5 Momen Mengejutkan di Manga Tokyo Ghoul

October 26, 2017 2:53 pm
5 Momen Mengejutkan di Manga Tokyo Ghoul

Saya yakin banyak dari pembaca JOI yang sudah kenal dengan serial Tokyo Ghoul. Manga yang gelap, penuh aksi, dan misteri ini sangat membuat kita penasaran dengan kelanjutannya. Bagi yang belum tahu, mari saya jelaskan sedikit.

Tokyo Ghoul bercerita mengenai Kaneki Ken, seorang mahasiswa biasa yang pada suatu hari berubah menjadi sesosok ghoul, makhluk pemakan manusia. Manga ini akan membawa kita menelusuri kehidupan para ghoul, pihak yang melawan ghoul, dan konflik batin dalam diri Kaneki serta perjalanannya menemukan identitasnya.

Di Jepang, manga ini tamat dalam 14 volume sebelum dilanjutkan ke seri Tokyo Ghoul:re. Sementara di Indonesia, manga ini diterbitkan oleh M&C yang volume 5-nya baru saja diterbitkan bulan lalu. Selain manga, Tokyo Ghoul juga sudah diadaptasi menjadi anime, novel, beberapa OVA, dan akan menjadi film live-action juga.

Nah, dari seluruh kejadian di komik ini, berikut adalah 5 kejadian yang paling mengejutkan dan tak terduga.

Artikel ini mengandung spoiler, jadi kalau kalian tidak ingin terkena spoiler, jangan dibaca sampai habis.

1. Kematian Rize Kamishiro, Penyebab Kaneki Berubah Menjadi Ghoul

5-momen-tokyo-ghoul-1

Peristiwa di awal cerita ini merupakan penyebab Kaneki berubah menjadi ghoul. Kaneki yang hanyalah seorang mahasiswa biasa jatuh hati kepada Rize, gadis cantik yang memiliki hobi membaca buku. Setelah berkenalan, mereka pun menjadi akrab. Suatu hari, Rize tiba-tiba menyerang Kaneki dan membuka identitasnya sebagai ghoul sebelum akhirnya tewas tertimpa balok-balok baja. Untuk menyelamatkan nyawa pemuda tersebut, organ Rize ditransplantasi ke tubuh Kaneki, dan membuatnya berubah menjadi ghoul yang dikatakan memiliki tubuh lebih kuat serta kemampuan regenerasi lebih tinggi dari manusia. Jadi, apakah ghoul setangguh Rize yang dikenal sebagai ghoul berbahaya di antara ghoul lainnya benar-benar tewas tertimpa balok baja?

2. Berubahnya Kaneki Menjadi Ghoul Sepenuhnya

Kadar stres yang ekstrem akibat siksaan terus-menerus membuat rambut Kaneki berubah putih. Walaupun rambut putih tersebut adalah penanda, perubahan yang terjadi pada Kaneki bukan hanya sebatas perubahan fisik. Kondisi kejiwaan Kaneki juga mengalami perubahan drastis. Saat disiksa oleh Yamori, sosok “Rize” di dalam dirinya terus menghantuinya dan menunjukkan kelemahannya yang tidak mampu berbuat apa-apa. Rize meyakinkan Kaneki untuk membuang ideologinya yang selalu menyalahkan dirinya ketika orang lain terluka. Dengan menerima “Rize”, pandangan Kaneki terhadap dunia menjadi berubah. Dia memutuskan untuk membuang sisi menusianya dan hidup sepenuhnya sebagai ghoul.

3. Kematian Nagachika Hideyoshi

5-momen-tokyo-ghoul-2

Hide, sahabat Kaneki, bergabung dengan CCG untuk mengetahui keberadaan Kaneki yang menghilang tiba-tiba. Saat CCG menyerang Anteiku, Hide bertemu kembali dengan Kaneki yang terluka parah. Hide tahu Kaneki telah berubah menjadi ghoul, namun tetap mengajaknya untuk pulang. Di tengah kesadarannya yang tidak stabil, Kaneki meminta Hide untuk pergi agar tidak menyakitinya. Begitu tersadar kembali, sosok Hide telah tiada, lukanya menghilang, dan Kaneki bisa merasakan rasa darah di mulutnya.

Walaupun banyak pembaca yang berspekulasi bahwa Kaneki akhirnya memakan Hide, hal tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan Hide pun masih dinyatakan “menghilang”. Berbeda dengan versi anime-nya yang secara jelas menunjukkan kematian Hide.

4. Dokter Kanou dan Para Ghoul Bermata Satu

5-momen-tokyo-ghoul-3

Pada chapter 1, kita bisa melihat Dokter Kanou mentransplantasi organ tubuh Rize ke Kaneki demi menyelamatkan nyawa pemuda tersebut. Walaupun pada awalnya Dokter Kanou digambarkan sebagai dokter yang sangat ingin menyelamatkan pasien, meski harus melakukan hal yang tidak etis sekalipun, pada akhirnya diketahui bahwa Dokter Kanou hanya menganggap Kaneki sebagai kelinci percobaannya dalam membuat ghoul bermata satu. Dialah dalang di balik kemunculan para ghoul bermata satu seperti Kurona dan Nashiro Yasuhisha. Dia rela melakukan penelitian kejam kepada ratusan bahkan ribuan orang demi mencapai hasil penelitian yang sukses. Baginya, Kaneki adalah hasil penelitian terbaiknya.

5. Kematian Kaneki

Peristiwa yang terjadi di penghujung manga Tokyo Ghoul ini mungkin adalah momen paling mengejutkan saat manga ini diterbitkan. Bagaimana tidak? Sang tokoh utama yang merupakan pusat cerita pada akhirnya tewas terbunuh!

Kaneki akhirnya dikalahkan oleh investigator terkuat CCG, Arima Kishou. Hal ini diperkuat dengan percakapan internal Kaneki yang terjadi pada chapter 140. Tentunya hal ini membuat banyak pembaca masih belum sepenuhnya menerima kematian Kaneki dan bertanya-tanya apakah manga ini benar-benar akan berakhir dengan tragedi. Namun, hal ini kemudian terjawab di seri manga Tokyo Ghoul berikutnya, Tokyo Ghoul:re dengan tokoh utama bernama Haise yang dikabarkan mirip dengan Kaneki.

Silahkan kunjungi MangaMon buat kalian yang ingin membacanya secara resmi dan online dalam bahasa Indonesia.