[JOI Spotlight] Fall Anime Season 2017 Edition

October 8, 2017 8:23 pm
[JOI Spotlight] Fall Anime Season 2017 Edition

Selamat datang di JOI Spotlight pertama untuk musim gugur ini, dimana para staf cukup kenyang dengan banyaknya anime yang tayang di akhir minggu. Oleh karena itu mari kita simak berbagai impresi pertama untuk berbagai seri yang sudah mulai tayang.

Action Heroine Cheer Fruits 12 (End)

Kaptain

The curse is broken. Proyek Misaki akhirnya ada yang bisa sukses dan cara menghancurkannya yang melibatkan “kecelakaan” panggung saya akui cukup menarik.

Ini adalah anime 7/10 yang nampaknya di negeri ini cuma saya sendiri yang nonton di musim panas kemarin. A love letter to Tokusatsu Hero Show, yang memang budgetnya tidak tinggi-tinggi amat namun passion-nya ada.

Osomatsu-san S2

Kaptain

Episode pertama dari anime yang sudah hampir 2 tahun tidak tayang ini didedikasikan untuk menghina habis-habisan fanbase-nya. We re back in business dan kekhawatiran saya atas penulisan yang nggak bisa nekat lagi hilang di sini. Semoga aja budget-nya nggak abis buat episode ini.

Pujian terbesar yang saya berikan untuk episode ini adalah 3DCG yang nggak bikin sakit kepala dan AKHIRNYA punya frame-rate yang waras.

Gintama Porori-hen 01

Etherlite

Jadi Porori-hen ini adalah original story yang sifatnya filler. Mengingat habis ini akan marathon arc serius, saya rasa ini adalah keputusan yang baik. Memang termasuk kategori filler, tapi gobloknya tetap 120% koq.

UQ Holder 01

Etherlite

Episode pertama ini sangat memuaskan sebagai fans lama Negima, apalagi waktu Eva bilang ‘A Small Courage is the Real Magic’. Saya sendiri belum baca manganya karena kata Nugrahadi pacenya lambat, lebih baik tunggu selesai baru marathon. Dan saya sendiri agak pesimis dengan anime UQ Holder ini, karena riwayat anime Akamatsu Ken selalu kebanting jauh kalau dibandingkan dengan versi manganya, moga-moga kali ini bisa cukup memuaskan.

Juuni Taisen 01

CRAP YUR HEND

Kaptain

Nisioisin does Holy Grail War. Memang pertarungannya berdarah-darah, but it’s the good dumb kind of edgy. Penyutradaraannya efektif dan animasinya juga kompeten. Aturan main dan insentif kontestan bisa dijabarkan dengan baik, dan saya sangat menghargai para kontestan yang langsung mencari tahu loophole dari aturannya. Memang eksposisinya sering diinterupsi sama monolog mbak babi hutan, tapi itu juga karena orang yang sudah mendorong adiknya sendiri untuk bunuh diri itu cenderung seperti ini brengseknya.

Saya mungkin akan protes dengan kemampuan Sexy Kumagawa Usagi, namun berhubung ditengah episode sudah ditunjukkan lewat kemampuan si wasit bahwa sihir itu ada di setting-nya, saya terima saja deh.

Baru episode satu tapi tinggal 10 kontestan yang tersisa. Melihat akhir episodenya nampaknya tiap episode akan berfokus ke tiap kontestan yang kemungkinan besar akan mati setelah background-nya diceritakan. Dari semua episode pembuka anime musim gugur minggu ini, ini adalah episode favorit saya.

Gundam Build Fighters Battlogue 03

Kaptain

Lebih mendingan daripada episode kemaren, which is not that big of a challenge. Pengennya sih bilang ini sebagai Harmless Hero Show Episode, but the Fumina plamo pushing sure are annoying. Paling nggak “bahan” buat Fumina di booru tambah banyak.

Also Gyanko, she exist i guess.

Just Because! 01

Daripada main heroinenya saya lebih suka dia

Etherlite

1 word: flat. Bagi yang ingin nonton anime romance SMA minim konflik mungkin bisa mencoba. Timeframe anime ini juga rasanya pendek. Mereka baru menyelesaikan semester terakhir di tahun ketiga SMA mereka, jadi mereka hanya punya 4 bulan (kalau tidak diteruskan), jadi 1 cour rasanya selesai. Satu komplain saya adalah muka karakter-karakternya utamanya sedih semua… Mungkin depresi di penghujung masa SMA, sementara masa depannya bergantung pada ujian masuk universitas atau pencarian kerja?

