Mangaka ‘Blade of The Immortal’ Pernah Menolak Tawaran dari Hollywood

May 16, 2017 2:44 pm
Mangaka ‘Blade of The Immortal’ Pernah Menolak Tawaran dari Hollywood

Proses syuting telah selesai, film live-action “Blade of The Immortal” pun tengah ditayangkan diberbagai bioskop di Jepang. Untuk mempromosikan film live-action Blade of The Immortal, Hiroaki Samura selaku mangaka Blade of The Immortal, dan Takashi Miike selaku sutradara film menggelar sebuah sesi tanya jawab di Animate Shinjuku pada tanggal 14 Mei kemarin.

Sesi tanya jawab ini merupakan pertemuan kedua antara Samura dan Miike dimana sebelumnya Samura mengunjungi lokasi syuting adaptasi live-action Blade of The Immortal di Kyoto pada bulan Desember 2015 dimana proses syuting dilakukan pada cuaca yang tidak bersahabat di bulan November 2015 hingga pertengahan Januari 2016 silam.



Pada sesi tanya jawab tersebut terungkap hal yang menarik, Samura mengatakan bahwa dirinya pernah menolak tawaran dari Hollywood terkait adaptasi Blade of The Immortal. Dirinya menolak tawaran tersebut karena pihak Hollywood melakukan beberapa perubahan pada cerita adaptasi Blade of The Immortal. Pada versi Hollywood, setting diubah menjadi kota New York saat ini dan karakter protagonis, Manji, diubah menjadi pegawai perusahaan dagang yang tidak jujur.

Dirinya juga berkomentar mengenai adaptasi live-action Blade of The Immortal yang disutradarai Miike, “Pada saat adaptasi live-action dibuat, para penggemar manga Blade of The Immortal kerap mengritiknya, tapi sebaliknya saya memiliki kesenangan lebih saat rancangan live-action ini dibuat. Sebagai sebuah film adaptasi, ini dibuat dengan kualitas yang sempurna. Saya rasa ini dibuat seperti ekspektasi saya.

Sang sutradara, Miike, mengatakan bahwa karakter favoritnya ada film ini adalah Shira yang diperankan oleh Hayato Ichihara. Namun sayangnya hanya setengah dari rekaman syuting dirinya yang digunakan pada film versi Jepang yang ditayangkan di bioskop-bioskop Jepang. “Bila kamu ingin lebih banyak melihat Shira, kamu bisa menyaksikan pada versi internasionalnya” ujar Miike.

Adaptasi layar lebar Blade of The Immortal dirilis pada 331 bioskop di Jepang pada tanggal 29 April lalu. Namun film adaptasi ini tidak memenuhi ekspektasi tinggi Warner Bros. Jepang karena film ini menduduki peringkat keenam dengan pendapatan yang buruk sebesar 189 juta Yen (sekitar 22 miliar Rupiah) pada minggu pertama dan turun ke peringkat kedelapan pada minggu kedua. Film adaptasi Blade of The Immortal adalah adaptasi manga yang performa box office-nya buruk setelah Ghost in the Shell untuk tahun ini.

Sumber: Crunchyroll