[JOI Spotlight] Bless This Darkest Dungeon Edition

October 14, 2017 10:02 pm
[JOI Spotlight] Bless This Darkest Dungeon Edition

Selamat datang di JOI Spotlight, dimana masih ada beberapa seri lagi yang baru saja tayang perdana di musim gugur ini untuk disaksikan. Seperti biasa kami akan memberikan berbagai impresi untuk berbagai seri yang para staf nikmati.

Two Car 01

Etherlite

Ini memang terlambat karena banyaknya anime di hari sabtu & kewajiban IRL seharian ini menyita waktu banyak. tl;dr: Disappointing.

Saya tertarik untuk mencoba anime ini karena character designnya bagus, tapi sayang storynya standard & directingnya ampas. Bagaimana tidak? Adegan-adegan overtaking yang seru malah diganti dengan flashback, terus mendadak menang. Untuk anime sport, ini sangat mengecewakan. Ini memang dipromosikan sebagai seri proyek 10 tahun Silver Link, tapi bagi yang berharap seri ini akan jadi bagus karena silver link bikin Prisma Illya, ingat lagi kalo duit Type-Moon itu kencang.

Verdict? Anime hari sabtu saya sudah diisi Ballroom, MahoYome, Kekkai Sensen, Sangatsu no Lion & Blend S. Two Car had to be dropped.

Gintama Porori-hen 02

Etherlite

Jujur saya ga tau Gin-chan & Umibouzu mukul satu sama lain itu out of respect to Kagura atau mencegah perang antar planet, tapi in the end mereka berhasil bikin that millennial snowflake trauma hormat kepada ayah mertua. Sayang Shinpachi malah bikin dia jadi homo.

Imouto Sareba Ii 01

Kaptain

Kalaupun kalian sama sekali nggak tertarik dengan anime ini, saya sarankan untuk melihat 2 menit pertamanya. Seakan-akan stafnya tahu anime-nya akan dibandingkan dengan Eromanga Sensei, so they go all in.

Menonton episode ini saya jadi bisa lebih paham dengan alasan kenapa seri komedi lebih sering punya momen emosional yang kuat dibandingkan seri drama pada umumnya. Seri komedi yang baik akan membuat kalian bersenang-senang dengan aktivitas karakternya, sehingga lebih mudah bagi kita untuk peduli pada karakter tersebut secara emosional semakin lama kita melihat karakter tersebut.

Episode perkenalan ini dimulai dengan komedi absurd, ditengahi oleh interaksi kepanjangan yang cuma kedengaran cerdas di pikiran penulisnya tapi menyebalkan saat didengarkan orang lain, dan ditutup oleh momen emosional yang sama sekali nggak ada impactnya karena saya belum peduli dengan karakter yang terlibat, an obnoxious jerk & an obnoxious bitch. Singkatnya It blew the emotional load waaaay to early. Sama kayak Nayuta, its pushing way too hard here.

It’s dumb, the curious sort of dumb yang memberi saya material pembelajaran. Jadi saya masih akan memberikannya 2 episode lagi.

Kujira no Kora wa Sajou ni Utau 01

Etherlite

It’s still too early, but I can sense something sad lies ahead. Seri ini punya potensi yang besar, bisa dibilang dark horse of the season. Premisnya menarik, misterinya bagus & bikin penasaran, sementara artnya unik & menyerupai lukisan. Mari kita lihat perkembangannya di beberapa episode kedepan.

Light spoiler: di judul episode 2 ada kanji paus dengan furigana Falena, jadi most likely memang benar, Mud Whale = Falena.

Juuni Taisen 02

Kaptain

“Kemampuan situ apa?”
“Punya mata dimana-mana”
“Apa yang situ tau tentang kontestan lain wahai orang yang punya mata dimana-mana?”
“Nothing”
Oke orang yang punya mata dimana-mana yang nyoba temenan dengan orang yang bukan bagian dari aliansi awal. Kamu bisa dipercaya.”

Seharusnya nggak ada yang kaget kontestan yang mau menang dengan cara yang membosankan dan kelewat meremehkan lawannya mati di sini. So far, dengan kematian kontestan kali ini saya sudah mulai nangkep ritme ceritanya, baik siapa yang akan mati selanjutnya dan pemenangnya. Hanya saja si Ular secara teknis adalah korban pertama, jadi bisa saja tebakan saya saat ini salah.

Episode selanjutnya seharusnya bisa jadi pembuktian atas teori saya ini, namun saya juga mengharapkan ada twist dari ritme ceritanya berhubung ini cerita Nisioisin. I mean dude did Katanagatari, dan target buruan anime tersebut juga punya twist yang menarik.

