10 Waifu yang Pergi dan Tak Pernah Kembali (Bagian Kedua)

April 2, 2019 5:10 pm
10 Waifu yang Pergi dan Tak Pernah Kembali (Bagian Kedua)

Bulan April akhirnya telah tiba. Bagaimana dengan April Mop kalian? Apakah kalian menghabiskan banyak waktu dengan bahagia sampai saat ini? Sudah puas tertawanya? Mungkin barangkali ada yang sudah lupa artikel ini yang belum diterusin bagian keduanya.

Jadi setelah menempuh penelitian panjang selama hampir dua bulan dalam seleksi waifu yang benar-benar dinyatakan mati dan tidak ada kesempatan untuk hidup lagi, akhirnya artikel ini berhasil saya selesaikan.

Sekali lagi diingatkan, sama seperti artikel bagian pertama, ARTIKEL INI MENGANDUNG SPOILER KERAS TENTANG BAGAIMANA KISAH MEREKA HINGGA AKHIR HAYATNYA. BACALAH DENGAN RESIKO DITANGGUNG MASING-MASING.

Jadi langsung saja siapkan galon atau baskom untuk menampung air matamu, inilah daftar 10 dead waifu bagian kedua:

10. Akamatsu Kaede (Danganronpa V3)

Akamatsu Kaede adalah protagonis pertama dari Danganronpa V3. Jadi saat kamu mulai bermain gamenya kamu akan menjadi Kaede. Hingga sampai class trial pertama terjadi kasus pembunuhan Rantaro Amami yang menghasilkan putusan Kaede sebagai pembunuhnya. Protagonis pun berpindah tangan kepada Saihara Shuuichi yang akan menjadi karakter yang kita mainkan hingga akhir Danganronpa. Ini adalah pertama kalinya plot twist semacam ini terjadi dalam game Danganronpa (Onore Kodaka).

Kaede sendiri adalah sosok yang optimis yang mampu membakar tali pertemanan sama seperti Nanami. Alasan dia merencanakan pembunuhan karena ia ingin menyelesaikan killing game itu dengan mencoba membunuh mastermind di perpustakaan namun malah salah sasaran.

Saat chapter 6 terungkap bahwa ternyata pembunuh Rantaro bukanlah Kaede melainkan sang mastermind dari killing game tersebut, Tsumugi Shirogane. Namun nasi telah menjadi bubur. Kaede sudah terlebih dahulu menjalankan eksekusi yang cukup sadis dibanding seri danganronpa lain.

9. Tsubakuro Yume (Toji no Miko)

Tsubakuro Yume adalah salah satu dari 4 bodyguard elit Origami. Dia sendiri memiliki skill yang luar biasa dan bisa mengatasi lawannya tanpa menggunakan kekuatan cheat dari Aradama. Namun sayang seribu sayang, tak ada gading yang tak retak. Dibalik kemampuan luar biasanya, dia menderita penyakit parah dan harus mengakhiri riwayatnya setelah mengalahkan Ellen dan Kaoru.

Kematian Yume cukup menyedihkan karena dia harus mati di usia sangat belia yakni 12 tahun. Dia sangat berambisi untuk menunjukan kehebatannya dalam kemampuan menggunakan okatana dan sangat ini melawan Kanami. Sayang cita-cita itu kini sudah tak dapat ia raih.

8. Petra Ral (Shingeki no Kyojin)

Uh… yang ini sih ga heran lagi. Shingeki no Kyojin atau sering disebut sebagai Attack on Titan merupakan seri yang memakan korban cukup banyak. Kematian karakter bukanlah hal yang jarang disini. Tidak terlepas untuk karakter yang satu ini.

Petra Ral adalah salah satu dari pasukan Scouting Legion dan menjadi salah satu dari yang terbaik dari skuad yang dipimpin Levi. Petra sangat mengagumi Levi dan memiliki potensi yang bagus sebagai istri. Nasib naas menjemput Petra saat dirinya menghadapi Female Titan. Dirinya tak mampu menghindar dari terjangan Female Titan hingga tubuhnya terhempas pada salah pohon.

