Perempuan Jepang Mengungkap 7 Cara Terburuk Ditinggal Pasangan

October 26, 2017 4:20 pm
Perempuan Jepang Mengungkap 7 Cara Terburuk Ditinggal Pasangan

Ketika ingin mencari pasangan hidup, orang pasti akan melewati keadaan sakit hati harus meninggalkan pasangan atau ditinggal pasangan. Banyak cara dan alasan seseorang akhirnya harus meninggalkan pasangannya.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh “Minna no Koe” terhadap 7.000 responden perempuan Tokyo berumur 30-an, ada tujuh cara terburuk seorang lelaki meninggalkan pasangannya.

7. Aku diputusi ketika perselingkuhanku diketahui (141 responden/1%)

Jawaban yang paling bawah ini benar-benar tidak mengagetkan karena banyak orang yang pasti melihat ini sebagai alasan valid untuk meninggalkan pasangannya. Tapi melihat jumlah responden yang menjawab ini, mereka rasa kalau perselingkuhan mereka boleh dimaafkan.

6. Aku diputusi di tempat kami memiliki banyak memori bersama (245 responden/3%)

Beberapa orang memang tega untuk “menusuk” seseorang dengan memutuskan hubungan mereka di lokasi yang sangat berarti bagi mereka berdua. Tapi mungkin ini bisa menetralisir lokasinya dengan membunuh semua memori indah yang telah dibuat.

5. Aku diputusi setelah kami ribut besar (245 responden/3%)

Walaupun beberapa pasangan mengaku tidak pernah berantem, untuk sebagian besar orang, keributan itu cara natural untuk saling mengerti perasaan dan pikiran masing-masing yang membuat hubungan menjadi semakin dekat. Tapi rasanya ada keributan yang tidak bisa dipulihkan kembali walaupun salah satu dari mereka merasa perpisahan itu bukan jawabannya.

4. Aku diputusi ketika kami pergi berkunjung ke keluarga (658 responden/8%)

Ini situasi yang aneh dan malah membawa semakin banyak pertanyaan seperti apakah perpisahannya terjadi saat kunjungan ke rumah keluarga, dan apakah di rumah pihak perempuan atau pihak laki-laki? Tidak peduli detilnya seperti apa, hubungan bisa terjadi berbulan-bulan tanpa diketahui oleh pihak keluarga kalau di Jepang, jadi mengajaknya menemui keluarga seperti mengumumkan kalau kita ingin menikahinya. Hal ini belum tentu diinginkan oleh salah satu pasangan dan bisa berjalan ke perpisahan ketika sudah terdesak.

3. Aku diputusi melalu email atau LINE (827 responden/11%)

Cara pengecut untuk berpisah dari suatu hubungan adalah menghindari pertemuan langsung dan berpaling kepada kekuatan internet dan aplikasi messaging. Walaupun terlihat dingin, tipe perpisahan seperti ini masih banyak terjadi bukan hanya di Jepang tetapi di dunia.

2. Aku diputusi ketika aku melihat pasanganku selingkuh (1.887 responden/25%)

Walaupun tidak jelas apakah seseorang yang mengetahui pasangan berselingkuh masih ingin menjalani hubungan tersebut, ini masih disebut sebagai salah satu cara paling mengejutkan perempuan Jepang untuk berpisah. Meskipun kaget, rasanya para perempuan lebih baik tidak berhubungan dengan seorang tukang bohong yang suka selingkuh.

1. Aku diputusi ketika suatu hari aku tidak mendapat kabar dari dia lagi dan dia sudah mengganti nomor teleponnya (2.506 responden/34%)

Sepertinya kita semua setuju kalau ini cara yang paling mengejutkan untuk dilakukan seseorang agar berpisah dari pasangannya, apalagi kalau kamu selalu merasa kalau kalian akan selalu bersama. Sepertinya orang yang mengambil langkah paling dingin untuk berpisah ini belum pernah memberitahu tempat kerja atau alamat rumah mereka kepada pasangan mereka. Kalau tidak, sudah pasti mereka akan didatangi oleh yang diputusi. Semua orang berhak untuk dihormati dengan diberitahu kalau hubungannya sudah ingin diakhiri, mau sesulit apapun itu.

Perpisahan tidak pernah mudah, tapi jika sudah harus dilakukan, hindari ketujuh cara di atas agar tidak menyakiti hati pasangan kamu. Jika kalian ingin mencari pasangan hidup, lihat artikel ini untuk mengetahui lelaki ideal untuk dijadikan suami oleh perempuan Jepang.

Sumber: Soranews

Sorry. No data so far.