Desainer Robot Raksasa Asal Korea Selatan Berencana Membantu Fukushima

January 6, 2017 1:53 pm
Desainer Robot Raksasa Asal Korea Selatan Berencana Membantu Fukushima

Seperti yang kita ketahui bersama, Fukushima yang berada di wilayah timur laut Jepang ini merupakan salah satu daerah yang terkena efek gempa bumi dan tsunami yang cukup parah di tahun 2011. Sebuah perusahaan Korea berencana membantu penanggulangan bencana dengan sebuah robot raksasa.

Untuk membantu penanganan bencana, seorang desainer robot Hollywood bernama Vitaly Bulgarov membuat robot-powered suit setinggi sekitar 4 meter (13 kaki) bernama Method-2 di Gunpo, Korea Selatan. Proyek terakhir Bulgarov adalah adaptasi live-action Ghost in the Shell yang melibatkan aktris cantik, Scarlett Johansson. Bulgarov juga mendesain Lamborghini Lockdown untuk film Transformers dan robotic body suit untuk film terakhir Robocop. Namun, spesialis visual efek ini menginginkan Method-2 menjadi sebuah robot nyata dengan berbagai aplikasi praktis.

koreanrobot1

Bulgarov mengatakan, “Versi modifikasi dari robot ini tengah dalam proses pembuatan dan direncanakan untuk dioperasikan di Fukushima.” Perusahaan asal Korea Selatan, Hankook Mirae Technology menjadi perusahaan yang mendesain robot setinggi 4 meter ini. Kepada CNN, Bulgarov mengatakan “Iterasi selanjutnya di masa depan akan menghasilkan aplikasi untuk medan yang berbeda, mulai dari konstruksi dan bongkar muat kargo hingga operasi penyelamatan.” Pihak pengembang tengah berkerja dalam proses modifikasi yang membuat robot ini mampu beroperasi dalam area yang tidak rata dan memiliki sumber energi yang ukurannya realistis.

koreanrobot2

Berdasarkan latar belakang Bulgarov dalam bidang visual efek di Hollywood, beberapa sumber media mempertanyakan perihal mengenai wujud robot setinggi 4 meter tersebut. Beberapa orang lainnya juga meragukan laboratorium yang terlihat kurang realistik dalam video promosi. Mereka juga merasa bahwa kehadiran Hankook Mirae Technology yang secara tiba-tiba muncul di dunia online mencurigakan.

Bulgarov mengklaim bahwa video yang memperlihatkan prototipe robot tersebut tak sengaja menjadi viral, dimana pihak pengembang akan mengungkapkan Method-2 pada tahun 2017 ini. Pihak pengembang juga mengatakan bahwa akan ada press release dan update pada situs mereka pada saat prototipe Method-2 selesai dibuat, dan tim pengembang sendiri kewalahan menghadapi banyaknya minat atas Method-2.

koreanrobot3

Proses pengembangan dilaporkan terus berjalan di Hankook Mirae Technology. Bulgarov mengatakan “Seperti yang bisa dilihat, kedua kakinya belum diberi penutup dan kerangkanya masih telanjang.” Menurut pihak pengembang, Method-2 berumur satu tahun, dan versi berikutnya siap dipublikasikan pada tahun ini.

Tim robotik asal Korea Selatan, KAIST, sebelumnya juga mengungkap sistem robot bi-pedal DRC-Hubo yang bisa berubah bentuk pada saat kompetisi robot di Amerika tahun lalu. Robot tersebut memenangkan hadiah utama sebesar 2 juta dollar Amerika.

Sumber: ANN