[JOI Spotlight] Holiday Earworm Edition

December 17, 2017 4:42 pm
[JOI Spotlight] Holiday Earworm Edition

Mungkin earsheep atau earalien lebih tepat. Seperti JOI Spotlight biasanya, minggu ini kami akan memberikan impresi para staf JOI untuk berbagai seri yang sudah tayang kemarin.

Imosae 10

Kaptain

Bukan hanya satu, tapi dua montage kencan mbosenin dari sang boring asshole. Saya nggak peduli dengan situasi keluarganya ataupun bagaimana masalah ini akan diselesaikan. Karena kemungkinan besar beres atau nggak dia bakal tetep jadi cecunguk seperti biasanya.

Dan Haruto masih komplain soal animenya, we got it Hirasaka, situ gak suka anime Haganai.

Juuni Taisen 11


Kaptain

Yak, bukan timeloop. Kemampuan Tikus ternyata savescumming dan melihat dia harus “mainin” rute yang gagal, pantesan aja dia males-malesan di semua kemunculannya. Masih ada satu episode lagi yang kemungkinan besar akan nyeritain latar belakangnya dan apa permintannya.

Saya akan jelaskan lebih detil kelemahan utama adaptasi ini minggu depan. Sekarang saya langsung aja bilang bahwa adaptasi ini bisa diselamatkan bila tiap episode itu menceritakan rute gagalnya si Tikus. Tiap episode bisa buat dia mengenal lebih baik kontestan lain sekaligus memberi misteri untuk penonton tentang bagaimana dia bisa ngalahin kontestan semacam Usagi.

UQ Holder! 11

Etherlite

Heh? Hah? Clone Negi + Asuna? Asuna jadi sacrifice di inverse Mars? Yaldabaoth? Too many shocking truth tanpa penjelasan maupun waktu untuk meresapi kenyataannya. Either way episode berikutnya adalah episode terakhir, habis itu bisa marathon manganya.

Kujira no Kora wa Sajou ni Utau 10

Etherlite

Kekurangan waktu untuk ceritanya? Let’s cram them up! Mulai dari funeral, lanjut kondisi post war, kasih selingan bumbu fanservice, lanjut suou diplomasi dengan negara lain sambil bugil, ended with Kokalo being…. whatever it’s supposed to be. All in 24 minutes, bukan hanya mengikutinya tidak puas, feelnya pun tidak tersampaikan. Mana Ema main kabur aja sebelum menjelaskan sejarah Falaina…

Kino no Tabi 11

Etherlite

Masa lalu Kino, or rather, the one who’s supposed to be Kino. Mungkin kalian berpikir itu adalah negara yang barbar, tidak manusiawi, etc. Tapi memang pada jaman dulu banyak hal serupa. Meskipun tidak se-extreme yang digambarkan disini, banyak upacara simbolis untuk menjadi dewasa, dengan berburu atau contoh lainnya. Perihal anak meneruskan usaha orang tua juga sampai sekarang masih banyak. Yang tidak enak adalah menganggap bahwa anak itu property of their parents, kalau gagal boleh dibuang.

Let’s not discuss how a little girl driven a heavy motorcycle, memang plothole tapi at this point ga begitu penting. We’ve seen Kino’s early days, now I want to see her meeting her master & undergoing hellish training. Tapi kayaknya ga akan sempat, karena episode berikutnya adalah episode terakhir. Are you enjoying this series so far?

Fun fact: di novelnya dibuat seolah-olah travelernya itu Kino yang sekarang, pada akhir chapter baru ketahuan kalau sebenarnya sedang menceritakan masa lalu Kino. Di anime jelas tidak bisa ditiru karena visual dan suaranya jelas berbeda dengan Kino yang kita tahu.

