Jadwal Rilis ‘Inazuma Eleven Ares’ Diundur Lagi, CEO Jelaskan Alasannya

December 27, 2018 2:14 pm
Jadwal Rilis ‘Inazuma Eleven Ares’ Diundur Lagi, CEO Jelaskan Alasannya

President dan CEO Level-5 yaitu Akihiro Hino telah mengadakan presentasi khusus berdurasi 15 menit yang menjelaskan alasan kenapa jadwal rilis untuk “Inazuma Eleven Ares” terus diundur. Tidak hanya itu, mereka juga mengumumkan pengunduran baru yang awalnya akan rilis pada musim dingin ini menjadi setelah Mei 2019.

Berikut adalah rangkumannya:

  • Awalnya, Level-5 ingin mengerjakan Inazuma Eleven Ares bersamaan dengan Piala Dunia 2018. Namun persiapan memerlukan waktu dan mulai pengerjaannya terlambat.
  • Targetnya adalah merilis game-nya pada bulan Juli 2018, tetapi ada salah perhitungan yang tidak terduga.
  • Game-nya selalu dikerjakan secara internal, tetapi karena kekurangan waktu, kali ini kami memutuskan untuk meminta bantuan third-party.
  • Namun, meski tim eksternal yang dipilih Level-5 tidak memiliki jumlah staff yang cukup untuk mengerjakan proyek sebesar Inazuma Eleven, mereka tetap menerima tugasnya.
  • Level-5 mencoba membuat ulang game-nya dengan menambahkan banyak staffnya ke proyeknya, tetapi karena mereka sadar produk bagus tidak bisa dibuat dengan sistem pengerjaan seperti ini, mereka bekerjasama dengan perusahaan baru dan mengerjakannya sebagai proyek baru.
  • Mereka bekerja keras untuk membuat sesuatu yang bagus. Masih perlu waktu untuk dikerjakan dan mereka meminta untuk orang-orang bersabar. Dengan progress sejauh ini, kemungkinan game-nya akan rilis setelah Mei 2019. Namun ini masih belum pasti 100 persen karena jadwalnya masih ditentukan.
  • Orang-orang di internet bertanya, “kalau diundur sejauh ini, apakah Ares akan memasukkan cerita anime Orion no Kokuin yang tengah tayang? Kemungkinan besar elemen dari Orion akan ditambahkan. Ada kemungkinan juga akan dihadirkan sebagai DLC.
  • Untuk mengenai apakah Ares masih judul resminya, Level-5 masih mempertimbangkannya.

Inazuma Eleven Ares akan rilis untuk PlayStation 4, Nintendo Switch, iOS, dan Android.

Sumber: Gematsu