Bagaimana Keberadaan Stream Anime Legal di Indonesia?

July 9, 2018 2:05 pm
Bagaimana Keberadaan Stream Anime Legal di Indonesia?

Saat ini, menurut saya dunia stream anime legal di indo berada dalam posisi menuju kritis, karena tanpa kita sadari banyak layanan stream yang menghilang tanpa ada beritanya. Beberapa mungkin bahkan tidak pernah sampai ke telinga kamu masing-masing, bisa jadi karena minimnya marketing atau judul-judul yang kurang mengena di hati para penonton Indonesia.

Kita juga tidak bisa memungkiri banyaknya saingan situs-situs stream tanpa lisensi yang memudahkan akses para penikmat anime ke banyak judul-judul animeI think it’s safe to say that we all have did this once in our lifetime, dan saya juga bisa bilang memang susah untuk meninggalkan kemudahan-kemudahan tersebut.

Namun di tengah dunia yang keras ini, muncul situs streaming Ponimu yang baru-baru ini mulai mengumpulkan dukungan dari para otaku. Namun sayang, situs Ponimu sendiri masih belum launching, jadi saya belum bisa menarik kesimpulan dari pemain baru yang satu ini.

Tapi kita bisa melihat keberadaan beberapa pemain streaming anime legal yang sempat ada di Indonesia. Siapa saja sih mereka? Mari kita lihat beberapa pemain stream legal dan nasibnya saat ini.

Crunchyroll

Merupakan salah satu pemain streaming anime legal yang berusaha dari 0 dan akhirnya bisa menjadi salah satu dedengkot di dunia ini. Crunchyroll menurut saya bisa dibilang berhasil dalam menumbuhkan brand mereka. Walaupun hanya tersedia di Amerika saja, namun masih banyak penikmat anime yang mau membayar monthly fees mereka dan menggunakan VPN untuk menonton layanannya.

Crunchyroll bahkan juga memiliki beberapa judul eksklusif, seperti misalnya Darling in the FranXX yang ramai dibincangkan netizen saat ini. Pengalaman selama 12 tahun membuat Crunchyroll menjadi sebuah raksasa yang kuat, dan dengan 35 juta pengguna layanan tersebut, rasanya sulit untuk melihat Crunchyroll menghilang dari industri ini.

Netflix

Siapa sih yang tidak pernah dengan kata Netflix di dunia modern ini? Seharusnya dengan akses internet yang kini semakin mudah, setidaknya semua orang sudah mengetahui keberadaan raksasa stream dari Amerika yang menyediakan banyak tayangan-tayangan menarik dan berkualitas. Bahkan mereka sudah bisa memproduksi seri mereka sendiri dan menjadi hits bagi para penontonnya.

Netflix pun mulai merambah ke dunia anime, dengan membeli lisensi ekslusif untuk seri Violet Evergarden dan juga ambisi untuk memproduksi 80 film orisinal beserta 30 seri anime dengan budget lebih dari 8 milyar Dolar. Dengan 104 juta pengguna aktif, saya rasa akan lebih cepat Tesla menguasai pasar mobil dunia dibandingkan Netflix bangkrut.

Hulu

Gaung nama Hulu mungkin tidak sebesar Netflix ataupun Crunchyroll yang memiliki fokus di dunia anime, namun perusahaan streaming besar ini ternyata juga menayangkan anime-anime. Namun sepertinya Hulu tidak memiliki ambisi sebesar Netflix atau passion sebesar Crunchyroll. Kelihatannya Hulu hanya menyediakan library anime yang beragam namun tidak menyediakan anime terbaru setiap season-nya.

Namun tidak bisa ditepis juga kalau Hulu memiliki ratusan judul anime untuk ditonton, mungkin salah satu yang library-nya paling ekstensif dibandingkan layanan lain. Kamu bisa melihat daftar anime yang ditayangkan Hulu lewat artikel wikia ini. Hulu menayangkan anime dari Funimation, TMS Entertainment, Bandai Visual dan anime yang juga sudah dilisensi oleh Viz Media.

Ketiga perusahaan diatas adalah perusahaan yang bisa dibilang tersukses, bila tidak dari sisi finansial, tapi juga dari sisi popularitas di antara penggemar. Walaupun Netflix berada jauh di atas Hulu dan Crunchyroll, Hulu memiliki library yang luas dan banyak judul seperti Naruto ShippudenPokemonRurouni Kenshin yang membuka hati kamu terhadap anime dahulu kala. Crunchyroll juga memiliki positioning yang kuat di antara para otaku.