Shoujo Shuumatsu Ryokou 11

Kaptain

Dangit Yuu, layoff the power trip. Peliharaan baru mereka berguna banget di perjalanan ini, tentu saja pertanyaan tentang kenapa mahluk yang bisa mengendalikan elektronik ini bisa ada jadi tambah besar. Untuk pertama kalinya mereka tiba ketempat yang seharusnya tidak mereka kunjungi, baik karena apa yang disembunyikan kapal selam(?) ini dan fakta bahwa ini kapal nuklir. Saya nggak yakin perlindungan radiasinya masih tahan.

Garo – Vanishing Line 11

Kaptain

Di episode Kino no Tabi Bloodborne Garo kali ini kita tiba di sebuah kota dimana semua orangnya bersenjata dan diteror oleh monster misterius. Saya tahu ini bukan Amerika, tapi saya penasaran situasinya seburuk apa di daerah ini sampai pemerintah menyerah dan masyarakatnya jadi independen. Kembali ke format monster of the week yang kali ini Horror-nya lebih cerdas. Oke nggak juga sih, siapa sih yang ngeliat orang macem Sword terus mikir “Oke orang yang bisa ngancurin mobil pake satu tangan ini aman diserang dari depan”.

Yuuki Yuuna wa Yuusha de Aru -Yuusha no Hen- 04

Episode serius & sedih gini masih sempat bikin joke megalopolis

Etherlite

TAKAHIROOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!!!!!!!!!!!! Kalau ketemu pengen nonjok rasanya. Pertama yang dibahas adalah kejadian pada akhir season 1, ketika semua yang dijadikan sacrifice untuk mankai kembali. Kembali begitu saja? No they don’t, lebih tepatnya mereka diberikan fungsi organ yang baru oleh Shinjyu-sama, untuk menggantikan yang telah rusak dengan sange. Ini kembali menjelaskan mengapa mereka perlu waktu pemulihan sampai semuanya kembali normal, meskipun sebenarnya bukan pemulihan, tapi membiasakan diri dengan parts baru di badan mereka. But on Yuuna’s case, her body was destroyed beyond limit, thus she was given a new body. Ini menjelaskan kenapa Yuuna butuh waktu lebih lama untuk sadar dan waktu dia pusing di stage school festival.

Tapi badan baru Yuuna ini lebih special, istilahnya Misukata (御姿: Honorable body). Karena Yuuna punya badan ini, Yuuna yang tidak punya aptitude sebagai miko bisa menggantikan Tougou yang menjadi tumbal di episode kedua, dan masih bisa keluar dari flame world. Tapi sayangnya kutukannya masih berjalan… dan selama itu dia akan terus menderita, tanpa bisa memberitahu siapapun… dan kemungkinan besar tidak akan bisa bertahan sampai musim semi (kira-kira dalam 3 bulan).

Solusinya? Memang belum dibahas di animenya, tapi paling logis sebenarnya dengan cara mengalahkan dewa yang memberikan kutukan ini, atau mungkin dibuatkan misukata baru oleh Shinjyu-sama. Tapi ini Takahiro, jadi persiapkan kokoromu karena penderitaan ini kemungkinan masih ada kelanjutannya.

Side note: this is unconfirmed, tapi memang logonya sama

Blend S 11

Etherlite

Saya paham ini genrenya love comedy, tapi ‘love’nya full blown sekali episode ini. At least ada satu kemajuan, kita jadi paham kalo tenchou itu bukan main hero, tapi main heroine.

Love Live! Sunshine!! 11

Kaptain

PSA: Tolong jangan ngelepas balon di deket laut. Susah dibersihinnya, apa lagi ini sampah plastik. Festival kali ini lebih seperti pemakaman untuk Uranohoshi. Tinggal final yang tersisa, dan saya penasaran bagaimana cerita Aqours akan ditutup karena jujur saja penutup di episode ini sebenarnya sudah bagus.

Houseki no Kuni 11

Kaptain

Time for Alex to let it rip. Minggu ini itu hari yang melelahkan secara emosional karena saya berturut-turut nonton episode tentang peliharaan kesayangan. Walaupun untuk seri ini penyelesaiannya lebih tragis, memang sakuga aksinya tidak sebanyak kemarin tapi perpisahan dengan Shiro di sini presentasinya sangat bagus.

