Manga Bertema Bunuh Diri Karena Pekerjaan di Jepang Diterbitkan untuk Publik

April 10, 2017 1:34 pm
Manga Bertema Bunuh Diri Karena Pekerjaan di Jepang Diterbitkan untuk Publik

Sepertinya tidak perlu dijelaskan betapa banyak kasus pekerja yang harus tutup usia karena beratnya pekerjaan mereka. Banyak dari pekerja tersebut yang dianggap tidak tahan dengan tekanan pekerjaannya dan kemudian nekat untuk mengambil nyawanya sendiri. Sebuah manga pendek yang diterbitkan di Twitter menjadi populer karena menggambarkan perasaan seseorang yang berkecamuk karena pekerjaannya, manga tersebut sudah mendapatkan lebih dari 300.000 retweet sejak bulan Oktober lalu. 

Ilustratornya, Kona Shiomachi menggambarnya sebagai balasan kepada cerita tentang pekerja di perusahaan elektronik yang meninggal karena terlalu banyak bekerja di bulan Desember 2015.

JOI - komik bertema bunuh diri terbit di Jepang (2)

Shiomachi pernah bekerja di perusahaan iklan dengan beban pekerjaan yang luar biasa berat; antara 90 – 100 jam lembur dan selalu mengejar kereta terakhir untuk pulang. Shiomachi juga sempat tersadar kalau untuk kabur dari tekanan kerja, mungkin dia juga harus ‘kabur’ dari hidupnya.

JOI - komik bertema bunuh diri terbit di Jepang (3)

Shiomachi menjelaskan kalau mereka yang terlalu banyak bekerja hidup di sebuah jalan yang sangat sempit dengan 2 jurang yang berada di kanan dan kirinya. Namun, seharusnya selalu ada pintu lain yang bisa membuka ke jalan baru, misalnya:

  • Mencari pekerjaan baru
  • Berhenti bekerja
  • Cuti
  • Dll

JOI - komik bertema bunuh diri terbit di Jepang (5)

Namun karena berbagai macam alasan, mereka yang terlalu banyak bekerja ini selalu “menutupi” pintu-pintu tersebut dengan berbagai alasan.

  • Tidak ingin mengkhawatirkan orang tua
  • Ada tagihan yang harus dibayar
  • Tidak ingin membuat repot teman kerja
  • Dll.

Mereka kemudian terus bekerja sendirian sambil menutupi pintu-pintu tersebut, capek sendiri, dan akhirnya memutuskan kalau jalan mereka di depannya itu terlalu terjal dan berat, juga tidak ada apapun selain kegelapan di sekitar mereka.

JOI - komik bertema bunuh diri terbit di Jepang (4)

Shiomachi menutup manga tersebut dengan sebuah petuah bagi mereka yang mulai menutupi pintu-pintu tersebut. Di antaranya adalah pergi ke psikiater, mencoba untuk tidur beberapa saat, dan di saat-saat yang genting, temukan tempat-tempat yang cukup aman saat berpergian sampai bantuan (ambulans) datang untuk menolong. Kalau mereka bisa melakukan itu, kamu akan menyadari kalau “dunia itu sebenarnya terbuka”.

Di tanggal 10 April, manga ini akan dipublikasikan oleh penerbit Asa Publishing dengan judul “Shinu Kurai Nara Kaisha Yamereba ga Dekinai Wake“. Manga ini akan memiliki 160 halaman dengan pesan-pesan dari psikiater mengenai bagaimana caranya mengatasi kebanyakan bekerja dan stress, bagaimana caranya mencari obat psikosomatik, dan bagaimana caranya berbicara dengan keluarga. Ada juga testimoni dari mereka yang pernah berpikir untuk bunuh diri, namun selamat dari ancaman tersebut.

Aneh rasanya kalau ada orang yang berusaha sekeras mungkin namun di akhirnya merasa bersalah kemudian memilih untuk bunuh diri.” kata Shiomachi, “Kita tidak bisa menunggu pemerintah untuk merespon. Aku ingin kita menyadari kalau pilihan untuk hidup adalah hak masing-masing. Aku ingin memberitahu banyak orang supaya mereka melindungi nyawa mereka sendiri.

Sumber: ANN