Film Layar Lebar ‘Sayonara no Asa’ Besutan Mari Okada Akan Ditayangkan di Berbagai Negara

June 22, 2018 1:56 pm
Film Layar Lebar ‘Sayonara no Asa’ Besutan Mari Okada Akan Ditayangkan di Berbagai Negara

Di awal bulan Juni 2018, akun Twitter P.A. Works mengumumkan kalau film Maquia atau yang lebih lumrah disebut dengan judul Sayonara no Asa di Jepang akan ditayangkan di beberapa negara sekaligus. Negara-negara yang akan menayangkan film buatan Mari Okada tersebut adalah Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, New Zealand, dan Perancis. Dikabarkan juga Hakuhodo selagi pemegang lisensi film tersebut sudah berhasil menutup deal bersama distributor dari Rusia dan Jerman.

Pertanyaan saya adalah, kapan film ini bisa ditayangkan di Indonesia?

Sayonara no Asa: Yakusoku no Hana wo Kazarou adalah sebuah film drama yang menjadi debut sutradara Mari Okada. Film ini juga didukung oleh staf-staf yang sangat mumpuni seperti yang dapat kamu lihat dalam artikel ini. Film ini bercerita mengenai Maquia, seorang ras Iolph yang dapat hidup sampai ratusan tahun yang pertumbuhannya berhenti di masa remaja mereka. Mereka hidup damai di dalam teritori mereka sendiri dan tidak berinteraksi dengan manusia atau bangsa lain.

Namun suatu hari, teritori mereka diserang oleh tentara Mesarte yang percaya kalau darah Iolph dapat memperpanjang umur mereka. Di tengah pelariannya, Maquia bertemu dengan seorang bayi lelaki yang ditinggalkan.

Seri ini merupakan debut Mari Okada sebagai seorang sutradara, dan sepertinya dari beberapa review yang saya lihat, film ini sepertinya positif bagus. Bahkan Makoto Shinkai juga memuji Mari Okada sebagai sutradara film tersebut. Menurutnya, bila sutradara baru menonton film debut Mari Okada ini, mereka bisa iri dengan kualitas yang ditampilkan.

Beberapa review yang sudah membahas film ini pun terkesan positif, Japantimes mengungkapkan kalau Maquia menceritakan cerita yang menggugah. Filmink mengatakan penceritaan Maquia sebagai intim dan sangat monumental. Stuff mengatakan kalau film ini memiliki visual yang menakjubkan dan memiliki emosi yang dalam.

Dilihat dari informasi di atas, sepertinya Maquia merupakan sebuah film drama yang cukup menggugah, namun mungkin banyak orang yang kurang tertarik dengan seri drama. Saya berharap film ini juga bisa tayang di Indonesia karena saya sendiri sangat senang dengan seri-seri drama, sehingga bisa saya review.