But it’s not all fancy from here, ada juga pemain-pemain stream anime yang kurang sukses dan terpaksa gulung tikar atau menghilang begitu saja. Berikut ini adalah contohnya:

Sushiroll

Sushiroll adalah layanan streaming anime di Indonesia yang pertama kali diresmikan pada bulan Maret 2017 dengan menjalin kerja sama dengan Indosat. Sushirol merupakan anak perusahaan dari Genflix yang menyediakan film-film Hollywood dalam layanannya. Dengan menyasar milenial sebagai target utamanya, Sushiroll masih bertahan dan menyediakan banyak anime yang cukup baru hingga saat ini.

Sebagai perusahaan induk, Genflix ternyata memiliki library yang lebih besar dari Sushiroll, hal ini disebabkan karena Genflix telah menjalin kerja sama selama 2 tahun bersama Animax. Namun jujur saja, saya kurang mendengar gaung Sushiroll dibandingkan yang lain, namun sampai sekarang Sushiroll masih bertahan.

Daisuki.net

Situs ini berdiri pertama kali di tahun 2013 oleh Asatsu-DK dan hasil kerja sama dari 6 perusahaan, yaitu Toei Animation, Aniplex, Sunrise, TMS Entertainment, Nihon Ad-Systems, dan Dentsu. Layanan Daisuki tersebar untuk seluruh dunia dan juga tayang bebas biaya. JOI sendiri pernah menulis beberapa artikel mengenai Daisuki yang ingin mempromosikan beberapa judulnya beberapa tahun lalu sebelum akhirnya, Daisuki menghentikan layanannya.

Dari pengalaman pribadi saya, judul-judul yang ditawarkan Daisuki sebenarnya cukup ekstensif dan up to date, namun sayang pada saat itu internet Indonesia sendiri kurang mendukung untuk layanan streaming, dan mungkin internet di banyak penjuru Asia pun masih belum memadai, sehingga Daisuki terpaksa harus tutup lapak.

Anibee.tv

Kamu-kamu yang sempat menonton film Doraemon di waktu kecil di salah satu TV swasta pasti pernah bertanya-tanya, apakah IMMG yang selalu diputar sebelum film Doraemon tayang. Ternyata IMMG adalah pemilik hak tayang dari Doraemon dan juga merilis Anibee.tv di Indonesia. Salah satu anime andalan Anibee.tv adalah Akame ga Kill dan sempat beberapa kali JOI liput di situs kami.

Namun entah apa yang terjadi, baru-baru ini situs Anibee tidak lagi menayangkan anime, padahal saya cukup yakin saat saya kunjungi bulan lalu masih ada beberapa anime dan tayangan Jepang lain yang tersedia dalam situs ini. Saat ini Anibee berubah menjadi Majalah Online Indonesia Jepang yang terdengar agak asing bagi saya yang selama ini mengira Anibee adalah penyedia layanan streaming.

Mungkin ini adalah pergeseran bisnis yang cukup lumrah untuk dilakukan, namun memang agak terlalu cepat saja.

Sebenarnya kamu juga bisa menonton anime lewat Funimation namun layanan mereka memang tidak tersedia untuk penonton di Indonesia dan kamu harus menggunakan VPN untuk mengaksesnya. Layanan mereka pun up to date dengan judul-judul seperti Toji no MikoFullmetal Panic, dan Boku no Hero Academia, namun kembali sepertinya kekuatan brand yang kurang begitu kuat menjadi halangan tertinggi mereka.

Ponimu

Sekarang kita punya pemain baru, A new Challenger kalau kata Tekken, namanya Ponimu dan mereka sangat bersemangat untuk membuka pintu baru bagi para penikmat anime untuk menonton secara legal. Ponimu berencana untuk merilis platform mereka di bulan Juli ini. Menilik dari beberapa perkembangan dari halaman Facebooknya kalau mereka sudah dapat sinyal OK dari lisensor, sepertinya kita bisa melihat situs ini launching dalam waktu dekat.

Dunia streaming anime legal di Indonesia memang sedang masuk masa-masa yang cukup sulit, karena banyak pemain yang mulai berguguran. Namun banyak juga orang-orang Indonesia yang mulai peduli dan mengerti artinya berkontribusi demi sesuatu yang mereka sukai. Mungkin, generasi saat ini adalah generasi baru yang akhirnya bisa menyokong keberadaan industri yang sangat kita cintai ini.