Sutradara Gundam: “Asisten Produksi di Sunrise Kerja 60 Jam dalam 4 Hari”

December 1, 2018 6:44 pm
Sutradara Gundam: “Asisten Produksi di Sunrise Kerja 60 Jam dalam 4 Hari”

Mitsuo Fukuda, seorang sutradara yang cukup terkenal sepertinya telah mencapai batas kesabarannya terhadap salah satu studio animasi yaitu, Sunrise.

Fukuda melampiaskan rasa frustasinya melalui Twitter. Hal ini dikarenakan jadwal kerja yang berlebihan dari seorang perempuan pada bagian asisten produksi. Bahkan dia bekerja selama 59 jam dalam 4 hari dan itu sudah diluar jadwal yang ditentukan. Hal ini sudah terjadi sejak sebulan terakhir ungkap Fukuda.

Fukuda menambahkan bahwa asisten produksi tersebut memulai pekerjaannya pada hari Senin jam 10.30 pagi dan tidak kembali kerumah sampai jam 6 pagi di hari Selasa. Kemudian dia tidur hingga tengah hari pada hari Selasa lalu dia bekerja lagi hingga hari rabu pukul 10 pagi. Setelah itu, dia dapat tidur sekitar 4 jam sebelum dia harus kembali bekerja pada pukul 2 siang di hari Rabu dan tidak pulang kerumah lagi sampai jam 11 siang di hari /kamis. Dia berkata akan meninggalkan catatan untuk dirinya sendiri untuk bangun setelah beberapa saat beristirahat.

Lalu Fukuda juga menulis bahwa jadwal ini akan terus berjalan sebelum asisten produksi itu menjadi korban dalam suatu kecelakaan. Fukuda berkata bahwa dia dulu dapat bekerja dengan jadwal seperti ini, namun di masa sekarang semua itu harus diubah menurut pendapat Fukuda.

Mitsuo Fukuda sendiri adalah seorang sutradara yang telah memegang cukup banyak series diantaranya Mobile Suit Gundam SEED, Futre GPX Cyber Formula, Gear Fighter Dendoh dan masih banyak lagi proyek yang telah diikuti. Bergabung sejak 1979. beliau terhitung sudah cukup senior di Sunrise

Yah kita sendiri sepertinya sudah mulai sering mendengar keluh basah kesah dari beberapa orang yang bekerja di bidang ini dan betapa menderitanya mereka yang harus mendapat jadwal yang menyita waktu cukup lama dan upah yang dibawah rata rata. Saya sendiri berharap agar hal ini bisa diperbaiki untuk kedepannya.

Sumber: ANN