Ramai Peminat, Nusaimoe 2018 Membuka Pendaftaran Gelombang Ke-2

December 9, 2017 5:34 pm
Ramai Peminat, Nusaimoe 2018 Membuka Pendaftaran Gelombang Ke-2

Nusaimoe 2018, kompetisi maskot organisasi moe Indonesia yang seyogyanya menutup pendaftaran peserta baru pada tanggal 2 Desember lalu, kini memperpanjang masa pendaftarannya.

“Pendaftaran Nusaimoe 2018 diperpanjang karena ada permintaan dari beberapa organisasi yang belum sempat merampungkan materi maskot mereka” jelas Meka Medina, founder dari Nusaimoe. “Memperpanjang masa pendaftaran juga membantu panitia dalam menaksir format kompetisi yang sesuai dengan jumlah peserta terdaftar.”

Pengumuman pendaftaran Nusaimoe 2018 gelombang kedua ini pun bertepatan dengan rebrand Nusa Mascot League Corp, organisasi yang membawahi kompetisi Nusaimoe. Rebrand ini mencakup identitas logo baru untuk Nusa Mascot League Corp, dan juga mencakup perubahan logo Nusaimoe dan kompetisi saudaranya, Nusaikemen.

“Rebrand dari Nusa Mascot League Corp ini merefleksikan dua sisi, Nusaimoe dan Nusaikemen. Dua kompetisi ini merupakan satu kesatuan dalam Nusa Mascot League Corp,” tambah Meka. “Identitas baru ini mewakilkan visi-misi kami dan menyajikannya dalam citra yang lebih segar.”

Pendaftaran peserta baru Nusaimoe 2018 dapat diakses melalui link http://bit.ly/2ApEMmU hingga tanggal 30 Januari 2018.

Nusaimoe merupakan kompetisi yang mempertandingkan maskot-maskot dari organisasi kreatif Indonesia. Organisasi yang fokus pada bidang lingkar kreatif, media massa, niaga, hingga komunitas regional, dapat berpartisipasi dalam kompetisi maskot yang melibatkan para fans. Kompetisi Nusaimoe telah berjalan selama dua musim dengan dua pemenang, yakni Itazaki Akane dari komunitas Ita Indonesia di tahun 2016, serta Koshka Buitenzorg dari komunitas Neko Airsoft di tahun 2017.

Nusaimoe juga mengenalkan maskotnya sendiri yang bernama Nusa Suryani. Nusaimoe merilis komik strip Nusa-chan & Friends yang menampilkan Nusa-chan dan karakter maskot organisasi peserta, demi mewujudkan misi Nusaimoe mengenalkan properti intelektual karya organisasi kreatif lokal.

Sorry. No data so far.