Penjualan Penerbit Manga Jepang Meningkat Setelah Praktik Sampul Plastik Dihentikan

July 17, 2018 3:37 pm
Penjualan Penerbit Manga Jepang Meningkat Setelah Praktik Sampul Plastik Dihentikan

Di toko buku sudah wajar kalau buku yang ditampilkan diberikan sampul plastik. Hal ini dilakukan agar kondisi buku bisa terjaga dan agar buku tidak dibaca di tempat. Di Jepang praktik tersebut sudah umum dan khusus untuk seri besar biasanya sebuah booklet diberikan untuk sampel isi, bahkan buku bekas diberikan perlakuan yang sama.

Hanya saja Shogakukan menjalankan sebuah inisiatif baru. Antara Maret dan Mei penerbit memutuskan untuk tidak memberikan sampul plastik pada volume pertama sebuah seri atau volume paling barunya, untuk 35 judul mereka dan uji coba dilakukan pada 36 toko berbeda.

Setelah penjualan periode uji coba dihitung, ditemukan peningkatan penjualan sebanyak 20% di seri Shoujo dan Josei, sementara seri Shounen dan Seinen penjualannya masih sama. Berhubung ada peningkatan signifikan dari praktik ini dan tidak adanya pelemahan dari penjualan mereka, inisiatif ini bisa dibilang sukses.

Shogakukan melihat kesuksesan ini disebabkan oleh dua faktor. Faktor pertama adalah akibat distribusi online, yang seringkali memberikan preview gratis. Dengan hilangnya sampul plastik diharapkan juga pembaca baru lebih berminat untuk mencoba sebuah seri dan punya insenstif untuk mengunjungi toko buku.

Faktor kedua adalah perubahan perilaku pasar. Sampul plastik digunakan Shogakukan sejak 30 tahun yang lalu, di mana anime kebanyakan masih dijual langsung lewat video dan tidak ditayangkan di TV secara gratis. Dengan semakin mudahnya akses ke anime fans dewasa ini hasilnya tidak berminat untuk mencoba sebuah seri yang tidak bisa mereka cicipi lebih dahulu

Shogakukan juga mengaku penjualan digital mereka naik setelah memberikan preview yang lebih banyak untuk seri mereka. Direncanakan lebih banyak seri akan dibebaskan dari sampul plastik di masa depan.

Sumber: Soranews