Shimada, juga menghadiri upacara penutupan itu dan memberi buket bunga kepada masinis dan kepala stasiun Rumoi.

Sumber: Japantimes