60 Juta Rupiah Dihabiskan untuk Satu Kunjungan Maid Cafe

January 26, 2017 5:04 pm
60 Juta Rupiah Dihabiskan untuk Satu Kunjungan Maid Cafe

Maid Cafe bukanlah tempat makan dan minum yang murah. Alasan utama pelanggan datang ke tempat ini adalah untuk bertemu dengan berbagai jenis Maid, oleh karena itulah mark-up harga produknya bisa ditolerir oleh mereka. Hanya saja baru-baru ini ditemukan sebuah pelanggan yang sangat “dermawan” saat mengunjungi cabang kafe Afilia di Shinjuku, Tokyo.

Afilia sendiri merupakan Maid Cafe yang bertemakan Magical Academy, dimana para pelayannya merupakan para murid dari akademi tersebut dan mereka semua memiliki backstory panjang yang berdasarkan dunia fiktif tersebut. Suasana dan layanan ini terbilang tidak murah, seperti yang ditunjukkan struk dibawah.



Terjemahan dari produk diatas adalah:

  • Biaya pelanggan pria: ¥1,100
  • Perpanjangan 30 menit (8 kali): ¥4,400
  • Ueei: ¥1,200
  • Foto: ¥1,200
  • Highball (Minuman Penyegar) Tsu-chan: ¥1,200
  • Yang disukai semua orang: ¥1,500
  • Highball (Minuman Penyegar) Tsu-chan: ¥1,200
  • Dom Perignon P2: ¥160,000
  • Nina-chan: ¥1,000
  • Dom Perignon Rose: ¥84,000
  • Cocoa: ¥1,000
  • Dom Perignon: ¥44,000
  • Ame-chan: ¥1,200
  • Strong Wind: ¥1,200
  • Dom Perignon: ¥44,000
  • Ame-chan: ¥1,200
  • Meno-chan: ¥1,200
  • Dom Perignon Rose: ¥84,000
  • Dom Perignon: ¥44,000

Total dari tagihan diatas adalah 478.400 Yen, hampir 60 juta Rupiah. Beberapa jasa dan produk minuman champagne, yang merupakan mayoritas pengeluaran si pelanggan diatas sudah jelas artinya, tagihan yang berakhiran ”–chan” kemungkinan besar adalah biaya untuk para maid menemani si pelanggan, sisanya mungkin adalah “atraksi” khusus tempat tersebut

@URATAKAO selaku penemu struk tersebut menekankan bahwa dia bukan pelanggan dermawan tersebut, dia hanya sekedar menemukan struknya di jalan. Walaupun saya sendiri kurang mengenal berbagai minuman mewah diatas dan tarif pasar tempat semacam ini, saya tahu bahwa Dom Perignon P2 diatas harganya empat kali lipat harga pasar.

Setidaknya melihat durasi kunjungan dan biaya yang dikeluarkan, si pelanggan nampaknya puas dengan kunjungannya.

Sumber: Rocketnews