‘DARLING in the FRANXX’ Tampilkan Visual Baru dan Perkenalan Premis Cerita

November 16, 2017 1:38 pm
‘DARLING in the FRANXX’ Tampilkan Visual Baru dan Perkenalan Premis Cerita

Visual baru dari DARLING in the FRANXX” pada malam Rabu kemarin menampilkan para karakter yang akan hadir di anime yang akan tayang Januari nanti. Anime mecha kolaborasi dari A-1 dan Trigger ini juga akhirnya memperkenalkan premis ceritanya.

Seri ini menceritakan masa depan dimana bumi sudah mati dan umat manusia melarikan diri dengan menggunakan benteng bergerak bernama “Plantation”. Sebuah fasilitas pelatihan bernama Mistilteinn, yang juga dikenal dengan nama “Birdcage”; mengisolasi dan mendidik para muridnya untuk bertarung dengan menggunakan mecha bernama Franxx untuk melawan berbagai monster raksasa yang dikenal dengan nama Kyouryuu.

Code:016 “Hiro” adalah pilot jenius yang karena berbagai alasan, penilaian dan harapan dari institusi terhadapnya menurun sehingga dia tidak bisa menaiki Franxx. Hingga suatu hari dia bertemu gadis bertanduk bernama Zero Two.

Seiyuu beserta peran mereka adalah:

  • Yuuto Uemura sebagai Code:016 “Hiro”
  • Haruka Tomatsu sebagai Code:002 “Zero Two”
  • Kana Ichinose sebagai Code:015 “Ichigo”
  • Yuichiro Umehara sebagai Code:056 “Goro”
  • Nanami Yamashita sebagai Code:390 “Miku”
  • Mutsumi Tamura sebagai Code:666 “Zorome”
  • Saori Hayami sebagai Code:556 “Kokoro”
  • Hiroki Gotou sebagai Code:214 “Futoshi”
  • Shizuka Ishigami sebagai Code:196 “Ikuno”
  • Aoi Ichikawa sebagai Code:326 “Mitsuru”

Atsushi Nishigori (The IDOLM@STER, desainer karakter Gurren Lagann) akan menyutradarai seri ini, Toshifumi Akai (Magi) akan menjadi sutradara pembantu. Nishigori dan Naotaka Hayashi (Girl Friend BETA, Morita-san wa Mukuchi) mengatur komposisi seri. Masayoshi Tanaka (anohana, Highschool of the Dead) mendesain karakter dan menjadi sutradara animasi. Shigeto Koyama (Michiko & Hatchin, Star Driver) akan mendesain mesin. Asami Tachibana (Haikyuu) akan menjadi komposer musik. Hiroyuki Imaishi (Gurren Lagann, Kill la Kill) akan menjadi pengawas aksi. Studio Trigger dan A-1 berkolaborasi untuk memproduksi anime ini.

Jadi kita sudah dapat premis cerita yang tema tumbuhannya sangat kental, yang kemungkinan besar akan membunuh mayoritas karakternya selama ceritanya berlangsung.

Sumber: ANN