[Waifu Wednesday] Akemi Homura

October 11, 2017 5:36 pm
[Waifu Wednesday] Akemi Homura

Puella Magi chain yang paling ditunggu datang! Kali ini kita bahas “Star“-nya dari serial ini, sang Iblis berambut hitam bernama Akemi Homura!

Sehubungan dengan beberapa hal yang tidak terduga, signum jadi berhalangan untuk menulis rubrik kali ini dan saya jadi ketiban mau ga mau harus ngerjain. But let’s do this anyway.

Sebelumnya saya minta untuk para maniak gadis pokerface dan LSBH (Long Straight Black Hair) yang sedang membaca ini untuk mengendalikan hawa nafsunya ya. Kurang lebih saya mengerti kalau Homura itu salah satu chara top-tier di kedua fetish tersebut.

Selembut Dewi jika berhubungan dengan orang yang disayanginya, namun sejahat Iblis kalau sudah tidak lagi peduli. Mungkin inilah deskripsi singkat untuk menggambarkan Homura.

Dan bagi kalian yang sudah menonton movie ketiga, tentu punya panggilan kesayangan baru untuk Homura setelah menonton movie tersebut kan? Yap, julukan yang kita sebut sebagai “Homucifer”. Mungkin video opening ini bisa sedikit me-refresh ingatan kita soal asal panggilan tersebut.

Sudah cukup dapat pencerahan dari videonya? Without further ado, let’s rock Homura!

+ Smartest Puella Magi

Hmph! Orokamono!

Smart is the new sexy. Kecerdasan yang dimiliki Homura menjadikannya sebagai mahou shoujo paling dominan dibanding keempat rekannya yang lain. Singkatnya sih : “She know what to do, and how to do it”

  • Merakit bom? easy.
  • Nyolong suplai senjata dari pangkalan militer? Tinggal bekukan waktu.
  • Meramal masa depan? b*tch please! “Gue(Homura) udah tau kejadian yang akan datang!”

Rasanya daftar pekerjaan yang saya sebutkan diatas bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Atau lebih tepatnya… gadis SMP mana yang kurang kerjaan mau nyolong senjata dari pangkalan militer sih?

+ Calm & Logical

Dalam situasi menjepit sekalipun, Homura sama sekali tidak memperlihatkan muka panik. Dia tetap tenang sambil mengamati kondisi untuk mengambil tindakan yang dirasa paling tepat.

Saya mengerti, rasanya agak berlebihan kalau bilang Homura secara alami memiliki sikap tenang & logis. Karena pada awal kemunculannya, Homura terlihat sangat canggung dan lumayan kikuk. Wajar sih, kelamaan mendekam di Rumah Sakit pasti membuat social sense Homura tumpul.

Sikap tenang & logis Homura justru muncul melalui pengembangan karakternya yang ditempa dengan mengulang-ngulang waktu. Thanks to her “time controlling power”.

Karena Homura sudah tahu apa saja kejadian yang akan datang, dia mengambil langkah preventif yang logis sembari mengingatkan teman-temannya untuk berhati-hati. Walau sayang teman-temannya susah dikasihtahu sih.

Yang sabar ya nak …

+ Pantang Menyerah

Kalau Homura mudah menyerah, tidak mungkin dia rela mengulang waktu berkali-kali hanya untuk menyelamatkan satu kota sekaligus mencegah OTP-nya untuk mengikat kontrak dengan Kyuubey.

Sayangnya kejadian yang berulang tersebut selalu saja diluar kendali Homura. Berapa kalipun Homura mencoba, dia belum pernah sekalipun berhasil untuk mengalahkan Walpurgisnacht, majou super kuat yang mampu meluluhlantakkan seisi Kota. Dan gagal mencegah Madoka untuk mengikat kontrak sebagai mahou shoujo. Berujung pada Madoka yang akhirnya memutuskan untuk menjadi awal & akhir dari siklus (baca : Dewi).

Saya salut dan angkat topi dek Homu. Kamu tetap ngotot meski kamu sudah tahu bakal gagal maning.

– Heartless

Lelah dengan semua kejadian berulang yang selalu diluar kendalinya (baca : mindbreak), Homura jadi cenderung mengabaikan perasaannya. Semua tindakan yang dilakukan Homura murni berdasar pada perhitungan dan logika.

Homura tidak lagi mempedulikan rekannya yang meninggal, kepala putus, atau ditelan oleh majou. Tentu Madoka adalah pengecualian ya, karena tujuan Homura mengulang waktu memang cuma demi dia.

– Obsesif

Buat kamu yang mau dekat-dekat Homura baiknya pikir lagi deh. Homura itu bukan tipe yang mudah didekati!

Soalnya kalau doi sudah tertarik terhadap seseorang, dialah yang akan mendekati orang tersebut. Homu bakal melakukan segala hal (segila apapun, seperti mengulang-ngulang waktu) supaya orang tersebut memperhatikannya balik.

Eww, apa definisi tersebut sudah pantas disebut stalker ya? Agaknya seram gak sih …?

Bonus :

Spoiler : Lets drink tea together next week