Dua Pria Menusuk Diri untuk Bolos dari Pekerjaan pada Dua Kejadian Berbeda

February 27, 2017 11:08 am
Dua Pria Menusuk Diri untuk Bolos dari Pekerjaan pada Dua Kejadian Berbeda

Pada tanggal 22 Februari sekitar jam 07.30 pagi waktu Jepang, seorang pria mendatangi kantor polisi dan mengatakan bahwa dirinya ditusuk menggunakan pisau pada saat buang air kecil di stasiun Shonaidari.

Tentu saja hal ini membuat polisi bertindak, ditemukan sebuah luka tusukan sekitar 2.5 cm pada pria berusia 54 tahun yang namanya tak disebutkan tersebut. Polisi pun segera melarikan pria tersebut ke rumah sakit untuk penanganan medis sementara area toilet stasiun Shonaidori ditutup guna dilakukan pemeriksaan mendalam pada TKP.

shonaidori-station

Stasiun Shonaidori
Entah karena bukti-bukti yang ditemukan pada TKP atau karena para penyidik menemukan keanehan dalam kesaksiannya, namun di hari yang sama pada saat hasil visum sang korban mengaku bahwa dirinya yang membuat luka tersebut.

Sepuluh menit sebelum pergi melapor ke kantor polisi, pria tersebut masuk ke dalam toilet stasiun Shonaidori dan menusukkan pisau dapur sepanjang 13 cm ke punggungnya dan membuang pisau tersebut ke semak-semak diluar stasiun Shonaidori. Saat ditanyai motif penusukan tersebut, sang pria mengatakan bahwa dia merasa luka tusukan merupakan cara terbaik untuk membolos dari pekerjaan. Pria tersebut lalu ditahan atas tuduhan “Mengganggu aktivitas kerja (polisi)” akibat keterangan palsunya.

Saat kepolisian Nagoya hendak menutup kasus penusukan tersebut, sebuah telepon darurat berdering di kantor polisi di kota Kurume, Fukuoka. Menurut laporan seseorang, rekan kerja mereka ditusuk oleh orang tak dikenal didekat kantor mereka.

kurume-police-station

Kantor Polisi Kurume
Korban yang berusia 26 tahun dilarikan ke rumah sakit dengan luka tusukan yang cukup dalam pada bagian siku kanan. Kepada pihak kepolisian, sang korban mengatakan pada saat hendak keluar dari mobil di area parkir perusahaan roti tempat ia bekerja, seseorang hendak mencuri tas ransel miliknya. Saat melakukan perlawanan, sang korban ditusuk namun hal ini tak serta merta membuat polisi percaya. Terdapat kejanggalan dari pernyataan korban, karena pisau yang digunakan untuk menusuknya merupakan milik korban. Pria tersebut juga ditahan karena memberikan keterangan palsu.

Mungkin bila kedua pelaku mengatakan bahwa mereka terkena kecelakaan pada perusahaan, mereka bisa saja diliburkan. Kasus ini menunjukkan bahwa kepolisian Jepang cukup diremehkan karena tidak dipercaya kedua pelaku untuk melakukan investigasi mendalam. Di sisi lain, tragis juga melihat “menusuk diri sendiri” dianggap sebagai alternatif yang lebih baik dibandingkan masuk kerja.

Sumber: Rocketnews