Mangaka Reiji Yamada Menjelaskan Kenapa Musim Kedua ‘Osomatsu-san’ Kurang Laku di Jepang

April 10, 2018 4:54 pm
Mangaka Reiji Yamada Menjelaskan Kenapa Musim Kedua ‘Osomatsu-san’ Kurang Laku di Jepang

Osomatsu-san adalah salah satu seri paling populer dari tahun 2015 sampai 2016 kemarin berkat humornya yang sangat kontroversial dan berbagai cerita yang merupakan parodi seri fujoshi. Hanya saja musim keduanya yang berakhir bulan lalu bisa dibilang nyaris tidak terdengar bla dibandingkan musim sebelumnya. Mangaka Reiji Yamada (Zebraman, Zetsubou ni Kiku Kusuri) lewat acara “Yamada Reiji no Nico Rondan Jihyo” memberikan pemikirannya atas fenomena ini.

Yamada melihat Osomatsu-san sebagai seri yang meregenerasi fokus komedi mereka ke parodi terhadap berbagai seri yang populer dengan kalangan fujoshi. Hanya saja seri ini malah populer di kalangan tersebut karena memberikan perspektif yang jujur terhadap berbagai seri tersebut. Hanya saja popularitas ini malah membuat stafnya lebih berhati-hati dalam menghadapi demografi ini dan hasilnya tipe komedinya jadi lebih banyak menggunakan komedi vulgar atau sketsa pendek yang repetitif.

Yamada melihat faktor terbesar kegagalannya adalah 2 tahun jarak antara kedua musim. Aspek produksinya banyak berubah dan hal ini paling jelas ditunjukkan dengan penulis yang cuma Shu Matsubara sendirian saja, sementara di musim sebelumnya ada 3 penulis untuk membagikan beban dan memberikan variasi humor. Hal ini membuat komedi musim keduanya kurang segar dan Pop Team Epic yang hadir di musim yang sama dan memiliki format humor yang lebih segar serta variatif memangsa pangsa pasar seri komedi pada waktu itu.

Yamada percaya Matsubara menyadari kekurangan ini dari musim kedua Osomatsu-san namun hanya bisa bergantung dengan humor seronok saja untuk sumber materinya. Kombinasi berbagai faktor di atas menyebabkan menurunnya secara drastis popularitas seri ini.

Untuk kalian yang belum menonton musim keduanya, humor parodi fujoshi yang saya ingat cuma di episode pertama dan terakhir saja, bahkan ada gag dari para karakter yang kalau tipe humor itu sudah mati. Saya juga melihat jarak antara kedua musim mematikan momentum seri ini dan tidak adanya peningkatan berarti dari humor seri ini yang berkali-kali mengakibatkan kontroversi. Yang saya duga akibat tekanan pada satf untuk lebih bermain aman.

Sumber: ANN