Yoko Taro Memberi “Dukungan” pada ‘Project Zero’ & Mempresentasikan Situasi Pasar Game Jepang

December 28, 2016 1:23 pm
Yoko Taro Memberi “Dukungan” pada ‘Project Zero’ & Mempresentasikan Situasi Pasar Game Jepang

Project Zero, selaku seri baru dari Atlus mendapat dukungan dari berbagai developer atas proyek besar baru ini. Proyek ini lalu cukup “beruntung” untuk mendapat perhatian Yoko Taro, yang memberikan masukan dengan cara yang sangat “Yoko Taro.”

Berikut adalah translasi dari presentasi diatas:

“Halo, Saya Yoko Taro. Saya pikir fans Atlus belum mengenal saya, jadi saya perlu memperkenalkan diri. Saya membuat game semacam Nier dan Draken­apalah untuk Square Enix, dan saya diminta pihak PR Atlus untuk berbicara tentang proyek RPG fantasi mereka.”

“Video ini direkam di ruang konferensi Square Enix, perusahaan yang sudah memproduksi RPG fantasi terkenal. Jadi melihat tim Atlus datang ke sini dan meminta mempromosikan game RPG mereka adalah hal yang sangat berani.”

“Ada sesuatu yang saya ingin tunjukkan pada kalian – Ini adalah peta distribusi game di Jepang”

yoko-taro-presentation-00

Bergerak mengikuti jarum jam dari atas, tulisan dari grafik tersebut adalah “fantasi”, “dunia nyata”, “modern”, dan “pop.”

“Saya percaya kurang lebih distribusi game di Jepang terlihat seperti ini.”

yoko-taro-presentation-01

“Pertama, kita memiliki Final Fantasy di kanan atas dan Dragon Quest di kiri atas. Kedua game itu meliputi setengah dari Industri game Jepang.”

yoko-taro-presentation-02

“Pangsa pasar Atlus kurang lebih seperti ini. Persona berada di bawah tengah, Yakuza di bawah kanan, dan Danganronpa di bawah kiri. Sebenarnya pasar Danganronpa sedikit tergabung dengan Persona, tapi karena mereka dari perusahaan yang berbeda, ya begitulah.”

yoko-taro-presentation-03

“Nier yang sedang saya kerjakan berada di wilayah kecil ini. Terjepit di celah yang dibuat judul raksasa Atlus dan Square Enix. Dengan wilayah kecil ini kami berhasil selamat, itulah situasi saat ini.”

yoko-taro-presentation-04

“Namun dengan judul RPG baru Atlus, mereka mulai bergerak masuk ke wilayah fantasi.”

yoko-taro-presentation-05

死 (mati)

“Jadi bila Persona masuk wilayah fantasi, Nier akan mati.”

yoko-taro-presentation-06

“Mati bukan hal yang baik, jadi kami harus mencari jalan lain untuk selamat. Jadi saya berpikir bila Persona masuk ke wilayah fantasi, lebih baik kita pindah ke bawah. Dengan kata lain kita akan membuat Nier dengan tema sekolah, atau semacam itu.”

yoko-taro-presentation-07

“Saat saya mengatakan ini ke Atlus, mereka bilang RPG fantasi mereka tetap akan menjadi seri fantasi, mereka juga akan tetap membuat game Persona. Jadi bila kalian penasaran dengan hasil keputusan ini, ini artinya Nier tidak bisa lari lagi dan akan mati.”

yoko-taro-presentation-08

Kesimpulan: Tolong pikirkan lagi keputusan ini.

“Untuk RPG Fantasi baru Atlus, saya minta tolong dipikirkan lagi. Untuk para fans Atlus tolong menyerah saja untuk memainkan RPG barunya. Itu yang saya pikirkan”

yoko-taro-presentation-09

“Terakhir, Nier Automata yang sedang saya kerjakan akan rilis di 23 Februari. Terima kasih atas dukungannya!”

Presentasi ini memang dipenuhi humor khas Yoko Taro, namun setidaknya dia jujur mengenai pandangannya soal pangsa pasar game RPG Jepang dengan demografi remaja keatas.

Yoko Taro saat ini mengerjakan Nier: Automata dan belakangan ini memberi masukan mengenai sistem penilaian gamer Jepang.

Sumber: Siliconera