[Mascot Monday] Busek-chan

November 20, 2017 5:21 pm
[Mascot Monday] Busek-chan

Halo-halo~ Kali ini adalah edisi pertama dimana Mascot Monday membahas maskot dari organisasi yang sebelumnya sudah pernah dibahas. Yuk mari hapus segala galau gundahmu sambil berkenalan Busek chan!

Busek adalah maskot kedua dari lingkar kreatif Arteza Sketzuela. Mungkin bagi kalian yang lupa, sebelumnya saya sudah pernah bahas majikannya (noni) Zuella pada rubrik yang sama. Jadi rasanya saya tak akan terlalu dalam membahas tentang circle-nya.

busek-suster

Sekedar untuk mengingat kembali, Arteza Sketzuela adalah circle yang memiliki anggota 34 orang yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia dan tidak memiliki kota yang menjadi basecamp khusus. Sejauh yang saya tahu, mereka juga satu-satunya circle Indonesia yang sudah pernah menjadi partisipan di Comiket Jepang. Untuk kalian yang ingin melihat dan ingin tahu lebih banyak lagi tentang Arteza, kalian bisa datangi laman Facebook maupun grup deviantart mereka ya!

Tanpa perlu banyak basa-basi, yuk kita mulai bahasan tentang maskotnya!

Penghapus unyu


Seperti yang sudah pernah dibahas pada edisi Zuella, Busek chan adalah sebuah(?) penghapus yang bertugas untuk menghapus kekurangan kharisma dari Zuella. Nama Busek berasal dari bahasa Jawa yang dapat diartikan sebagai “Pembersihan” atau “Membersihkan“.

Busek dalam wujud aslinya sebagai penghapus

Menghapus pemudaran kharisma dari majikannya adalah tugas sehari-harinya. Dia menjaga supaya Zuella tetap terus memiliki kharisma dalam kadar yang aman. Walau ujung-ujungnya malah Busek sepertinya justru perlahan-lahan menghapus kharisma Zuella dan mungkin bisa saja kelak menggeser popularitas majikannya.

Lebih gemesin daripada tuannya

credits : 「nonani」

Kalau boleh saya punya julukan pribadi buat Busek, mungkin saya akan memanggilnya “Si Pokerface yang menawan”. Soalnya kalau membayangkan scene diatas entah kenapa jadi geli sendiri. Peran yang digambarkan jadi terbalik, karena seharusnya Zuella sebagai majikan yang memberi komando kepada Busek.

Meskipun berstatus sebagai “peliharaan” dari Zuella, entah kenapa saya lebih cenderung memilih Busek ketimbang majikannya. Jadi keingat stereotip sinetron Indonesia yang menggambarkan seorang pelayan yang lebih cantik daripada majikannya dan jadi rebutan xD

Penuh kejutan

I mean, siapa sangka maskot di tahun debutannya sanggup melenggang sampai perempat final? Malah Zuella majikannya sendiri terpaksa harus menyerah di babak 32 besar oleh maskot kami. That aside, Busek yang sejatinya merupakan maskot “nomor dua” dari Arteza saya perhatikan malah lebih mendapatkan ‘hati‘ dari audiens dan juga staf penyelenggara pada kompetisi Nusaimoe musim ini.

Buktinya, pada kompetisi Nusaimoe musim lalu Busek memenangkan 2 award yakni : Most Attractive Awards (penghargaan untuk top-skorer di Nusaimoe), dan Newcomer Staff’s pickHuwihh~ Selamat ya Busek!

Intermezzo :

Which team are you in? ‘Nopan’ Busek or Short skirt Busek?