Rekaman Menunjukkan Seorang Polisi Mengejar Pencuri dengan Kecepatan yang Tidak Biasa

May 29, 2017 5:21 pm
Rekaman Menunjukkan Seorang Polisi Mengejar Pencuri dengan Kecepatan yang Tidak Biasa

Mengejar pelaku kejahatan bisa dibilang kewajiban setiap penegak hukum khususnya polisi, sehingga berbagai intansi kepolisian mewajibkan para anggota memiliki badan yang fit agar mampu mengejar para pelaku kejahatan namun apa jadinya bila adegan pengejaran pelaku kejahatan oleh seorang polisi terjadi dalam kecepatan yang tidak seharusnya.

Jepang sendiri bisa dibilang sebagai negara dengan tingkat kriminalitas yang rendah, mungkin hal inilah yang menyebabkan para anggota kepolisian Jepang tidak memiliki kecepatan dan kelincahan yang seharusnya dimiliki oleh seorang polisi.

Beberapa waktu lalu, tepatnya sore hari pada tanggal 23 Mei seorang pria yang merupakan pelaku kejahatan memasuki sebuah toko perhiasan namun belum sempat melaksanakan niatnya, seorang polisi tiba di lokasi kejadian dan adegan pengejaran pun terjadi. Adegan pengejaran yang direkam oleh ANN News berdurasi satu menit 40 detik ini memperlihatkan bagaimana lambatnya pelaku kejahatan tersebut dalam berlari, namun bukan berarti polisi yang mengejar juga cepat.

Walau telah dihalangi oleh seseorang pejalan kaki dan mobil, pelaku ini tetap berlari hingga masuk ke stasiun kereta bawah tanah dimana akhirnya pelaku kejahatan ini tertangkap oleh polisi yang mengejarnya. Tampaknya sang pelaku telah kelelahan sehingga dapat dibekuk oleh polisi yang mengejarnya. Adegan pengejaran ini pun menuai komentar dari beberapa netizen Jepang, berikut ini komentar pada netizen Jepang:

“Pelaku berlari seperti perempuan.”
“Polisi yang mengejar sangatttt lambat.”
“Wow, pria tersebut tampak kelelahan.”
“Aku rasa pria yang merekam ini lebih cepat dari pelaku dan polisi.”

Beberapa waktu kemudian pihak kepolisian mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada yang terluka dalam kejadian tersebut, dan mengatakan pelaku dengan “cepat” dapat ditangkap. Sang pelaku kini tengah menunggu keputusan dari pengadilan, sementara penggunaan kata cepat diatas perlu diteliti lebih jauh oleh para ahli bahasa.

Sumber: SoraNews