[C3 AFA Jakarta Interview] Konomi Suzuki, kradness, dan KISIDAKYOUDAN AND THE AKEBOSHIROCKETS

August 23, 2017 4:24 pm
[C3 AFA Jakarta Interview] Konomi Suzuki, kradness, dan KISIDAKYOUDAN AND THE AKEBOSHIROCKETS

Bagaimana hari kamu semua? Semoga saja hari ini cukup cerah buat kamu sama seperti cuaca di luar yang walaupun agak-agak berawan tapi tetap cerah. Bagaimana bila hari ini dicerahkan sekali lagi dengan hasil wawancara antara JOI dengan 3 bintang anisong yang mengisi acara dalam gelaran C3 AFA Jakarta kemarin. Ketiga artis tersebut adalah Konomi Suzuki, kradness, dan band KISIDAKYOUDAN AND THE AKEBOSHIROCKETS.

Konomi Suzuki

JOI - afaid 2017 line up (8)

Q: Ever since your first career as a singer, you have collaborated with other artists such as Dragon Guardian, GILLE, Tatsuyuki Kobayashi, Q-MHZ, and others. How does it feel to collaborate like this? Any unique experience that you can share from this?

Q: Sejak pertama kamu berkarir sebagai penyanyi, kamu sudah berkolaborasi dengan artis-artis seperti Dragon Guardian, GILLE, Tatsuyuki Kobayashi, Q-MHZ, dan masih banyak lagi. Bagaimana rasanya berkolaborasi seperti ini? Apakah ada pengalaman unik yang bisa kamu bagikan pada kami?

A: I have collaborated with a lot of artists, and each artist has given me something that made me what I am today. In particular, my collaboration with Q-MHz-san, my collaboration with Tomokazu Tashiro-san which resulted in my debut single, my collaboration with Aki Hata-san where I sang a song she created — all these memories of my debut that fill me with nostalgia. I am excited to let them know “I’ve grown!”; I want to tell them “I’ve grown!”, and remember feeling so relieved.

A: Aku telah berkolaborasi dengan banyak artis, dan setiap artis telah memberikanku sesuatu yang menjadikanku sekarang ini. Secara spesifik, kolaborasiku bersama Q-MHZ-san, kolaborasiku bersama Tomokazu Tashiro-san yang membuatku berhasil debut single, kolaborasi dengan Aki Hata-san di mana aku menyanyikan sebuah lagu yang dia ciptakan — semua ingatan dari debutku ini membuatku bernostalgia. Aku sangat ingin mengatakan pada mereka, “Aku telah berkembang“; dan aku juga merasa kalau merasakan perasaan yang sangat melegakan.

Q: You decided to become an anisong singer because you watched Macross F, but do you personally like to watch anime? Any favorite title?

Q: Kamu memutuskan untuk menjadi penyanyi anisong karena kamu menonton Macross F, tapi apakah kamu secara pribadi suka menonton anime? Apakah judul favoritmu?

A: I really like the anime “My Hero Academia”.  Every character works hard to become a respectable hero with his personality as a weapon, and I want to cheer them all on. I particularly like Bakugou. He is a very human character and I find that attractive.

In addition, I also like “No Game No Life” where I was in charge of the theme song. In Japan some films were also screened, and I went to see those. I had goose bumps and my tears would not stop. The lyrics of the theme song “THERE IS A REASON” were written about love, but when I saw the movie and the lyrics clicked with it even more.

A: Aku sangat suka anime “My Hero Academia”. Semua karakter berusaha keras untuk menjadi pahlawan yang dihormati dalam seri ini dengan kepribadian mereka sebagai senjatanya, dan aku ingin mendukung mereka semua. Terutama Bakugou. Dia sangat manusia sekali dan aku merasa itu sangat menarik.

Sebagai tambahan, aku juga suka ‘No Game No Life” di mana aku menyanyikan lagu temanya. Di Jepang, beberapa film juga ditayangkan dan aku pergi melihat film-film tersebut. Bulu kudukku merinding dan air mataku tidak berhenti berlinang. Lirik dari lagu tema “THERE IS A REASON” ditulis mengenai cinta, namun saat aku menonton filmnya, lirik tersebut kurasa lebih cocok untuk tema film tersebut.

Q: You debuted as a seiyuu in the serial Lost Song. What made you decide to become a seiyuu?

