Fotografer Jepang Memberi Saran untuk Menjaga Keselamatan Cosplayer

November 23, 2017 7:44 pm
Fotografer Jepang Memberi Saran untuk Menjaga Keselamatan Cosplayer

Fotografi Cosplay, terutama di tempat umum seperti konvensi; seringkali melibatkan banyak aturan agar tidak mengganggu pengunjung lain atau membuat cosplayer tidak nyaman. Hal ini biasanya membuat beberapa fotografer ingin mengadakan sesi foto privat/solo yang menimbulkan berbagai masalah lainnya.

@EinTrumpf adalah seorang fotografer profesional yang memiliki saran untuk cosplayer yang bersedia untuk mengikuti sesi foto solo, hanya saja saran yang diberikannya itu lebih kearah peringatan keselamatan:

“Apabila diajak minum saat foto, jangan lepas pengawasan pada minumanmu; saya pernah dengar kasus dimana cosplayer diberikan obat saat sesi pertama mereka. Setelah foto berbahaya diambil, korban seringkali diperas dan diancam”

Minum setelah kerja itu tradisi umum di Jepang, hanya saja aktivitas ini juga bisa digunakan untuk melakukan hal ilegal seperti membius cosplayer yang kurang waspada.

“Bila merasa tidak enak badan setelah minum, langsung ke rumah sakit, jangan ke toilet. Analisis urin dan darah bisa dilakukan dan apabila zat berbahaya ditemukan, tuntutan hukum bisa dilayangkan.”

“Waspadai tangan fotografer, bila dia seperti memegang sesuatu, kemungkinan besar itu adalah jarum suntik. Kriminal seperti mereka itu senang bila korban tidak bisa melawan. Cosplayer pria silahkan hajar pelaku bila menangkap basah mereka”

Bila kalian merasa kasus diatas itu terlalu ekstrim dan paranoid, netizen lain juga berpendapat sama dan Tweet saran miliknya juga sudah dihapus.

“Harus terus mengawasi minuman itu susah banget.”
“Berlaku juga ke korban selain cosplayer, penipu yang ngajak minum itu sering ada.”
“Ini beneran terjadi? Kota besar serem banget.”
“Kenapa sih ada aja orang yang mau masuk situasi macam ini?”
“Nih orang kayaknya kebanyakan baca manga.”

Penggunaan akal sehat seperti “Jangan pergi sendirian”, “bawa minuman/makanan sendiri” atau lapor secara rutin ke orang yang bisa dipercaya saat di lokasi itu mungkin lebih mudah diterapkan. Saran @EinTrumpf diatas memang paranoid, namun tidak ada salahnya tetap waspada di situasi rentan semacam sesi foto pribadi.

Sumber: Soranews