Mantan Pegawai Konami Dipersulit Bila Ingin Bekerja di Industri Game

June 16, 2017 4:16 pm
Mantan Pegawai Konami Dipersulit Bila Ingin Bekerja di Industri Game

Nama Konami tentu sudah cukup terkenal bagi para non-gamer untuk tahu mengenai perusahaan yang satu itu. Karena namanya pun terpampang dalam banyak acara sebagai sponsor. Walaupun memang perusahaan ini sudah berkembang dengan begitu besar, namun kalau pegawainya sudah keluar dari perusahaan tersebut sepertinya akan susah untuk kembali bekerja di dunia game. Karena diduga perusahaan ini mem-blacklist para mantan pegawainya.

 

hideo-kojima-dan-konami-logo

Seorang ex-Kon berkata, mantan pegawai dihimbau tidak boleh menyebutkan pengalaman bekerja mereka di Konami dalam CV mereka untuk mendapatkan pekerjaan baru. Kalau mantan pegawai bersedia diwawancara oleh media manapun, maka besar kemungkinan mereka akan ditarik ke pengadilan. Salah seorang mantan eksekutif  juga terpaksa menutup bisnisnya karena tekanan dari dunia game.

Mungkin tidak semua mantan pegawai harus menderita dari perlakuan ini, namun ada fokus spesial dari daftar blacklist kepada mantan pegawainya. Fokus khusus ini ditujukan kepada para pegawai yang bekerja untuk Kojima Productions. 2 bulan lalu, seorang eksekutif dari Kojima Pro mengajukan permohonan health care kepada ITC Kempo, penyedia health care untuk industri game namun ditolak. Dikatakan kalau penyebabnya adalah salah satu dewan direksi penyedia health care tersebut merupakan dewan direksi dari Konami.

Memang, perpisahan antara Konami dan Kojima tidak bisa dikatakan mulus, karena selama beberapa bulan pra-perpisahan, status Kojima di Konami sedikit kurang jelas. Kojima bahkan tidak diperbolehkan untuk bekerja dalam game apapun selama beberapa bulan setelah dia keluar. Pesta perpisahan untuk Kojima juga tidak didatangi oleh Presiden maupun CEO.

JOI - ex konami dipersulit terutama kojima pro (2)

Berikut ini merupakan beberapa artikel sebelum dan setelah Kojima berpisah dengan Konami

Sumber: Ars Technica