Inilah 7 Alasan Kenapa Wanita Jepang Tidak Ingin Punya Anak

September 20, 2017 6:01 pm
Inilah 7 Alasan Kenapa Wanita Jepang Tidak Ingin Punya Anak

Bila berbicara mengenai Jepang, selain membicarakan mengenai pop culture mereka tentu kita juga berpikir mengenai angka kelahiran mereka yang begitu kecil. Kalau kamu belajar IPS di sekolah dasar, tentu kamu pernah membaca mengenai Jepang yang memiliki pertumbuhan populasi dengan skema piramida terbalik. Artinya, angka kelahiran mereka begitu kecil, namun angka kematiannya pun kecil, jadi banyak orang-orang yang hidup sampai tua, namun tidak diimbangi dengan bibit-bibit muda.

Banyak tanda-tanda yang mengatakan kalau Jepang akan kehabisan orang, bahkan ada yang lebay bilang Jepang sebentar lagi akan punah. Angka kelahiran di Jepang memang terus turun, dan bahkan di tahun 2016 kurang dari 1 juta bayi terlahir di Jepang. Namun kenapa angka kelahiran itu bisa begitu kecil?

Pada bulan Agustus 2017, perusahaan Cook Japan menggelar sebuah survey mengenai kesadaran wanita akan keinginan reproduksi mereka. Namun hasilnya agak mengecewakan, Cook Japan mengumumkan persentase wanita yang ingin punya anak di Jepang hanya 63%, lebih sedikit dari beberapa negara lain yang melakukan survey serupa. Negara lain itu termasuk:

  • Amerika Serikat 79,5%
  • Perancis 80%
  • Swedia 73,5%

Berikut ini adalah 7 alasan dari wanita Jepang mengenai kenapa mereka tidak ingin punya anak:

  1. Karena aku tidak percaya diri untuk merawat anakku sendiri (51,4%)
  2. Karena menjadi orang tua sepertinya merepotkan (44,6%)
  3. Aku tidak tertarik untuk punya anak (40,5%)
  4. Aku tidak suka anak-anak (37,8%)
  5. Karena punya anak butuh uang (35,1%)
  6. Aku tidak percaya diri dengan kekuatan fisikku (24,3%)
  7. Aku puas dengan gaya hidupku saat ini (23%)

Melihat alasan-alasan di atas, sepertinya saya jadi bisa melihat kenapa angka kelahiran mereka begitu kecil, karena banyak yang menganggap menjadi orang tua itu merepotkan atau mereka sudah merasa nyaman dengan gaya hidup mereka sendiri. Namun tentu, hal ini tidak baik bagi sustainability negara itu sendiri. Sebelum ini Kaptain juga sudah menulis mengenai 7 indikator bom waktu demografis Jepang.

Namun aneh juga bila warga Jepang tidak mau punya anak tapi hiburannya malah isinya anime harem, kan kontradiktif.

Sumber: Otakomu
Gambar: Toru Yamanaka/Getty Images