Ricoricorii

Ekspetasi cukup tinggi hancur dalam episode perdana ini. Pace sangat lambat dan seperti kata etherlite, karakter nya pada bermuka sedih semua. Nampaknya akan berujung pada anime romance SMA standar. Tapi kita lihat saja ke depan karena memang baru episode pertama.

Kino no Tabi (2017) 01

Etherlite

First Negima, and now Kino. Two of my beloved series in the past, I’m already loving this season. Note for those who hasn’t watch the old series: ini adalah seri yang filosofis, kalau kalian tidak suka berpikir dalam menonton anime, atau keseharian kalian sudah terlalu membebani pikiran kalian sehingga kalian hanya ingin turn off your brain and laugh, stay clear from this anime. But then again, episode pertama ini JAUH lebih mudah dimengerti dibanding seri lamanya.

Episode kali ini menceritakan negeri yang secara hukum tidak melarang seseorang untuk membunuh orang lain. Mungkin kalian heran, tetapi pada cerita ini ditanamkan psikologi terbalik. Kalau seseorang boleh membunuh orang lain, tentu akan berbahaya bagi diri sendiri dan orang-orang yang dekat denganmu apabila ada orang yang trigger happy di sekitarmu. Solusinya? Karena membunuh diperbolehkan, sebelum orang itu membunuhmu, bunuh saja terlebih dahulu. Selain itu, kamu harus bersikap baik & juga tidak boleh memperlihatkan hostility kepada orang lain, termasuk kepada pendatang, karena mereka bisa sewaktu-waktu membunuhmu. It’s a brilliant concept, tapi sayangnya ada faktor lain yaitu paranoia atau ketakutan terhadap faktor yang tidak dikenal (yang harusnya ditunjukkan sebagai para pendatang) yang tidak dibahas.

Ricoricorii

Seri yang merupakan reboot dari anime nya di tahun 2003. Mungkin yang dulu berlangganan cable TV dan menonton animax akan sangat familiar dengan anime ini. Menceritakan seorang petualang yang bertualang dari satu negara ke negara lainnya dengan ke aneka ragaman tiap negara yang berbeda. Seri yang akan membuat kalian berpkir cukup keras tapi saya sangat menyukainya!

Yuuki Yuuna wa Yuusha de Aru – Washio Sumi part 01

Etherlite

Washio Sumi part hanya mengadaptasi 3 movie pertama menjadi 6 episode anime, karena dulu saya sudah bahas movienya, saya akan skip sampai Yuusha part.

Urahara 01

Kaptain

Versi Harajuku dari Akiba’s Trip, jadi ceritanya lebih berfokus pada fashion dan makanan. Pretty underwhelming so far, penggunaan splitscreen membuat episodenya terlihat murahan dan pemberian eksposisinya juga sangat sangat  menyebalkan. Saya cenderung toleran dengan seri yang kualitas produksinya pas-pasan selama seri tersebut punya premis, tema, dan karakter yang menarik, tiga hal yang sama sekali tidak ada di episode perkenalan ini.

Jadi ya saya tidak ada niat untuk melanjutkannya. Satu-satunya hal unik yang saya dapat dari anime ini adalah magical transformation paling underwhelming dari semua karya fiksi yang pernah saya konsumsi..

Blend S 01

Etherlite

Penerus Working! yang cukup menarik, Maika is good but Kaho best.

Ballroom e Youkoso 14

Kaptain

Setelah 3 episode dengan kualitas produksi yang kompeten, akhirnya budgetnya kering juga. Seperti yang bisa ditunjukkan episode ini, suami istri baru ini sama sekali nggak bisa kerjasama. Thankfully, masalah macam inilah yang membuat cerita season kedua ini jauh lebih menarik karena keduanya sama-sama salah, Chi-chan nggak bisa diajak kerjasama dan Tatara nggak pantas diajak kerjasama, untungnya kompetisi kali ini akhirnya menunjukkan Tatara menggigit balik.

Rival utama season ini juga akhirnya diperkenalkan. Berhubung anime-nya sangat hobi dalam memotong character building moment, saya jadi khawatir dengan Kugimiya versi ini.

Houseki no Kuni 01

Kaptain

Saya baru selesai baca manga-nya sampai volume 8 dan saya sangat merokemendasikan seri ini kalau kalian demen dengan misteri, worldbuilding yang bagus, character development yang sangat dramatis, dan penerapan konsep Ship of Theseus pada karakter. Kalau kalian butuh asupan “Hal brutal terjadi ke anak yang naif” seperti Made in Abyss kemarin apa yang akan terjadi ke Phos bisa jadi alternatif untuk kalian.

