[Review] Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Season 2

April 3, 2017 4:00 pm
[Review] Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! Season 2

Hal tersulit dalam mengulas season lanjutan dari sebuah seri yang jalan ceritanya cenderung self-contained pada tiap episode atau arc-nya, adalah pujian dan kritik padanya cenderung diulang-ulang. Season kedua Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! ini secara keseluruhan bisa disimpulkan dengan “Masih tetap Konosuba. Take it or leave it.

Saya tidak akan mengulang lagi komentar tentang kualitas produksi dan eksekusi komedi yang bisa kalian lihat di 3 Episode Rule beberapa minggu lalu, karena sentimen saya masih relatif sama. Saya menggunakan “relatif” karena terdapat peningkatan kualitas dalam penggunaan BGM dan performa seiyuu untuk eksekusi komedinya.

konosuba 2 a

Kemungkinan besar saat season 3 nanti rilis, kritik seperti “Animasinya Jelek” dan “Tidak selucu season sebelumnya” akan kembali diulang. Sehingga untuk review kali ini saya memutuskan untuk berfokus pada apa saja yang berkembang di season kedua dari Konosuba ini dan prediksi untuk anime ini kedepannya.

So what does this season accomplish?

Komedi adalah genre yang sering kali menjaga status quo dari para karakternya agar tidak menganggu dinamika para karakter, setidaknya sampai si penulis kehabisan material atau situasi yang bisa dideritai para karakter. Konosuba sebagai sebuah komedi untungnya terus memberikan perkembangan berarti pada tiap arc baik untuk setting ataupun para karakter.

Untuk season kedua ini kita kedapatan Kazuma yang lebih kompeten dan sudah terbiasa mati, Megumin yang sama brengseknya dengan Kazuma begitu target Bullying-nya muncul, latar belakang Lalatina yang menjelaskan kenapa kepribadiannya seperti sekarang ini, dan bahkan Aqua sendiri ternyata bisa serius dengan jabatannya sebagai seorang dewi. Kondisi ekonomi mereka juga sudah jauh lebih baik dan sejauh ini mereka hanya menjadi persona non grata di satu kota saja.

konosuba 2 b

Begitu juga dengan penghuni baru seperti Vanir yang mengambil alih toko Wiz, Chomsuke yang bisa menjadi maskot yang tidak menyebalkan walaupun payoff ceritanya masih sangat lama, dan Yunyun yang jauh lebih di bully di anime-nya. Berbagai “NPC” juga diberi lebih banyak kerpibadian di season ini.

Saya sudah menjelaskan tentang konten orisinal DEEN yang sejauh ini bisa meningkatkan materi LN-nya, namun peningkatan favorit saya secara keseluruhan adalah banyaknya gag yang terjadi di background. Seringkali saya lebih menikmati episode Konosuba setelah menonton untuk yang kedua kalinya berkat detil baru yang ditemukan.

Konosuba 2 - 07

Seperti “interaksi” Wiz dan Chomsuke contohnya

So what next for this series?

Ending season kedua ini lebih klimatik daripada LN-nya, aksinya menunjukkan party disfungsional ini bisa kompeten bila rencana Kazuma dipatuhi dengan baik. Sayangnya pada penutup episode terakhirnya tidak disertai dengan petunjuk ataupun hook untuk arc selanjutnya.

Sama seperti tahun lalu, kita masih akan kedapatan sebuah OVA dengan volume LN terbarunya. Saya harap berbagai karakter dari volume depan seperti Iris atau karakter sentral yang screentime-nya di season ini kurang seperti Chris akan hadir di OVA. Hal itu dapat meyakinkan fans akan adanya minat dari staf produksi untuk melanjutkan cerita.

[HorribleSubs] Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo! 2 - 09 [480p].mkv_snapshot_08.13_[2017.04.02_22.35.38]

Sebenarnya hadirnya karakter ini juga merupakan sebuah petunjuk, hanya saja dia baru benar-benar memiliki peran pada season 5 nanti.

Untuk progresi cerita sendiri, Konosuba sudah masuk ke titik dimana sumber ceritanya cenderung lebih self-contained untuk beberapa volume kedepannya. Saya cenderung cukup puas dengan adaptasi TV untuk volume 3 & 4 yang cenderung dikritik sebagai volume LN terlemah, jadi ekspektasi untuk cerita berikutnya dari saya akan lebih besar. Volume kelima dan keenam dari Konosuba di kalangan fans memiliki dua cerita paling memuaskan dari seri ini, melihat tren dari meningkatnya minat pada produksi film anime saya tidak akan kaget bila volume tersebut akan menjadi sebuah film dan bukan seri TV lagi.

Atau malah Konosuba akan mengambil rute yang sama dengan Danmachi dengan mengadaptasi spinoff-nya yang lebih berfokus pada Megumin. Karena kebanyakan penonton anime dan orang yang mengerjakan materi promosi seri ini nampaknya belum sadar bahwa Konosuba sangat bergantung dengan interaksi Aqua dan Kazuma

Verdict: Next Season Next Year Please

Saya yakin untuk kalian yang sudah menyaksikan anime-nya sampai sekarang tidak perlu untuk diyakinkan lagi untuk menontonnya, kualitas season kedua ini masih tetap stabil dan bahkan saya yang sudah membaca LN-nya sendiri cukup terkesan dengan eksekusi DEEN. Untuk kalian yang membaca review ini namun masih bimbang menonton anime-nya saya akan mengatakan “Ya, anime ini pantas ditonton. Ini adalah adaptasi sebuah seri light novel bertema Isekai yang tumben – tumbennya menyenangkan untuk ditonton. Kalian punya stok 20 episode (plus OVA) so have fun.

konosuba 2 c

Seri Isekai semacam ini harus sangat dihargai, karena saya tidak optimistis dengan kualitas anime bergenre Isekai yang akan datang beberapa bulan kedepan.