Aktris Fumika Shimizu Memutuskan Pensiun Karena Alasan Religius

February 16, 2017 4:12 pm
Aktris Fumika Shimizu Memutuskan Pensiun Karena Alasan Religius

Nampaknya ini menjadi kabar buruk bagi para penggemar Tohka Kirishima dan Tokyo Ghoul, karena sang aktris Fumika Shimizu yang tampil memerankan Tohka Kirishima pada adaptasi live-action Tokyo Ghoul memutuskan untuk pensiun dari dunia akting.

Fumika-Shimizu

Dirinya memutuskan pensiun dari dunia akting karena bergabung dengan sebuah sekte keagamaan bernama Happy Science. Sebelumnya Fumika dikabarkan batal menjadi pemeran Tohka Kirishima karena alasan kesehatan, namun kemudian kabar dirinya terlibat dengan sekte Happy Science terkuak.

Hal ini juga disebabkan karena kegiatan sekte tersebut berbenturan dengan kegiatan akting yang ia tekuni, sehingga dirinya memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan agensi tempat ia bernaung, LesPros Entertaiment, lebih cepat dari seharusnya.

Diketahui pula bahwa kedua orangtuanya juga merupakan anggota dari Happy Science, kedua orangtuanya mengenalkan Fumika Shimizu dan kedua adiknya kepada sekte tersebut. Baru-baru ini pihak Happy Science menggelar konferensi pers terkait kabar bergabungnya Fumika Shimizu. Fumika melalui pengacaranya memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang ia alami pada saat proses syuting Kamen Rider Fourze, dirinya hanya tidur tiga jam saja dan bekerja 31 hari setiap bulannya untuk bayaran 50.000 yen (sekitar 5,9 juta rupiah) tanpa bonus.

Dirinya juga mengatakan bahwa ia dipaksa mengenakan baju renang oleh agensinya untuk sebuah video dalam format DVD. Dalam pernyataan tersebut dikatakan pula ia menghadapi penolakan dari LesPros saat dirinya hendak mengakhiri kontrak yang ia tandatangani. Sebagai tambahan, dalam pernyataan tersebut dikatakan bahwa LesPros memaksa dirinya harus memerankan peran-peran yang terdapat didalam kontrak dimana menurut pengacaranya dan pihak Happy Science hal tersebut memperburuk kondisi kesehatan Shimizu, sampai-sampai seorang dokter memerintahkan dirinya untuk berhenti bekerja terlalu berat.

Hal ini semakin menguatkan hasil survei yang dikeluarkan pemerintah Jepang beberapa waktu lalu terkait kontrak-kontrak terhadap aktris-aktris muda.

Sumber: SGCafe