Osomatsu-san S2 02

Kaptain

Kemungkinan besar saya baru akan memberi lagi impresi episode kalau ada sketsa yang benar-benar stand-out. Bukannya saya nggak suka dengan seri ini, tapi kemungkinan besar saya bakal berulang-ulang nulis variasi dari “Karakternya ngelakuin hal bego” tiap minggunya. It’s still the same absurd heartfelt comedy dan kalian yang ngikutin jelas-jelas tahu apa yang bisa diberikan seri ini.

UQ Holder 02

Etherlite

Ah… jadi itu artinya UQ Holder, 悠久 – Yuukyuu (Eternity) Holder, pemegang keabadian. That’s romantic. Episode ini juga banyak sekali hint dari Negima!, dimulai dari Shinmeiryuu swordsman (or woman?) & konosetsu cut, Naked Eva & Karin dengan seragam Mahora Gakuen. Still early but I’m having so much fun!

Boku no Kanojo ga Majimesugiru Shojo Bitch na Ken 01

Kaptain

Seri kedua yang melibatkan heroine berambut perak yang kelewat nafsu dengan tokoh utamanya. Lebih mendingan daripada Hajimete no Gal berhubung hubungan disini lebih sehat dan nggak diisi oleh orang terburuk sejagat raya. Saya nggak benci seri ini, cuma agak males aja buat ngelanjutin. Sejauh ini nilai tambah animenya adalah penggunaan chapter yang lebih efektif, bouncing titties, dan Aoi Yuuki. Sayangnya untuk kualitas produksi juga saya nggak berharap banyak melihat episode pertamanya.

Amanchu! 13

Etherlite

Amanchu OVA! Di OVA ini, Akari & Aika kembali dengan cameo mengisi suara Akane & Chizuru, teman-teman Teko waktu SMP. Beautiful scenery, peaceful theme and nice message as usual. Season 2 when?

Just Because 02

Etherlite

Yang bisa dibahas sebenarnya ada tapi penyajiannya datar sekali. Mungkin karena standard anime remaja sudah dinaikkan oleh Tsuki ga Kirei.
p.s. Morikawa > Natsume.

Inuyashiki 01

Kaptain

A nonsensical edgy mess, dan khusus karya Hiroya Oku ini, saya menggunakannya sebagai pujian. Karakter seri ini dibagi dalam kategori antara “Living Saint” dan “Darkspawn of Dr. Baron von Luciferevilsatan,” nggak ada yang ditengah-ditengah jadi kalau kalian mengharapkan twist besar yang memuaskan dari karakter yang sudah jelas apa posisinya di seri ini, kalian akan sangat kecewa.

Emphasis di “memuaskan”, saya sudah baca kedepan dan tahu latar belakang karakter itu, dude still a massive jerk. Saya akan terus menonton selama Inuyashiki menjadi fokus utama episodenya.

Yang membuat seri superhero ini lebih segar adalah fakta bahwa tokoh utamanya adalah bapak depresif usia 50an, yang bahagia karena akhirnya bisa membantu manusia lain dan mendapat kemanusiannya kembali. Premisnya memang simplistik, tapi saya gampang berempati dengan bapak yang satu ini, terutama bila bapak tersebut memakai super doxing untuk menyelesaikan masalah. Animasi 3DCG-nya juga lumayan dan 10 menit pertama yang menunjukkan hidupnya itu sangat efektif dalam mengenalkan karakter ini. Begitu juga dengan opening MAN WITH A MISSION yang trippy as hell.

Shoujo Shuumatsu Ryouko 02

Kaptain

It’s still a comfy adventure, namun saya cukup kaget dengan geografi sebenarnya dari setting-nya dan saya jadi paham kenapa teknologi dunia ini campur aduk. Melihat konsep seperti laut dan ikan (yang uniknya datang dari atas) saja dianggap asing, nampaknya dunia ini lebih dulu mati karena dicekik oleh industrialisasi dan perang menghabiskan nadi terakhirnya.

Garo – Vanishing Line 02

Kaptain

Penyutradaan, still great. Anime-nya nggak perlu ngejelasin metodenya Rook cuma efektif untuk Horror yang sudah berubah saja, sementara Sword lebih ingin menghentikan korban berubah menjadi Horror dari awal. Yang sudah kenal seri ini seharusnya tahu modus operandinya Makai Order gimana, sementara yang baru mulai harusnya sudah bisa nangkep cara mereka ngejaga rahasia. Episode ini juga menunjukkan kalau sound directionnya juga bagus banget.

Sekarang penasaran aja timer 99 detik perubahan Garo masih ada apa nggak.

Blend S 02

Etherlite

Saya kira Akizuki itu satu-satunya yang normal disini, how wrong I am. Still a good alternative for Working, with moe parts on steroid. Tenchou bilang minimal mau 2 cewe lagi, kapan that megane Onee-san chara & Shimakaze kw super dapat peran?

