20% Murid SMP Jepang Mendapat Skor 0 pada Ujian Nasional Penulisan Bahasa Inggris

February 28, 2017 11:26 am
20% Murid SMP Jepang Mendapat Skor 0 pada Ujian Nasional Penulisan Bahasa Inggris

Kemarin saya sudah menulis bahwa usaha Jepang untuk meningkatkan standar kemampuan Bahasa Inggris cenderung kurang efektif. Melihat rendahnya performa tenaga pengajar, hal ini juga berdampak buruk pada para murid yang mereka didik.

Kementrian Edukasi, Budaya, Olahraga, Sains, dan Teknologi Jepang baru-baru ini mengetes 60.000 Murid SMP Jepang untuk mengetahui kompetensi dari penulisan, pembacaan, dan pendengaran Bahasa Inggris. Setelah skor akhir dihitung hanya 20-30% saja yang bisa memenuhi standar kementrian untuk lulusan SMP dan sederajat.

Melihat skor yang rendah, ada kritik yang diberikan pada riset tersebut. Dikatakan bahwa mayoritas murid masih berada di kelas tiga SMP, sehingga secara teknis mereka masih belum terhitung sebagai lulusan dan mereka yang memenuhi standar dianggap memiliki kemampuan diatas rata-rata dalam Bahasa Inggris. Hasil riset juga mengungkapkan bahwa pada bagian tes penulisan, walaupun setengah dari murid bisa memenuhi standar, sekitar 20% murid mendapat nilai 0 pada tes ini.

Entah hasil yang tidak memuaskan ini lebih diakibatkan oleh pendidikan yang buruk, standar yang terlalu tinggi, atau kombinasi dari keduanya. Pihak Kementrian lalu mengatakan bahwa mereka merencanakan beberapa metode pendidikan yang baru, salah satunya dengan menyarankan pihak sekolah untuk melatih kemampuan penulisan bahasa para murid dengan menuliskan email dalam bahasa Inggris. Hal ini memang tidak terlalu inovatif, namun melihat metode pendidikan bahasa Inggris Jepang yang terlalu terstruktur, ini terhitung sebagai kemajuan.

Sumber: Rocketnews