Hasil Survey 5 Anjuran dan Pantangan Saat Bertemu dengan Wanita Jepang Anehnya Sama

October 11, 2017 4:22 pm
Hasil Survey 5 Anjuran dan Pantangan Saat Bertemu dengan Wanita Jepang Anehnya Sama

Walaupun kata “Jangan menilai dari sampulnya” sering digunakan untuk memperbaiki pandangan buruk dari impresi pertama, seringkali impresi pertama terhadap seseorang menjadi standar utama dalam menilai orang lain berhubung dewasa ini kita akan menemui lebih banyak orang dan waktu berkenalan semaki sedikit. Sehingga tips dalam apa yang perlu dan jangan dilakukan saat berkenalan dengan orang yang ditaksir seringkali dicari-cari, hanya saja survey tips berikut ini memberikan pesan yang kontradiktif dan menyebalkan.

Netizen Twitter bernama @kb_ogp menemukan hasil survey yang mencari tahu hal apa saja yang memberikan wanita impresi buruk atau baik kepada seorang lelaki. Namun seperti yang bisa dilihat di bawah, hasil survey tersebut cenderung kurang membantu:



Hal yang memberikan impresi bagus adalah:

  1. Senyuman yang cerah
  2. Bersahabat saat berbicara
  3. Fashionable dan bersih.
  4. Menatap matamu saat berbicara.
  5. Kepribadian santai dan tenang.

Hal yang memberikan impresi jelek adalah:

  1. Nyengir dengan aneh.
  2. Sok akrab.
  3. Kebanyakan dandan.
  4. Melotot saat berbicara.
  5. Tidak energetik.

@kb_ogp tidak sendirian dibuat bingung oleh data diatas. Namun beberapa netizen lain menemukan arti sebenarnya dari data tersebut:

“Singkatnya, ‘Harus Ganteng.’”
“Juga kaya.”
“Asal ganteng nggak ada masalah kan?”
“Daftar ‘bagus’ itu untuk orang ganteng, sementara daftar ‘jelek’ ya buat orang jelek.”
“Ngebedain memandang dan melotot gimana?”

Jadi ya kembali ke fakta bahwa orang yang dari awal sudah suka dengan seseorang akan melihat semua aksinya sebagai kelebihan. begitu juga dengan sebaliknya. Hasil survey diatas memang tidak membantu, namun hal ini juga menunjukkan bahwa tidak ada cara yang 100% ampuh untuk menjadi lebih atraktif.

Kecuali ya bila kalian kaya dan ganteng, ini bukan otomatis kalian akan dapat impresi pertama yang baik, namun persentase keberhasilannya cukup tinggi.

Sumber: Soranews