‘Dissidia Final Fantasy’ Versi Konsol Hadirkan Story Mode

February 6, 2017 7:24 pm
‘Dissidia Final Fantasy’ Versi Konsol Hadirkan Story Mode

Majalah Famitsu edisi terbaru dilengkapi dengan wawancara bersama produser Ichirou Hazama dan sutradara Takeo Kujiraoka yang mengerjakan “Dissidia Final Fantasy” untuk arcade. Mereka membahas tentang versi konsol dari game ini dan kenapa tidak muncul dalam Final Fantasy 30th Anniversary Opening Ceremony.

Hazama mengatakan, “Jika kita lihat kesempatan pengumuman yang paling baru, saya tampil di panggung Final Fantasy 30th Anniversary Opening Ceremony dan [game-nya] tidak muncul. Pendek kata, kami saat ini tidak bisa menyiapkan apa pun yang memiliki nilai yang dapat memenuhi ekspektasi semua orang. Banyak orang yang menginginkan story mode untuk versi konsol, yang tentunya tengah kami siapkan. Tetapi, fokus game-nya adalah pertarungan dan tidak ada perubahan. Kami akan terus meningkatkan elemen lainnya yang tentunya akan memakan waktu.”

Kujiraoka juga mengatakan bahwa tidak mungkin menghadirkan game ini ke semua orang melalui versi arcade saja, mereka mulai mempersiapkan untuk menangani masalah tersebut. Dia menjelaskan bahwa saat ini antusiasme e-Sport sangat tinggi di luar Jepang, jadi ada kemungkinan mereka akan mengarah ke sana.

“Jika kami mengekspornya ke seluruh dunia sebagai game fighting yang competitive dengan teknik yang tinggi, sambil menjadi game pertarungan tim Final Fantasy yang bisa dinikmati, mungkin saja akan bisa tampil di acara e-Sport,” ujar Kujiraoka. “Jika itu terjadi, berikutnya tentu akan menjadi turnamen global, kan? Saya tidak bilang banyak, tetapi saya ingin menggunakan ambisi seperti ini untuk membuat Dissidia Final Fantasy menjadi game yang lebih bagus.”

Dalam pesan penutup dari wawancaranya, Hazama memastikan bahwa versi konsolnya tidak akan mempengaruhi versi arcade secara negatif.

“Saya ingin memperluas antusiasme dari Dissidia Final Fantasy lebih banyak lagi,” ujar Hazama. “Mengenai opini dari pemain, saya merasa bahwa orang-orang perlahan-lahan mulai tertarik dengan game-nya, jadi saya ingin menghadirkanya ke lebih banyak orang. Meski kami ke depannya akan membahas tentang versi konsolnya, ini tidak akan mengecewakan pemain arcade, karena keduanya bisa dinikmati. Dan tentunya tidak ada pengunduran jadwal update karena hadirnya versi konsol. Kami akan terus mendukung versi arcade dan menantang berbagai tantangan, jadi harap terus dukung kami di tahun ini.”

dissidia-final-fantasy-story-esport-1

Dalam topik yang berbeda dari wawancara yang sama, Famitsu menanyakan kemungkinan penggunaan Yawaraka Engine milik Team Ninja, yang digunakan dalam seri Dead or Alive, untuk Dissidia Final Fantasy karena game tersebut dikerjakan oleh Team Ninja. Hazama bertanya apakah diperlukan apabila melihat lini karakter saat ini, yang membuat Kujiraoka bercanda menyarankan mungkin berguna untuk pantat Kuja, antagonis dari Final Fantasy IX. Keduanya tertawa dan kemudian Hazama mengatakan bahwa mereka sudah mendapatkan izin dari pemimpin Team Ninja Yosuke Hayashi, jadi akan digunakan apabila ada karakter yang cocok muncul.

Dissidia Final Fantasy sudah tersedia untuk arcade di Jepang. Game-nya sendiri berjalan di hardware PlayStation 4. Saat ini jumlah karakternya ada 21 dan akan terus ditambahkan melalui update.

Sumber: Gematsu