7. Minowa Gin (Washio Sumi wa Yuusha de Aru)

Gin adalah gadis yang terpilih menjadi yuusha bersama dengan Washi dan Sonoko. Tugas mereka adalah mengalahkan Vertex yang ingin merusak dunia. Gin digambarkan sebagai sosok yang tomboi dan dapat diandalkan dalam menghadapi masalah.

Saat menghadapi dua vertex sekaligus, Washi dan Sonoko tak mampu bertahan. Demi melindungi teman-temannya yang sudah tak berdaya, Gin berjuang sendirian mengalahkan kedua Vertex hingga titik darah penghabisan.

6. Schwi “Shuvi” Dola (No Game No Life)

Identitas aslinya adalah Üc207Pr4f57t9, namun karena terlalu ribet Ritsu menamainya sebagai Schwi atau disering disebut Shuvi. Ditambah dengan Corone yang menambahkan Dola dibelakangnya sehingga Ritsu, Corone, dan Shuvi terjalin dalam satu ikatan, lengkaplah sudah namanya.

Shuvi merupakan unit dari ras Ex-Machina. Kepribadiannya hampir sama dengan Shiro. Setelah mengenal Ritsu lebih dalam, Shuvi ikut dalam rencana mengakhiri perang antar ras yang sudah lama tak kunjung usai.

Ajal menjemputnya saat dia bertemu dengan Jibril. Jibril tertarik dengan unit langka seperti Shuvi yang aslinya mesin tapi bisa memiliki perasaan, namun berubah pikiran setelah menempuh pertarungan yang cukup sengit (Jibril did nothing wrong). Shuvi pun kalah dan hancur. Satu hal yang bikin baper yaitu saat Shuvi menggunakan kekuatan terakhirnya untuk melindungi cincin yang diberikan Ritsu.

5. Megumi “Megu-nee” Sakura (Gakkou Gurashi)

Saat pertama kali kamu nonton Gakkou Gurashi, palingan kamu pikir ini cuma anime moe atau CGDCT (cute girls doing cute things) biasa. Namun anggapan itu salah. Gakkou Gurashi adalah anime adaptasi manga yang memiliki tema cukup dark.

Jadi, ada sekumpulan anak sekolah terjebak di sekolahnya dalam kepungan zombie yang ganas. Mereka mencoba menjalankan kehidupan sekolah se-“normal” mungkin dengan mencoba mengabaikan keberadaan zombie-zombie tersebut.

Awalnya mereka ditemani gurunya dan seekor anjing bersama Taroumaru. Yap, guru itu adalah Megu-nee dengan nama aslinya adalah Sakura Megumi. Megu-nee mengorbankan dirinya demi menyelamatkan anak-anak didiknya sehingga berubah menjadi zombie. Zombie Megu-nee sempat menginfeksi Taroumaru bahkan muridnya sendiri, Kurumi sebelum akhirnya berhasil dibunuh oleh Miki.

4. Fuwa Aika (Zetsuen no Tempest)

Keberadaan Aika dalam Zetsuen no Tempest adalah sangatlah vital. Fuwa Aika adalah adik dari Mahiro dan pacar dari Yoshino yang keduanya merupakan karakter utama dalam seri ini. Kematiannya yang misterius membuat Mahiro berafiliasi dengan penyihir bernama Hakasei dan menyeret sahabatnya Mahiro yang dia belum ketahui sudah berpacaran dengan Aika.

Semua rahasia akhirnya terungkap. Mahiro yang juga menyukai Aika, adik tirinya, mengetahui Yoshino berpacaran dengan Aika. Selain itu kebenaran mengenai kematian Aika juga terungkap setelah Hakasei melintasi waktu ke masa sebelum Aika terbunuh.

Aika melakukan bunuh diri setelah mengetahui segala hal yang terjadi di masa depan dari mulut Hakasei. Hakasei mencoba mencegah kematian Aika, namun kematian Aika adalah sesuatu yang harus terjadi agar dunia ini bisa terselamatkan oleh campur tangan Mahiro dan Yoshino.

3. Sachi (Sword Art Online)

Bisa dibilang kematian Sachi adalah kematian terpenting dalam Sword Art Online. Tanpa kematiannya, Kirito tidak bisa menjadi yang sekarang ini, menjadi kekasih Asuna dan menyelesaikan kasus kejahatan dari berbagai game. 

