Seorang Guru di Jepang Dipecat Karena Ketahuan Pacaran dengan Muridnya

March 12, 2019 5:01 pm
Seorang Guru di Jepang Dipecat Karena Ketahuan Pacaran dengan Muridnya

Adalah sebuah kisah pada musim dingin tahun 2017, seorang murid SMP di Chiba mendapati hatinya yang dihangatkan oleh cinta… atau mungkin nafsu, atau campuran hasil pubertas dari keduanya. Bagaimanapun juga, kehidupan cintanya telah memanas bagaikan air di teko yang mendidih. Dia menemukan sosok yang bisa dia cintai, dan dibalas juga dengan cinta kepadanya.

Antara 15 Desember 2017 dan 26 Januari 2018, bocah lelaki itu sudah melakukan setidaknya tujuh kali, ketika ia dan objek afeksinya memeluk dan mencium. Kadang-kadang pertemuan ini terjadi di sekolah, seperti di lab komputer setelah sekolah, dan hubungan akhirnya menjadi cukup serius sehingga pasangan itu bertemu di hari libur mereka dari sekolah untuk pergi ke tempat-tempat populer di Tokyo seperti Tokyo Disneyland dan tepi laut Taman Kasai Rinkai, yang menawarkan pemandangan Teluk Tokyo yang indah dari Ferris Wheel-nya.

Oh, dan ada satu tempat lagi di mana pasangan itu berbagi ciuman: ruang persiapan pelajaran para guru di sekolah mereka. Jika kalian bertanya-tanya bagaimana pasangan ini mendapatkan akses ke tempat yang biasanya terlarang bagi siswa, itu tidaklah sulit, karena wanita yang dikencani lelaki itu sebenarnya adalah guru wali kelasnya, yang merupakan wanita berusia 44 tahun.

Tepi laut Taman Kasai Rinkai

Meskipun sering berhubungan, hubungan itu tetap tersembunyi selama hampir satu tahun penuh, sampai bocah itu mengatakan kepada orang tuanya “Aku mencium guruku” pada November 2018. Tidak jelas bagaimana tepatnya dia menjatuhkan “bom” itu dalam percakapan keluarga, tetapi orangtuanya dengan cepat melaporkan hal itu kepada dewan pendidikan kota setempat, yang kemudian menyerahkan kasus tersebut ke dewan pendidikan prefektur Chiba pada 28 Januari tahun ini, dengan rekomendasi agar guru dipindahkan dari posisinya di sekolah.

Dewan prefektur pun segera menyetujui hal itu, dan pekerjaan guru telah diberhentikan. Pada persidangannya, guru memberi tahu bahwa, “Kami saling menyukai. Saya tahu apa yang kami lakukan salah, tetapi saya tidak bisa menahan perasaan saya.”

Selain itu, kepala sekolah tempat kedua pasangan ini bertemu yang berusia 61 tahun gajinya dipotong 10 persen selama satu bulan, sebagai tindakan disipliner karena kurangnya pengawasan staf bawahannya.

Mengingat banyak kejadian di dalam manga maupun anime yang memuat kisah cinta antara guru dan murid, ternyata hal itu tidak semudah berjalan di kehidupan nyata. Ya, saya yakin yang paling menyesal adalah sang siswa karena keceplosan. Tetapi hubungan yang disembunyikan serahasia mungkin tak akan bisa bertahan seterusnya. Memang dunia nyata tidak seindah dunia anime.

Sumber: Soranews