Kino no Tabi ~The Beautiful World~ 02

Etherlite

Yet another sad country, karena sudah tidak tahu mesti apa lagi, mereka terbiasa hidup seenaknya. terlihat dari jalanan yang penuh dengan sampah & Colosseum yang tidak terawat. Perilaku penjaga gerbangnya juga minta ditonjok. Saya sendiri sudah curiga mengapa Kino melawan Shizu hanya dengan Moribito, padahal Moribito lebih sering dipakai sebagai senjata rahasia kalau Cannon disarmed, ditambah scene Kino bikin peluru khusus semuanya terbaca.

Tapi yang diluar dugaan adalah rule barunya, yang unlike Kino yang selalu kalem dan dingin, kali ini ia sangat emosional. Selain karena mindset orang-orang sudah rusak (kembali ke perilaku penjaga gerbang maupun orang-orang yang menyuruhnya untuk membunuh Shizu) ditambah amarah karena ‘sang istri’ yang meskipun sudah kehilangan suaminya di kota itu tetap menyarankan Kino untuk mengunjungi kota tersebut. Bagaimana dengan orang-orang yang masih waras? Karena ada peraturan bisa menyerah moga-moga orang-orang itu masih sempat keluar dari kota itu.

Ada beberapa hint spoiler yang mungkin beberapa dari kalian sudah tahu, ketika Kino menolak untuk pergi bersama Shizu. Riku pasti sudah tahu, bagaimana dengan kalian?

“Bagaimana mungkin anjing bisa ngomong!?” Lu juga motor bisa ngomong, pret.

Love Live! Sunshine!! 02

Kaptain

Salah satu protes terbesar saya dari season pertamanya akhirnya dijawab di sini. Anime-nya inget Ruby bisa ngejahit & Mari itu metalhead. Interaksi yang berarti antar kelas juga akhirnya ada. You know what, bisa nggak trio kelas dua minggir lebih sering? atau seenggaknya lebih banyak episode yang fokus ke sub-unit?

Ballroom e Youkoso 15

Kaptain

Kecuali translasi menu latihan Tatara salah, saya kaget dia nggak berubah jadi One-Punch Man. Melihat preview minggu depan langsung ke training camp, kemungkinan besar Grand Prix Shizuoka yang saya juga lupa ada di manga bakal dikebut habis-habisan.

Kekkai Sensen & Beyond 02

Kaptain

Oh hey, they got the Shawarma. Lagu ending-nya nggak sebagus season sebelumnya, then again “Sugar Song to Bitter Step” itu susah banget diungguli. Steven itu karakter yang sayangnya jarang dipake di season pertamanya, makanya saya senang dengan episode ini.

Kekkai Sensen itu seri yang sangat minim eksposisi karena sudah ada aturan “Kita sama ngertinya dengan Leo, Klaus/Steven tahu situasi yang relevan”, namun saya menghargai diperlihatkannya secara langsung insiden Great Collapse dan berbagai usaha untuk bertahan menghadapi bencana tersebut.

Houseki no Kuni 02

Kaptain

Adegan siputnya lebih brutal di sini. Saya juga mulai menghargai casting karakter yang pas untuk seri yang dialognya relatif lebih tajam dibandingkan seri Jepang biasanya. Agak sedih aja animasi 2D cuma ada di ending, namun saya juga paham kualitas action-nya nggak mungkin bisa tahan lama kalau nggak pake CG.

Melihat pace-nya, kemungkinan besar akhir cerita season adalah di patroli musim dingin.

Sangatsu no Lion S2 01

Kaptain

Aneh juga melihat episode intermission dipake jadi pembuka musim dan sakuga episode perdana ditujukan untuk makan cemilan. Our Sad Boy is finally happy, namun tergantung pace ceritanya akan cukup lama sampai kita bisa melihatnya bisa bahagia lagi seperti ini.

Fate/Grand Order

Glasses doll maker-san… Musashi-chan ketemu Aozaki Touko?

Etherlite

Jujur EoR part 3 ini saya mainnya lambat, moga-moga lebih bagus dari cerita Agartha yang kontroversial, tapi waktu saya banyak disita hal-hal lain diluar game ini maupun didalam game ini (farming QP buat Merlin yang masih 8/7/7).

Meninggalnya Grape-kun mungkin masih meninggalkan kepahitan di mulut, oleh karena itu JOI Spotlight juga merekomendasikan manga bisu tentang Shoebill ini, give it watch.

Sejauh ini seri baru apa saja yang membuat kalian optimistis kedepannya? Sampaikan di kolom komentar di bawah.

Header: Danbooru

Sorry. No data so far.