Sachi menjadi korban keganasan SAO setelah dirinya mati di dalam gamenya. Dia dan partynya dimusnahkan setelah terjebak dalam perangkap. Kirito menjadi satu-satunya yang selamat karena sudah pernah menjadi beta tester mendapat pesan terakhir Sachi saat natal. Dalam pesannya Sachi menceritakan bahwa dia sudah tahu rahasia Kirito dan bahwa suatu waktu dia akan mati. Dalam pesannya juga, Sachi menyanyikan sebuah lagu natal dan memberikan beberapa motivasi yang membuat Kirito bisa bertahan menyelesaikan SAO.

2. Meiko “Menma” Honma (Anohana)

Siapa yang tidak tahu Anohana dan Menma di dalamnya? Anime yang super ngefeels ini berhasil menguras ribuan atau mungkin jutaan penonton yang menyaksikan akhirnya.

Menma dalam cerita ini sejatinya adalah hantu dari teman masa kecil para tokoh dalam anime ini yang telah lama meninggal. Awalnya hanya Jinta yang bisa melihatnya dan berkomunikasi lewat tulisan. Meski telah menjadi hantu Menma tetap ceria dan positif. Keberadaan dari Menma pun akhirnya sirna setelah dalam permainan petak umpet terakhir, dirinya berhasil ditemukan oleh kelima kawannya.

1. Kusaka Youko (Narcissu)

Surprise! Saya yakin yang ini banyak belum tau, karena ini adalah karakter dari visual novel. Namun bagaimana pun juga, kematian waifu yang satu ini paling berkesan selama saya teliti dari semua waifu yang saya tulis.

Sekilas info mengenai Narcissu adalah sebuah VN yang ditulis oleh Tomo Kataoka dan dipublikasikan Sekai Project dan Stage Nana. VN ini muncul pertama kali tanggal 5 Agustus 2005 dan telah memiliki banyak versi mulai dari Narcissu 1, Narcissu 2nd, dan lainnya. Inti dari cerita Narcissu adalah kisah dari beberapa heroine yang sakit parah dirawat di lantai 7 sebuah rumah sakit tempat orang yang sudah dipastikan kematiannya hanya tinggal menunggu waktu saja.

Dalam Narcissu sebenarnya ada beberapa heroine dari masing-masing versi. Ada Setsumi yang berperan sentral dan hadir dalam beberapa versi lainnya, juga Himeko yang menjadi heroine dalam Narcissu 2nd dengan keberadaan yang tidak kalah pentingnya. Namun dari semua itu mata saya tertuju pada Youko yang merupakan heroine dalam Narcissu Zero.

Kehidupan Youko digambarkan sangatlah detail mulai dari usia 14 tahun ketika dia bertemu dengan Makie, sang protagonis yang sering bolos sekolah. Youko perlahan berhasil mengubah Makie. 3 tahun bersama mereka harus berpisah karena pada tahun terakhir Youko tidak lulus karena pada waktu itu dia sering sakit dan tidak hadir disekolah.

Makie meneruskan pendidikan kedokteran yang menjadi cita-cita Youko sejak kecil. Setelah 6 tahun berlalu, Makie yang telah menjadi dokter kesulitan mencari Youko hingga akhirnya dia menemukannya dalam keadaan depresi karena sakit tak kunjung sembuh. Kekuatan cinta mereka melalui sebuah catatan yang diisi mereka berdua membuat Youko bangkit menemukan sedikit cahaya dalam hidupnya.

Youko bisa beristirahat dengan tenang setelah berhasil meninggalkan warisan yang sangat berharga, desain hospice pertama di Jepang yang dikerjakannya bersama Makie. Lantai ketujuh itulah hospice yang dibuat berdasarkan pemikiran Youko.

Demikian list kali ini. Akankah ada bagian ketiga? Kita lihat saja nantinya.

FIN (?)

Credit:

Kiriina

Segala gambar selain kesepuluh waifu berasal dari VN Koikake

Thanks buat yang bikin meme di akhir artikel