Toyota Memulai Tes untuk Prototype Mobil Terbang Buatannya!

June 4, 2017 1:04 pm
Toyota Memulai Tes untuk Prototype Mobil Terbang Buatannya!

The future is here guys! Mungkin dalam beberapa tahun ke depan kita tidak perlu memusingkan mengenai macet-macetan di jalan. Karena bila jalanan lagi macet, mobil terbang sudah bisa menjadi jawaban dari permasalahan tersebut.

Sebuah berita datang dari Aichi, tepatnya perusahaan raksasa otomotif Toyota yang dikabarkan sedang mengembangkan dan melaksanakan uji coba untuk mobil terbang mereka. Sebuah perusahaan start up yang disokong oleh Toyota dapat dilihat sedang mencoba menerbangkan prototype dari model tersebut, dengan harapan produk finalnya dapat menyalakan obor di Olimpiade Tokyo 2020.

Cartivator members prepare for a test flight of their flying car model on a former school ground in Toyota, central Japan, Saturday, June 3, 2017. Cartivator Resource Management, in which Toyota invested 42.5 million yen ($386,000), showed to reporters Saturday a test flight of a concoction of aluminum framing and propellers. It took off several times, hovering as high as eye level for a few seconds, before falling to the ground. (AP Photo/Koji Ueda)

Sayangnya, prototype yang terbuat dari rangka aluminium dan 8 baling-baling tersebut tidak bisa bertahan lama. Karena setelah dia terbang untuk beberapa detik, prototype tersebut jatuh menghantam tanah.

Perusahaan Cartivator Resourece Management merupakan perusahaan start up yang telah disuntik dana 42,5 juta Yen oleh Toyota. Penerbangan tersebut akan dinamakan “Sky Drive“. Prototype tersebut berhasil mengudara setinggi garis mata manusia untuk beberapa detik sebelum akhirnya jatuh kembali ke tanah. Tes ini kemudian harus dibatalkan setelah salah satu baling-balingnya rusak karena hantaman tersebut.

Japan Toyota In Skies and Seas

Tujuan utama dari Cartivator adalah transisi mengemudi dari darat ke udara, bagaimana mereka bisa lepas landas secara mulus seperti di dalam film “Back to the Future” menurut pemimpin proyek, Tsubasa Nakamura. Mobil terbang ini merupakan salah satu dari mimpinya sejak dulu.

Saat ini, perusahaan tersebut sedang mengerjakan desain yang lebih baik dengan bantuan dana dari Toyota. Rencananya, percobaan mobil terbang ber-awak akan segera diadakan pada tahun 2019. Belum ada orang yang sudah mengendarai Sky Drive karena dianggap terlalu berbahaya. Walaupun Casey Neistat sudah mengunggah videonya sendiri sedang ‘naik’ drone.

Analis otomotif Takaki Nakanishi mengatakan kalau bisnis Toyota berkisar di ‘pergerakan’. Semua yang bergerak, termasuk manusia, benda, uang, informasi, energi. Toyota tidak hanya ingin menguasai udara, tapi juga air.

Apakah mimpi mobil terbang bisa direalisasikan di tahun 2020? Apakah hal tersebut bisa jadi solusi kemacetan di Jakarta? Kalau saya kira sih, lebih cepat lebih baik, jadi saya bisa menikmati jalanan yang kosong karena semua orang beli mobil terbang.

Sumber: Japan Today