Misteri Cerita ‘Fate/Extra Last Encore’ Juga Disembunyikan dari Para Seiyuu

January 30, 2018 2:04 pm
Misteri Cerita ‘Fate/Extra Last Encore’ Juga Disembunyikan dari Para Seiyuu

Fate/Extra Last Encore sudah tayang untuk umum minggu lalu, namun pada 27 Januari sebuah penayangan awal yang menayangkan episode pertama dan kedua diselenggarakan di Jepang.  Pada acara itu juga Atsushi Abe (Hakuno) Sakura Tange (Nero) dan Kana Ueda (Rin) berbicara tentang tantangan dari pemeranan karakter anime ini.

Untuk kalian yang sudah memainkan gamenya tentunya kalian bisa melihat berbagai perubahan cerita walaupun konsep dasarnya sama. Para seiyuu juga membicarakan tentang perubahan ini dan mengaku pada saat rekaman mereka hanya diberi informasi yang relevan pada sesi itu saja. Singkatnya mereka juga tidak tahu apa-apa tentang progresi ceritanya.

Berkat perubahan ini tiap seiyuu juga menyesuaikan akting mereka. Abe mengatakan bahwa akting Hakuno di sini berbeda dari versi Drama CD. Tange menekankan bahwa penggunaan bahasa Hakuno anime ini lebih maskulin. Abe tidak bisa menjelaskan lebih detil namun dia merasa Hakuno ini dipenuhi misteri. Dari observasi saya sendiri ini kemungkinan besar karena Hakuno Last Encore memiliki keribadian berupa “Sangat benci bulan”.

Tange menjelaskan perbedaan Nero dari anime ini dibandingkan gamenya. Di versi game yang digambar oleh Wada Arco, Nero terlihat lebih “tomboy” akibat ekpsresi yang kebanyakan disampaikan oleh gambar statis, sementara di versi anime ini ekspresi Nero lebih hidup sehingga Tange memutuskan menggunakan suara yang lebih “manis”.

Perlu diingat bahwa Fate/Extra telah rilis 8 tahun yang lalu. Entah cerita macam apa yang disembunyikan dari para pemerannya. Berhubung Last Encore ditulis dari awal sebagai anime oleh Nasu kita kemungkinan bisa melihat cerita yang tidak sempat diimplementasikan di gamenya.

Sumber: ANN