Q: Kamu memulai debut sebagai seiyuu di serial Lost Song. Apa yang membuatmu memutuskan untuk menjadi seorang seiyuu?

A: During my 20th birthday concert, I was surprised by the announcement that I would be starring in a role on in an anime title. I was so surprised and so happy! I have had plenty of opportunities to work with other voice actors, and the experience always moved me, so it’s a dream for me to become one. The role I playes was “Rin” from “LOST SONG”, so I had to forget about Konomi Suzuki the singer, and bring life to Rin to the best of my abilities.

A: Saat konser di ulang tahun ke 20-ku, aku sangat terkejut dengan pengumuman kalau aku akan menjadi seorang pemeran utama dalam satu judul anime. Aku sangat terkejut tapi juga bahagia! Aku memiliki banyak kesempatan untuk bekerja dengan seiyuu lain dan pengalaman tersebut menggerakkanku, jadi itu adalah mimpi bagiku untuk menjadi seorang seiyuu. Peranku adalah sebagai “Rin” dari seri “Lost Song”, aku harus melupakan mengenai Konomi Suzuki sang penyanyi dan menghidupkan Rin sebaik kubisa.

kradness

JOI - afaid 2017 line up (4)

Q: You collaborate a lot with other artistes. What is your favorite collaboration and why?

Q: Kamu berkolaborasi dengan banyak artis lain, kolaborasi manakah yang jadi favoritmu?

A: It’s “Ochama Sensou” with Reol. Among all the videos I uploaded on YouTube, it’s the one with the highest views — so that’s one of the reasons. But also during the production of my album, Reol the vocalist, Giga the sound creator, and Okiku the illustrator were talking on Skype until the wee hours of the morning, “we should do a song like this”, “these lyrics would be good”, while working on the production together.

A: Bagiku itu adalah “Ochama Sensou” dengan Reol. Dari semua video yang kuunggah ke YouTube itulah yang mendapatkan view terbanyak, jadi itu adalah salah satu alasannya. Namun juga, dalam produksi albumku, bersama dengan Reol sang vokalis, Giga sang pencipta suara, dan Okiku sang ilustrator, kami membicarakannya via Skype sampai pagi, “kita harus melakukan lagu yang seperti ini“, “lirik ini sepertinya oke” sambil membicarakan produksinya bersama-sama.

Q: Is there a particular Indonesian food you want to try?

Q: Apakah ada makanan Indonesia yang ingin sekali kamu coba?

A: I love Southeast Asian cuisine and I often eat it in Japan. When I go to Indonesia, I definitely want to eat nasi goreng and satay! I won’t let those two get away!

A: Aku sangat suka hidangan Asia Tenggara, dan aku sering makan di Jepang. Saat aku pergi ke Indonesia, pastinya aku sangat ingin makan nasi goreng dan sate! Aku harus dapat memakan mereka!

KISIDAKYODAN AND THE AKEBOSIROCKETS

JOI - afaid 2017 line up (5)

Q: KISIDAKYODAN AND THE AKEBOSIROCKETS became popular due to your collaboration with Touhou Project and High School of the Dead. What is your favourite videogame? What is your favourite anime?

Q: KISIDAKYODAN AND THE AKEBOSIROCKETS menjadi populer karena kolaborasimu dengan Touhou Project dan High School of the Dead. Apakah video game favoritmu? Apakah anime favoritmu?

A: Untuk game favorit kami adalah Dragon Quest, dan untuk seri anime, kami punya beberapa yaitu Kino no Tabi dan No Game No Life. Ada sebuah manga yang juga kami suka yaitu Shoukoku no Altair.

A: Our favorite video game is Dragon Quest, and as for anime series, we have some which are Kino no Tabi & No Game No Life. There’s a manga that we like which is Shoukoku no Altair.

Q: Is there a particular Indonesian food you want to try?

Q: Apakah ada makanan Indonesia yang ingin kamu coba?

A: We want to try other things beside nasi goreng! We don’t really like coriander but we will try to overcome it!

A: Kami ingin mencoba banyak makanan selain nasi goreng! Kami tidak begitu suka dengan daun ketumbar tapi kami akan berusaha untuk menaklukkannya!

Sampai situ saja wawancara singkat kami bersama ketiganya, sayang wawancara kami terasa sangat singkat karena keterbatasan waktu dan kesibukan masing-masing. Semoga wawancara di kesempatan berikutnya bisa menjadi lebih baik.