Kekurangan Hotel, Jepang Mengijinkan Pemilik Rumah untuk Menyewakan Ruangan

March 15, 2017 10:15 am
Kekurangan Hotel, Jepang Mengijinkan Pemilik Rumah untuk Menyewakan Ruangan

Kabinet Jepang baru saja meluncurkan perundangan yang memberikan pemilik properti hak untuk menyewakan rumah atau kamar milik mereka. Tentunya pemilik memerlukan perijinan dan mereka hanya boleh menyewakannya selama 180 hari per tahun.

Hal ini dilakukan akibat semakin sedikitnya hotel atau penginapan yang mampu menampung turis asing. Begitu juga untuk memperkuat pengawasan dan regulasi terhadap pengunjung. Di Jepang penginapan dilarang dibangun pada zona penduduk, dan perundangan ini dibuat untuk meregangkan aturan tersebut.

Diperkirakan alasan utama dari perundangan ini adalah untuk menekan jumlah penginapan tak berijin seperti layanan Airbnb, yang sekarang dituntut untuk mendapat ijin dan memenuhi kualifikasi dari Agensi Turis Jepang sebelum diijinkan untuk menerima tamu. Seringkali penginapan semacam ini meresahkan warga sekitar akibat kurangnya pengawasan, buruknya kualitas penginapan, ataupun dari polusi suara pengunjung yang kurang paham dengan aturan lokal.

Pemilik properti dapat didenda sebesar satu juta Yen bila melanggar aturan ini. Tergantung kualitas gedung, durasi penginapan juga bisa dipendekkan. Beberapa daerah seperti Distrik Ota Tokyo dan Prefektur Osaka juga memerlukan sertifikasi tersendiri dari pemerintah kota setempat.

Singkatnya, untuk kalian yang akan berkunjung ke Jepang sekarang sudah ada lebih banyak alternatif untuk menginap. Namun kalian juga harus lebih berhati-hati dalam memilihnya, jangan sampai menginap di tempat yang belum memiliki ijin.

Sumber: Japantoday