Versi super singkat dari premis Houseki no Kuni adalah “Asura’s Wrath + Nier”. Phos adalah kristal yang terlalu rapuh untuk bertarung dan terlalu ceroboh sebagai staf pendukung. Dia diutus oleh Kongo untuk membuat ensiklopedia agar bisa tetap sibuk dan tidak terlalu mengganggu kristal lain, ini adalah kesalahan fatal karena Phos malah menemukan banyak hal-hal yang tidak menyenangkan mengenai fakta dunia yang dia tinggali saat melakukan riset.

Houseki no Kuni adalah manga yang sangat sulit diadaptasi karena penggambarannya yang sangat mengandalkan kontras warna hitam dan putih medium manga itu sulit diterapkan ke animasi yang berwarna. Makanya saya bersyukur anime ini punya cara sendiri untuk mengadaptasi ceritanya dan tidak mengandalkan manga sebagai storyboard.

Shoujo Shuumatsu Ryokou 01

Kaptain

A comfy apocalypse. Cerita lebih kearah mencari kebahagiaan kecil di akhir dunia, which i’m rather fond of. Saya agak keganggu aja sama ankronisme teknologinya, yang kayaknya nyatu antara periode perang dunia dengan perang dingin.

Garo – Vanishing Line 01

Kaptain

It’s a MANime. Ultraviolence ada, JAM Project ada, eksposisi yang minimal tapi efektif ada, cool ass action ada. Cuma shaky cam-nya saja yang menyebalkan. Jauh lebih bagus dari entri Garo sebelumnya dan anime ini adalah surprise hit saya untuk musim ini.

Love Live Sunshine!! S2 01

Kaptain

Banyak yang tidak tahu kalau sekolah yang harus diselamatkan Aqours cuma punya cukup murid untuk satu kelas di tiap tingkatnya, this is the kind of doomed effort that i like. Paling nggak masalah utama season ini langsung diungkap di depan dan nggak kebagi-bagi lagi masalahnya di tiap kelas.

Kekkai Sensen & Beyond 01

Kaptain

Sutradara kali ini untungnya lebih melek dengan kegilaan Hellsalem Lot, jadi saya harap kesalahan season sebelumnya tidak terulang lagi. It still got its glorious insanity & bitchin soundtrack, season ini adalah season yang sangat bagus untuk seri aksi.

Kamen Rider Build 06

bukan_randy

Form Ninja Comic terasa sangat serbaguna terutama dibanding form-form lainnya. Bisa dibilang setara dengan base form dari rider yang tidak multi-form. Writing tiap episode KR Build terasa dibuat secara “profesional” dengan tiap episode selalu diakhiri dengan cliffhanger yang menunjukkan informasi baru tentang misteri plotnya. Sayangnya keluhan yang pernah saya tulis sebelumnya, “gerakan berubahnya Build itu nggak keren”, semakin diperkuat di episode ini di adegan “serius” ketika Sento marah dan kemudian mengocok-ngocok botolnya dengan penuh emosi, dan tentunya ini malah membuat saya tertawa lepas.

Fate/Grand Order

Masih kalah dari Signum, tapi 4 out of 5 not bad lah.

Etherlite

Agak ga niat ngerjain event rerun Halloween, challenge quest-nya juga terlalu mudah bila dibandingkan dengan Nero Fes. Tahun ini tampaknya tidak ada event Halloween baru, karena di machiasobi tidak ada dan minggu depan Epic of Remnant part 3 akan dimulai. Sebelum itu, sekarang fokus farming skill stone, tanebi & QP buat Merlin.

Danganronpa V3

Ricoricorii

Akhirnya versi english dari game ini keluar juga! Baru saja menyelesaikan class trial pertama yang berujung dengan sebuah plot twist dan cerita yang sangat suram. Overall mekanik game nya sama dengan game sebelumnya dengan beberapa tambahan seperti pada class trial, kali ini di debate kita bisa memberikan kesaksian palsu dengan menembakan lie bullet.

Dari segi musik tidak ada perubahan sehingga kita akan langsung merasa familiar. Yang membedakan adalah karakter yang berpatisipasi dalam killing game dan cerita utama yang masih menjadi misteri bagaimana hubungannya dengan 2 game pertamanya.

Sekian JOI Spotlight kali ini. Sejauh ini seri mana yang memberi kalian harapan terbesar? Silahkan sampaikan lewat kolom komentar di bawah.

Header: Pixiv