Staff ‘Xenoblade Chronicles 2’ Jelaskan Kenapa Banyak Rare Blade Perempuan

November 29, 2017 1:54 pm
Staff ‘Xenoblade Chronicles 2’ Jelaskan Kenapa Banyak Rare Blade Perempuan

Majalah Weekly Famitsu edisi pekan ini menghadirkan artikel wawancara bersama staff “Xenoblade Chronicles 2” yaitu Tetsuya Takahashi selaku executive director dan Yasunori Mitsuda selaku komposer musik. Artikel wawancara ini mengungkapkan informasi dibalik game RPG ini, termasuk alasan kenapa banyak Rare Blade perempuan.

Berikut adalah rangkuman dari wawancaranya:

  • Rencana untuk Xenoblade Chronicles 2 dimulai pada bulan Juli 2014.
  • Pada saat ini, Monolith Soft masih mengerjakan Xenoblade Chronicles X, tetapi pengerjaan untuk Xenoblade Chronicles 2 tetap dimulai.
  • Xenoblade Chronicles X mengambil arah yang sangat berbeda dari Xenoblade Chronicles pertama. Para developer menjadi “gerah” pada saat mendengar fans mengatakan, “Kenapa kalian mengubahnya?”
  • Pada saat ini, Monolith Soft masih belum tahu spesifikasi dari Nintendo Switch, jadi mereka mulai menyiapkan rencananya sambil membayangkan Nintendo Switch itu seperti apa. Mereka mendapatkan lampu hijau setelah produser Nintendo Hitoshi Yamagami mengatakan, “Ini dia!”
  • Pengerjaan Xenoblade Chronicles X berpusat pada kenikmatan menjelajahi dunia open-world, tetapi Xenoblade Chronicles 2 berfokus pada ceritanya serupa dengan Xenoblade Chronicles. Karena itu judulnya ada angka 2.
  • Tetsuya Takahashi: “Keberadaan Mitsuda-kun (komposer Yasunori Mitsuda) itu seperti kapal induk bagi saya. Saya selalu ingin kembali bekerjasama dengannya setelah tidak lama bekerjasama dengannya.”
  • Beberapa orang merasa memilih Arts sambil bergerak dan mengendalikan kamera di game-game sebelumnya itu sedikit tidak nyaman, jadi kali ini mereka membuat kontrolnya lebih intuitif.
  • Mereka membutuhkan banyak Blade, jadi dari awal sudah diputuskan untuk meminta bantuan dari berbagai desainer karakter.
  • Alasan mereka meminta desain dari luar perusahaan adalah karena Monolith Soft tidak memiliki desainer karakter.
  • Akhir-akhir ini banyak yang memuji 3D modeling kami semakin bagus, tetapi sebenarnya staff yang menanganinya masih sama.
  • Karena dokumen panduan untuk para desainer Rare Blade hanyalah senjata dan atribut, Rare Blade-nya kebanyakan adalah perempuan [tertawa].
  • Termasuk dengan lagu single, Xenoblade Chronicles 2 memiliki jumlah lagu lebih dari 120 buah.
  • Sebelumnya kami menugaskan ACE untuk lagu di field dan Kenji Hiramatsu untuk lagu pada saat bertarung, dan hal ini mendapatkan resepsi yang baik. Mereka mendapatkan tugas yang sama di Xenoblade Chronicles 2. Mitsuda menggubah lagu sekitar 25 buah.
  • Musiknya sendiri extravagant, dan kami ingin mengadakan konser orkestra jika ada kesempatan.
  • Ada beberapa Rare Blade yang sangat langka. Kami harap agar orang-orang yang bermain game ini bisa berbagi cerita soal apa yang mereka dapatkan dengan pemain lain.

Xenoblade Chronicles 2 akan rilis pada tanggal 1 Desember untuk Nintendo Switch.

Sumber: Siliconera