‘Koe no Katachi’ Diprotes di Taiwan, Dianggap Menggunakan Kecacatan untuk Menjual Filmnya

March 30, 2017 2:52 pm
‘Koe no Katachi’ Diprotes di Taiwan, Dianggap Menggunakan Kecacatan untuk Menjual Filmnya

Film Koe no Katachi dijadwalkan untuk tayang pada tanggal 24 Maret di Taiwan tahun ini, namun ternyata perjalanan film tersebut tidak mulus. Film tersebut diprotes di Taiwan karena dianggap menggunakan cacat fisik (tuna rungu) sebagai elemen yang menjual dari film tersebut. Namun, agensi yang menerima komplain dari masyarakat tersebut menolak proposal mereka dan film tersebut tetap ditayangkan seperti biasa.



Protes sudah dimulai sejak tanggal 16 Maret, karena film tersebut sudah dianggap akan mengkomersialisasikan tuna rungu sebagai nilai jualnya. Protes dikumpulkan lewat situs untuk publik yang dimiliki oleh pemerintah.

Orang tua juga khawatir karena seri ini juga mengambil tema bunuh diri dan bullying, hal tersebut dapat mempengaruhi anak-anak mereka. Memang sih, kalau saya menonton film kartun dengan keluarga maka anggapannya film tersebut akan menjadi film yang light hearted dan funKoe no Katachi agak sedikit meleset dari dua definisi tersebut.

Pihak eksekutif yang menerima protes menepis protes tersebut dengan alasan, Koe no Katachi telah melalui pemeriksaan batas umur lewat badan sensor mereka, jadi penayangan film tersebut sudah diberikan lampu hijau.

Koe no Katachi sendiri memiliki rating PG-13, artinya diperlukan pengawasan orang tua bila seorang anak yang berada di bawah umur 13 tahun ingin menonton film ini. Mungkin kasus ini tidak jauh beda dengan orang-orang yang bawa anak-anak nonton film Deadpool tahun lalu.

Sumber: Excite.co.jp