‘Death March Club’ dari Too Kyo Games Akan Rilis untuk PC

October 4, 2018 11:20 am
‘Death March Club’ dari Too Kyo Games Akan Rilis untuk PC

Lewat majalah Weekly Famitsu edisi pekan ini, Too Kyo Games telah mengungkapkan “Death March Club,” salah satu dari 4 proyek yang mereka umumkan. Deathmatch Club dibuat dengan kolaborasi bersama Grounding dan akan rilis di PC oleh publisher Izanagi Games.

Death March Club adalah death game antar siswa SD berumur 12 tahun. Game-nya akan dibagi menjadi bagian action dan adventure. Kalian akan mengendalikan seorang anak laki-laki bernama Reicho dan memecahkan teka-teki sambil menyelesaikan stage.

Berikut adalah staff yang mengerjakan game-nya:

  • Creative Director: Kazutaka Kodaka
  • Scenario & Director: Kotaro Uchikoshi
  • Director: Takumi Nakazawa
  • Character Design: Take
  • Art Director: Kentarou Yoshida
  • Producer: Shinsuke Umeda
  • Development Director: Yukio Futatsugi
  • Developer: Too Kyo Games & Grounding

Berikut adalah kutipan-kutipan dari wawancara dalam majalahnya:

  • Kodaka: “Saya memutuskan death game anak-anak bersama Uchikoshi. Karena akhirnya saya istirahat dari Danganronpa, saya merasa sudah cukup untuk membuat tema death game, tetapi Uchikoshi mengatakan bahwa dia ingin mencoba membuat death game lagi, jadi begitu.”
  • Uchikoshi: “(Ada beberapa hal yang tidak bisa kami masukkan dalam Zero Escape.) Saya membujuk Kodaka dan berhasil meyakinkannya.”
  • Kodaka: “Sebagai bayaran untuk membuat game ini, kami berjanji bahwa ini adalah death game terakhir dari kami. Setelah itu saya tidak mau lagi death game. Jadi ini adalah death game terakhir dari kami.” […] “Kami menyerahkan bagian action kepada Futatsugi dan tim di Grounding.” […] “Orang-orang di Grounding memiliki banyak pengalaman dan benar-benar bisa membuat berbagai hal menjadi kenyataan! Ini membuat saya sadar lagi betapa menakjubkannya mereka.”
  • Umeda dari Izanagi Games: “Saya ingin menjual game yang dibuat oleh kreator asal Jepang secara langsung ke pasar internasional.” […] “Ada juga beberapa game lainnya yang tengah dikerjakan di Izanagi Games.”
  • Kodaka: “Karena saya belum pernah mendengar grup seperti Izanagi Games, awalnya sedikit mencurigai ketika mereka menghubungi saya.” […] “Bagian action adalah side-scrolling.” […] “Game ini adalah game anak-anak untuk dewasa.”
  • Kodaka: “Tagline-nya adalah ‘Saling percaya, mati.” […] “Sayangnya jika judul game-nya disingkat, judulnya menjadi DMC. (tertawa)”
  • Tagline untuk Zero Escape: Virtue’s Last Reward juga serupa, “seandainya kita saling mempercayai, seandainya mereka mati.” Uchikoshi: “Masa! Serius!?” […] “Setelah mengingat kembali, kami memang menggunakan tagline itu! Saya pikir kami tidak menggunakannya.” Umeda: “Apa kau ingin mengganti tagline?” Kodaka: “Saya yakin kau bisa memikirnya yang lebih baik per besok.” Uchikoshi: “Tolong beri waktu lebih lama dari itu…”
  • Kodaka: “Sebagai contoh, ada siswa SD yang memiliki kekuatan spesial untuk melampar berbagai barang akan muncul. Alasannya akan diungkapkan seiring kalian bermain game-nya.” […] “Ada juga siswa SD dengan kemampuan yang luar biasa. Bahkan ada yang bisa mengendalikan listrik.” […]”Satu-satunya karakter yang bisa kalian kendalikan adalah Reicho. Karakter lainnya akan mengikuti kalian, dan juga bekerjasama pada saat buddy action.” […] “Volume skenarionya sangat besar. Kalian bisa mengharapkan banyak plot twist tidak terduga hingga akhirnya cerita.” […] “Reicho tidak akan berbicara. Alasannya sama dengan RPG Nasional kami.” (Dia merujuk pada tokoh utama seri Dragon Quest yang tidak pernah berbicara.) […] “Bagian adventure akan fully voiced.” […] “Kalian akan bisa menamatkan game-nya dalam waktu kurang lebih 20 jam.” […] “Karena target utama kami adalah pemain luar Jepang, kami merilisnya untuk PC terlebih dahulu.” […] “Game-nya akan rilis pada tahun 2020, kami mengumumkannya dari jauh hari karena cukup umum untuk merilis informasi dari jauh hari dalam game-game indie.”
  • Umeda: “Alasan lainnya adalah perusahaan kami memiliki pendanaan dari luar Jepang. Mungkin akan ada pengumumkan kejutan sebelum rilisnya.” […] “Saya ingin merilis demo action gameplay secepat mungkin untuk mendapatkan feedback.”

Death March Club akan rilis pada tahun 2020 untuk PC.

Sumber: Gematsu