Apakah Bisnis Pachinko Menuju Kebangkrutan? Studi Menunjukkan Penurunan Pemain

April 16, 2018 12:40 pm
Apakah Bisnis Pachinko Menuju Kebangkrutan? Studi Menunjukkan Penurunan Pemain

Sebuah studi yang dilakukan oleh institusi Riset Yano yang berpusat di Tokyo mengeluarkan hasil analisis mereka terhadap industri pachinko, dan angkanya tidak terlihat begitu bagus.

Pada akhir Desember 2017, para peneliti menghitung ada 10.258 tempat pachinko di Jepang, dan angka itu sebenarnya tidak banyak. Ada 420 tempat pachinko tutup pada tahun itu, yang berarti sekitar satu dari 25 tempat pachinko tutup selamanya pada tahun 2017.

Yang lebih mengejutkan adalah 177 perusahaan yang mengurus tempat pachinko bangkrut pada tahun 2017, dan yang tersisa hanya 3.244. Berarti ada lebih dari lima persen tingkat “kematian” untuk operator pachinko pada tahun itu.

Pachinko Tutup Pic 1

Jadi apa penyebab penurunannya? Satu hal yang ditemukan para peneliti adalah semakin banyaknya pilihan hiburan yang dapat diakses oleh orang Jepang dalam waktu sangat cepat. Walaupun Jepang sangat pelan dalam mengadopsi browsing Internet di PC, smartphone dengan sangat cepat menjadi sebuah norma, memberikan orang akses di mana saja untuk mendapatkan materi bacaan, video, dan game. Hal ini sangat mengubah pilihan hiburan di daerah-daerah pedesaan, yang biasanya hanya ada tempat pachinko sebagai pilihan hiburan.

Walaupun banyak seri anime dan game yang dilisensi oleh para pengembang mesin pachinko untuk menarik orang-orang muda, pachinko secara umum terlihat sebagai tempat untuk para orang tua menghabiskan waktu mereka.

Pachinko Tutup Pic 2

Sebuah situs survei, Shirabee, bertanya kepada 235 lelaki dan perempuan yang semuanya bilang senang berjudi, apakah mereka merasa uang yang mereka keluarkan untuk pachinko dan permainan bertaruh lainnya adalah buang-buang uang, dan 62,5% dari umur 20-an mengatakan ‘iya’, dan juga 63,1% dari umur 30-an. Angka itu lumayan berbeda dibandingkan dengan 48,8% responden yang berumur 40-an, 54,3% yang berumur 50-an, dan hanya 46,5% yang berumur 60 dan lebih tua.

Hasil tersebut mengatakan, sangatlah susah untuk meyakinkan anak muda Jepang kalau duduk di tempat pachinko itu seru. Beberapa akan berargumen kalau transaksi mikro yang random (gacha) di game-game smartphone juga sebuah bentuk perjudian seperti pachinko, tapi akan ada yang membalas minimal para pemain gacha tersebut tahu dia akan dapat sesuatu untuk game tersebut, sedangkan sebuah permainan pachinko sering tidak memberikan kita bola yang cukup untuk bahkan menukar snack.

Dengan masih lebih dari 10.000 tempat pachinko tersisa, bukan berarti mereka akan hilang dalam satu malam. Tetapi diperkirakan jumlah pemain pachinko yang aktif di Jepang sudah turun dari 30 juta orang di tahun 1994 ke 9,4 juta orang saja sekarang.

Kalau tren tersebut berlanjut, tempat pachinko akan sama nasibnya dengan pemandian umum, yang dulu ada di mana-mana di perkotaan Jepang namun sekarang menjadi sangat jarang.

Sumber: Japan Today