Mahasiswa Jepang Menjelaskan Realita Kehidupan SMA Dibandingkan dengan Ilusi Anime

April 5, 2017 3:36 pm
Mahasiswa Jepang Menjelaskan Realita Kehidupan SMA Dibandingkan dengan Ilusi Anime

Salah satu tema yang paling sering diangkat, dan mungkin kebetulan paling menarik dari seri anime di Jepang adalah bagaimana kehidupan anak-anak SMA mereka diangkat. Entah kehidupan mengenai kisah kasih cinta, lika-liku persahabatan, atau kisah penuh aksi seperti di dalam manga shounen. Karena inilah genre school life dan slice of life sangat populer di antara para penggemarnya.

JOI - reality gap antara sma anime dan real life (2)

Namun realita mungkin tidak seindah apa yang tergambarkan di layar kaca, tidak semua yang kamu lihat itu benar. Karena itu mungkin dari sekarang kamu harus sudah pintar-pintar membedakan mana yang harus dianggap serius, dan mana yang hanya bisa dianggap mimpi. Seperti waifu 2D kamu.

Itulah yang dicari oleh portal internet, My Navi Gakusei no Madoguchi yang bertanya kepada 114 mahasiswa penggemar anime mengenai realita di balik kehidupan SMA. mereka bertanya mengenai skenario apa yang selalu ada di seri anime SMA namun kenyataannya tidak terjadi di dunia nyata, dan berikut ini adalah jawaban mereka beserta komentarnya:

Murid yang hidup mandiri/sendirian

JOI - reality gap antara sma anime dan real life (7)

In a way, Iori hidup sendirian.

  • Karakter utama yang hidup sendirian karena ditinggal orang tua. Soalnya aku yakin tidak akan bisa hidup sendirian.” (wanita/20 tahun/tahun kedua universitas)
  • Anak SMA tidak pernah mendengar kalau ada anak yang tinggal sendirian selain di dalam asrama.” (wanita/20 tahun/tahun kedua)
  • Anak SMA yang tinggal bersama-sama dalam satu rumah” (wanita/22 tahun/tahun keempat)
  • Murid-murid yang pergi berlibur sendirian. Aku tidak punya uang atau waktu untuk sesuatu macam itu.” (pria/21 tahun/tahun ketiga)

OSIS yang begitu berkuasa

JOI - reality gap antara sma anime dan real life (6)

OSIS yang ini kerjaannya berantem hidup mati ya.

  • Mana ada ketua OSIS yang jago dalam semua cabang olah raga. Aku tidak pernah melihatnya.” (wanita/25 tahun/sarjana)
  • OSIS-nya berkuasa banget. Aku dulu OSIS dan kita tidak punya kekuatan sebesar itu” (pria/24 tahun/tahun keempat)
  • OSIS terlalu banyak punya wewenang, terutama dalam hal administrasi sekolah. Dulu aku tidak pernah sampai begitu.” (pria/21 tahun/tahun ketiga)
  • Kuasa dari OSIS itu sangat luar biasa. Tidak pernah ada orang sekuat itu masuk OSIS.” (pria/22 tahun/tahun keempat)

Penggunaan atap sekolah

JOI - reality gap antara sma anime dan real life (4)

Nggak bakal ketemu Fuuka kalo atapnya dikunci.

  • (Skenario) Mereka yang kabur ke atap untuk makan atau melakukan sesuatu. Karena murid tidak boleh pergi ke atap di sekolahku” (wanita/22 tahun/tahun keempat)
  • Dari awal masuk sudah dikunci” (pria/23 tahun/tahun keempat)
  • Gimana mau nembak di atap kalau atapnya dilarang.” (pria/19 tahun/maba)
  • Nggak bisa kabur dari kelas ke atap, karena dilarang ke atap.” (pria/21 tahun/tahun ketiga)

Banyak pria/wanita yang ganteng/cantik di sekolah

JOI - reality gap antara sma anime dan real life (3)

No comment.

  • Mereka yang ganteng/cantik dan jago dalam pelajaran serta olah raga. Aku tidak pernah lihat ada orang seperti itu” (wanita/22 tahun/tahun keempat)
  • Anak perempuan yang ‘biasa’ berbicara dengan pria ganteng, trus jatuh cinta. Pertama-tama, anak perempuan yang ‘biasa’ saja tidak pernah mendekati pria ganteng di dunia asli.” (wanita/26 tahun/mahasiswi universitas teknik)
  • Disparitas mukanya terlalu jauh, tidak ada karakter yang begitu cantik atau ganteng di SMA.” (pria/21 tahun/tahun ketiga)

Jawaban lain:

  • Percintaan yang ideal, karena tidak semuanya selalu berjalan dengan mulus. Itu hanya ada di dalam animasi saja.”
  • Bagaimana seorang murid bisa mengambil alih sekolah. Karena sekolah pada awalnya tidak mungkin memberikan kewenangan sebanyak itu pada murid, mimpi saja.
  • Lucky sukebe. Karena hal tersebut tidak mungkin ada.”
  • Murid pindahan misterius, mana ada orang bisa loncat-loncat sekolah semudah itu. Ada yang namanya tes masuk kali.

Yang namanya kehidupan asli memang tidak mungkin bisa semudah dengan kehidupan di dunia anime. Banyak hal yang ternyata jauh berbeda dan tidak bisa diwujudkan dalam dunia asli. Padahal setidaknya saya kira bersantai-santai, makan siang, atau tidur di atap sekolah merupakan hal yang cukup lumrah di Jepang. Apalagi melihat banyak sekali seri manga yang menggambarkan atap sebagai tempat pertemuan para karakter utamanya.

JOI - reality gap antara sma anime dan real life (5)

Season 2 never T_T

Tapi ya namanya seri fantasi pasti dibuat oleh mereka supaya kita bisa lari dari realita, kan? Apakah ada hal-hal lain yang menurutmu hanya bisa terjadi dalam anime saja namun tidak mungkin terwujud di dunia nyata? Berikan komentar di kolom di bawah ini ya.

Sumber: Yaraon!