Hal favorit saya dari pengungkapan hubungan Kongou dan Lunarian adalah semua orang sudah tahu, kita sebagai penonton juga sudah tahu, namun Phos sebagai si anak bungsu baru mengetahui bahwa orang tuanya ini mungkin tidak jujur tentang sesuatu.

Sangatsu no Lion 32

Kaptain

You’re a good person, Pigeon Man. Untungnya masalah peliharaan di episode ini berakhir jauh lebih baik dibandingkan seri di atas. Karakter yang di seri lain itu posisinya selalu sekali nunjukin langsung buang diberikan salah satu backstory favorit saya dari seri ini. Dia menghormati orang seperti Rei dan Nikaidou, dan dengan kembalinya Gin sekarang dia bisa memulai lagi perjuangannya sebagai pelatih merpati dan pemain Shogi.

Hina akhirnya bisa tersenyum lagi, you did well Rei. Arc Bullying ini memang belum kelar, tapi setidaknya dia bisa istirahat untuk sementara.

Kekkai Sensen & Beyond 11

Kaptain

Iniliah cara bikin antagonis end-season yang sesuai untuk seri ini. Dengan memberikan masalah yang benar-benar personal untuk Leo yang cuma dia saja yang bisa ngurus. Saya sangat ngehargai Leo yang nggak sengaja ngebuat satu warnet mati, ini tanda kalau dia sudah jadi penduduk sejati Hellsalem’s Lot.

Ballroom e Youkoso 24 (End)

Kaptain

Maaf beberapa minggu kemarin saya nggak ngulas episodenya. Akhirnya masuk ke cerita yang memang sudah ngelewatin manga-nya dan saya sendiri nggak nyangka Tatara dan Chinatsu menang. Pasangan ini akhirnya bisa resmi juga, walaupun saya akan menunggu manga-nya nyampe di adegan di atas karena saya yakin impact-nya lebih kuat.

Di episode penutup ini, dengan berat hati saya mengatakan ini bukan adaptasi yang bagus, terlalu banyak momen bagus baik untuk komedi, klimaks, dan perkembangan karakter yang dipotong. Hal ini mengakibatkan pacing yang berantakan dan karakter yang jadi lebih menyebalkan karena sisi baik mereka jadi nggak banya ada kesempatan untuk muncul. Saya juga nggak bisa ngerekomendasiin untuk melihat tariannya karena kebanyakan juga gambar statis, sehingga untuk seri yang sangat mengandalkan presentasi bagus dengan impact yang kuat membuat adaptasinya susah diterima.

Kirara Fantasia

Lupa screenshot punya saya tadi, ini punya teman

Etherlite

Iseng nyoba begitu dengar kalau bisa reroll tanpa reinstall, setelah reroll beberapa puluh kali akhirnya dapat 3 SSR, tapi bukan waifu masih meleset dari target saya. Kalau dapat Yuno-Aoba-Karen mungkin lanjut coba main, tapi sayangnya beberapa ratus kali reroll kemudian malah freeze. Setelah restart malah jadi harus download ulang 1GB data. How about no.

Either way saya dengar gamenya banyak dibash karena system yang mengharuskan gacha yang banyak hanya untuk limit break, dan bug yang masih luar biasa banyak padahal waktu development yang panjang +2 hari unlimited maintenance works. Anyway, back to FGO.

Fate/Grand Order

Etherlite

GOLD LANCER!!! Cih, di-spook Meduseless…

Sekian JOI Spotlight kali ini. Maaf bila Spotlight minggu depan dan artikel lainnya terlambat karena para staf juga akan liburan akhir tahun. Kami akan sebisanya memberikan impresi akhir untuk seri yang akan tamat minggu depan.

Header: Karasu_S