Platinum Games Ingin Buat & Rilis IP Buatan Mereka Sendiri

January 3, 2018 12:25 pm
Platinum Games Ingin Buat & Rilis IP Buatan Mereka Sendiri

Platinum Games adalah salah satu studio yang terkenal karena game buatan mereka selalu memiliki kualitas gameplay yang tinggi seperti Metal Gear Rising: Revengeance, NieR: Automata, Bayonetta, dan lainnya. Tetapi sayangnya game-game ini bukan milik mereka, tetapi dilisensi dari publisher-nya.

Tetapi tentunya hal ini membuat mereka ingin memiliki IP milik Platinum Games sendiri. Melalui wawancara bersama GameInformer, Atsushi Inaba selaku head of development and producer mengatakan bahwa mereka tengah menyiapkan IP buatan mereka sendiri yang akan mereka rilis sendiri tanpa lewat publisher.

Berikut adalah kutipannya:

Jadi Platinum sedang berfokus apa akhir-akhir ini?

Atsushi Inaba: Salah satu hal yang Platinum tengah berfokus adalah sedang mencari IP milik kami sendiri, membuat game milik kami sendiri. Hingga saat ini, kami tentunya mengerjakan IP orisinal untuk berbagai publisher. Kami juga mengerjakan IP Hollywood untuk publisher lain. Tetapi kami semakin tertarik dengan ide untuk merilis dan membuat game milik kami sendiri.

Jadi bagaimana statusnya? Bagaimana prosesnya untuk kalian?

Inaba: Selama tahun kemarin, kami membuka perusahaan dengan ide “Siapa saja bisa mengajukan game,” dan pada tahun lalu kami mendapatkan sekitar 70 design document dari berbagai orang. Dan jika kalian menghitung ide acak lainnya, mencoret di kertas, akan lebih banyak lagi jumlahnya. Jadi pada tahun ini kami mulai menentukan apa yang ingin kami fokuskan dan tidak difokuskan, dan terus hingga kini kami memiliki 2 desain yang tengah difokuskan.

Apakah semua idenya adalah game yang semakin besar, atau kalian melihat bagaimana indie scene saat ini? Apakah kalian mempertimbangkan game bergaya indie yang kecil?

Inaba: Kami tidak bisa membuat game AAA yang nilainya lebih dari 10 juta dolar, karena kami tidak memiliki uang seperti itu sebagai developer independen. Tetapi, kami tidak berencana untuk mengambil rute indie yaitu hanya beberapa orang dari tim yang membuat game, jadi kami akan mengambil langkah yang tengah-tengah, mungkin sekitar 20 orang yang akan mengerjakan game-nya, jadi itu adalah [ukuran] yang cukup sehat.

Apakah kalian melihat apa yang orang-orang lakukan di Jepang atau di Barat, contohnya game-game seperti apa yang terdapat di sana?

Inaba: Daripada melihat apa yang dilakukan oleh perusahaan lain, bagi kami alasan ingin melakukannya adalah kami ingin memberi motivasi kepada orang-orang yang bekerja di sini. Kami ingin memberi mereka kesempatan untuk membuat game mereka sendiri. Meski begitu, jika kalian menaruh 20 orang untuk pengerjaannya, game-nya harus berdasarkan brand dan topik, dan tentu ketika orang memilikirkan brand Platinum Games, mereka mengharapkan game action yang hardcore, kan? Itu yang sedang kami teliti. Jadi kami harus berhati-hati akan hal tersebut. Kami ingin mengejutkan fans dengan game independen dan berharap dapat dukungan dan fans kami. Kami tidak ingin mengejutkan mereka dengan, contohnya, dengan menghadirkan game membuat pakaian putri, atau sesuatu yang seperti itu. Itu bukanlah orang yang harapkan dari Platinum Games.

Saya akan tertarik dengan apa yang kalian lakukan untuk game membuat pakaian putri.

Inaba: Sebenarnya, seiring kami melakukan proses seleksi, terdapat satu game yang direksinya seperti itu, tetapi ketika kami mencapai tahap pemilihan terakhir, semuanya berpikir, ‘Ya, game ini tidak mungkin dilakukan [tertawa]’.”

Apakah ini merubah direksi kalian untuk merilis game AAA yang besar? Jika kalian merilis game sendiri, apakah ini akan mempengaruhi relasi kalian dengan publisher lainnya?

Inaba: Pertama-tama, kami akan terus membuat game AAA untuk publisher lainnya dan tentu karena, lagi, kami tidak memiliki cash flow untuk mengambil resiko untuk merilis game sendiri. Untuk bisa melakukan game AAA dengan resiko sebesar itu, kalian harus bersama perusahaan besar, contohnya publisher. Kami merasa bahwa kami merilis game sendiri, berdasarkan scope dan skala-nya, akan mengganggu relasi dengan publisher lainnya karena, sekali lagi, gaya, ukuran, dan scope dari game-game yang kami kerjakan bersama mereka jauh lebih besar dibandingkan game ini hingga mereka sadar bahwa kami tidak berkompetisi di pasar yang sama.

Melakukan sesuatu oleh kami sendiri, merilisnya sendiri, semuanya adalah tantangan bagi kami, tetapi saat ini semua orang sangat bermotivasi dan mengerjakannya. Jadi bagi semua fans, baik yang membaca situs atau majalah, tunggu sesuatu yang keren dari Platinum.

Kalian bisa baca wawancara lengkapnya di GameInformer.

Sumber: Siliconera