Banyak Toko Pachinko Tutup Karena Pelanggannya Diambil Mobage

January 11, 2017 4:10 pm
Banyak Toko Pachinko Tutup Karena Pelanggannya Diambil Mobage

Pachinko merupakan salah satu sarana hiburan orang dewasa di Jepang yang mirip dengan slot machine di luar negeri. Sebuah bentuk permainan judi yang sangat digemari oleh orang Jepang, sampai-sampai di tahun 95 jumlah toko pachinko mencapai puncaknya, yaitu sebanyak 18.200 gerai di Jepang. Namun jumlah tersebut sudah turun sampai 45% dalam 20 tahun terakhir.

Dikabarkan, toko pachinko yang ada di Jepang sekarang sudah berada di bawah 10.000 gerai, dengan rata-rata penutupan 37 gerai per bulannya. Para pemilik bisnis pachinko sepertinya tidak bisa bertahan dengan perubahan waktu, walaupun beberapa mesin pachinko bahkan memakai seri anime sebagai penarik perhatian.

joi-pachinko-kalah-dengan-mobage-3

Ada 3 alasan besar yang menjadi penyebab hilangnya mesin-mesin tersebut dari pasaran, antara lain:

1. Generasi pemain yang menua

Para pemain pachinko yang dulunya sangat suka bermain sekarang sudah berumur 65-70 tahun, mereka merupakan pemain dari era baby boomer. Namun sayangnya, anak-anak yang terlahir setelah generasi tersebut mungkin memiliki ketertarikan yang berbeda. Seperti yang kita sudah tahu, teknologi yang berkembang membuat banyak hiburan alternatif yang dapat dengan leluasa dipilih tanpa harus menetap di sebuah tempat.

Selain itu, image pachinko di generasi muda juga memang sudah tidak begitu baik, tempat tersebut identik dengan kebisingan, asap rokok, dan juga yakuza.

2. Pachinko itu mahal

Pachinko adalah sebuah permainan yang sangat mahal, bila kamu tidak bisa menang, uang sebanyak 10.000 Yen bisa habis dalam 30 menit saja dilahap mesin pachinko. Kalau kamu tidak berusaha untuk mendapatkan kemenangan besar, yang ada kamu hanya akan merugi. Tidak heran kalau peminat permainan ini semakin lama semakin memudar.

3. Mobage

Salah satu yang kini menggenggam perhatian dan dompet para generasi muda adalah banyaknya diversifikasi permainan seperti mobage. Ditambah, mobage memiliki banyak sekali variasi tanpa kamu harus menetap di sebuah tempat yang penuh asap rokok, membuat tipe hiburan tersebut menjadi pilihan yang aman bagi para generasi baru. Apalagi gacha menjanjikan kekuatan waifu harapan yang tinggi bagi para pemainnya untuk mendapat karakter yang lebih baik.

Dengan rata-rata hampir 40 toko tutup setiap bulannya, sepertinya memang hari-hari terakhir permainan pachinko sudah tidak bisa terelakkan lagi. Saat ini, jumlah toko pachinko di Jepang terdata sebanyak 9.993 gerai dan mungkin angka tersebut akan terus menurun bila tidak ada inovasi dilakukan oleh pemilik gerai.

Namun memang, dengan booming-nya permainan mobage dewasa ini yang menjaring pemain dari bermacam-macam usia, saya penasaran game seperti apa yang bisa menggeser popularitasnya. Virtual reality mungkin? Yang pasti dapat waifu dalam game bagi saya lebih menyenangkan daripada kehilangan uang percuma di mesin pachinko.

Sincerely, pemain yang baru ladur ke Granblue Fantasy awal tahun ini.

Sincerely, pemain yang baru ladur ke Granblue Fantasy awal tahun ini.

Sumber: Yaraon!