Guru yang Bisa Lulus Tes Uji Kompetensi Bahasa Inggris Kyoto Hanya 21%

February 27, 2017 10:02 am
Guru yang Bisa Lulus Tes Uji Kompetensi Bahasa Inggris Kyoto Hanya 21%

Olimpiade 2020 akan diselenggarakan di Tokyo nanti. Dengan banyaknya pengunjung asing yang akan datang, Pemerintah Jepang berusaha untuk meningkatkan standar kemampuan bahasa Inggris penduduk mereka.

Di Jepang, pendidikan bahasa asing dilakukan pada kelas 5 dan 6, kementrian pendidikan merencanakan untuk memajukan mata pelajaran ini ke kelas 3, dimana awalnya mereka akan diajarkan untuk bermain dengan bahasa Inggris dan setelahnya baru diajarkan secara lebih teknis seta diberikan ujian.

Agar program ini sukses, Kota Kyoto mencoba untuk menguji Guru bahasa Inggris SMP mereka dengan tes TOEIC, tes standar kompetensi internasional untuk kemampuan komunikasi bahasa Inggris. Tes ini diberikan pada 74 guru.

Dewan Pendidikan Kyoto berharap para guru dapat mencapai skor 730 dari 990, nilai yang dibutuhkan untuk lingkungan bisnis dan kerja internasional. Sayangnya hanya 16 guru yang bisa mencapainya, 14 guru bahkan tidak mampu mencapai skor 500 dan skor terendahnya adalah 280, nilai rata-rata dari murid yang mereka didik.

Olimpiade masih 3 tahun lagi jadi mereka masih punya waktu untuk bersiap-siap. Hanya saja melihat staf pengajarnya saja kesulitan untuk memenuhi standar kualiatas, hal ini akan sulit dilakukan. Pembelajaran bahasa asing memang kurang kualitasnya di Jepang akibat sangat berbedanya aturan bahasa dan cara pengajaran dan pengujian yang terlalu terstandarisasi. Jadi sebuah metode atau ide baru dalam edukasi bahasa akan sangat dibutuhkan.

Sumber: Japantoday